Strategi Pemulihan Sektor Pariwisata di Masa Pandemi Covid-19

Authors

Burhanudin Mukhamad Faturahman
Mandala Harefa
Niken Paramitha

Keywords:

strategi, pemulihan, sektor pariwisata, pandemi, covid-19

Synopsis

Sektor pariwisata menjadi salah satu kontribusi utama bagi pertumbuhan ekonomi di banyak negara berkembang dan negara maju. Demikian pula di Indonesia, sektor pariwisata berkontribusi terhadap terhadap penerimaan devisa, pertumbuhan ekonomi, dan membuka banyak kesempatan kerja. Namun saat pandemi Covid-19, sektor pariwisata menjadi sektor yang terdampak serius.

Buku bunga rampai dengan judul “Strategi Pemulihan Sektor Pariwisata di Masa Pandemi Covid-19” menghadirkan beberapa ulasan mengenai hal tersebut dan disampaikan secara menarik dan komprehensif. Bahkan terbitnya buku ini juga sangat relevan dengan masa pemulihan kondisi pandemi Covid-19 di Indonesia dan upaya pemerintah mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi melalui pembangkitan atau pemulihan sektor pariwisata nasional.

 

References

BPK RI. (n.d). Laporan hasil pemeriksaan kinerja kegiatan pengembangan pemasaran pariwisata tahun 2015 s.d. semester I 2016. Jakarta: Badan Pemeriksa Keuangan. Cooper, Chris., Fletcher, J., Gilbert, D., dan Wanhill, S. Tourism,

Damanik, J. (2022). Modal dan peluang ekowisata. Kompas, 12 April 2022.

Hadinoto, K. (1996). Perencanaan pengembangan destinasi pariwisata. Jakarta: Penerbit Universitas Indonesia.

Inskeep, E. (1991). Tourism planning: An integrated and sustainable development approach. New York: Van Nostrand Reinhold.

Ismayanti. (2010). Pengantar pariwisata. Jakarta: Gramedia Widisarana.

Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. (2010). Pedoman pembentukan dan pengembangan DMO. Jakarta: Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.

Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. (2020). Laporan akuntabilitas kinerja (LAKIN) Kemenparekraf/Baparekraf tahun 2020. Jakarta: Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.

Kementerian Pariwisata. (1996). Pengantar ilmu pariwisata. Bandung: Angkasa.

Kementerian Pariwisata. (2019). Rencana strategis pengembangan pariwisata halal 2019-2024. Jakarta: Deputi Bidang Pengembangan Industri dan Kelembagaan Kementerian Pariwisata.

Kotler, P. (2010). Manajemen pemasaran. Jakarta: Erlangga.

Kurniawati, R. (2010). Modul pariwisata berkelanjutan. Denpasar: Udayana University Press.

Lampiran Peraturan Presiden Nomor 85 Tahun 2021 tentang Rencana Kerja Pemerintah Tahun 2022.

LPEM-FEBUI dan Kementerian Pariwisata. (2018). Kajian awal dampak sektor pariwisata terhadap perekonomian Indonesia. Laporan Akhir. Jakarta: Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat-Fakultas Ekonomi dan Bisnis

Universitas Indonesia (LPEM-FEBUI) dan Kementerian Pariwisata.

Muljadi, A.J. (2009). Kepariwisataan dan perjalanan. Jakarta: Raja Grafindo Persada.

Pendit, N.S. (1994). Ilmu pariwisata. Jakarta: Pradnya Paramita.

Pitana, I Gede., & Gayatri, P.G. (2005). Sosiologi pariwisata. Yogyakarta: Andi.

Sari, N.P.M., Sukadi, B.D.N.R., & Yasintha, P.N. (2021). The effectiveness of tri hita karana based traditional village management in Covid-19 prevention at Bali. Jurnal Transformative, 7(1), 56-80. https://doi.org/10.21776/ub.transformative.2021.007.01.3.

Soekadijo, R.G. (1997). Anatomi pariwisata. Jakarta: PT. Gramedia Pustaka Utama.

Suwantoro, G. (2004). Dasar-dasar pariwisata. Yogyakarta: Andi.

Tim Pemantauan Puspanlak UU Kepariwisataan. (2018). Kajian, analisis, dan evaluasi Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2009 tentang Kepariwisataan. Jakarta: Pusat Pemantauan Pelaksanaan Undang-Undang Badan Keahlian DPR RI.

Wahid, A. (2015). Strategi pengembangan wisata Nusa Tenggara Barat menuju destinasi utama wisata islami. Yogyakarta: UMY.

World Tourism Organization. (2004). Indicators of sustainable development for tourism destinations: A guidebook. Spanyol: World Tourism Organization.

Yoeti, O.A. (1996). Pengantar ilmu pariwisata, Bandung: Angkasa.

Yoeti, O.A. (1991). Pengantar ilmu pariwisata. Bandung: Angkasa.

Zuhriyah, D.A. (2020). Pemerintah data pekerja informal penerima program Kartu Prakerja. Diakses 25 April 2022 dari https://ekonomi.bisnis.com/read/20200408/12/1224605/pemerintah-data-pekerja-informal-penerima-program-kartu-prakerja.

Published

March 8, 2023