Akal dan Ilmu: Perspektif Islam, Sains, dan Teknologi

Authors

Dr. Ramdani Miftah, M.Pd.

Keywords:

Akal, Ilmu Pengetahuan, Islam, Sains dan Teknologi, Berpikir Kritis

Synopsis

Buku ini membahas kedudukan akal dalam Islam serta perannya dalam mengembangkan keterampilan berpikir kritis, kreatif, dan inovatif. Buku ini menguraikan hubungan antara akal, wahyu, dan ilmu pengetahuan, sekaligus menjelaskan perkembangan sains dan teknologi serta tantangan etis yang menyertainya. Melalui perspektif integratif, buku ini mengajak pembaca untuk mengembangkan ilmu pengetahuan dan memanfaatkan teknologi secara bijaksana, bertanggung jawab, serta berorientasi pada nilai-nilai Islam dan kemaslahatan manusia.

References

Adamson, P. (2015). Philosophy in the Islamic world: A very

short introduction. Oxford University Press.

of

Al-Attas, S. M. N. (1993). Islam and secularism. International

Institute

Islamic

(ISTAC).

Thought

and

Civilization

Al-Faruqi, I. R. (1982). Islamization of knowledge: General

principles and workplan. International Institute of Islamic

Thought.

Al-Ghazali. (2000). The incoherence of the philosophers (M.

E.

Press.

Marmura,

Trans.).

Brigham

Young University

Aminah, L., & Maulana, A. F. (2026). Model tabayyun digital:

Literasi media Qur'ani untuk menangkal hoaks dan radikalisme di

kalangan

Muslim

Multidisciplinary

Studies.

Indonesia. Halaqah:

Journal

of

Islamic

Aulia, Q. N., Al Ayubi, S., & Rosyadi, S. (2025). Critical

thinking

dalam Al-Qur'an: Studi tafsir tematik dan

implementasinya di era digital. Al-Fahmu: Jurnal Ilmu Al-Qur'an

dan

Tafsir,

(1),

Bagir, Z. A. (2005). Integrasi ilmu dan agama: Interpretasi

dan

aksi.

Mizan.

Baldwin, E. (2017). Why Islamic “traditionalists” and

“rationalists” both ought to accept rational objectivism. Religious

Studies.

Black, D. L. (2006). Knowledge ('ilm) and certitude (yaqin) in

al-Farabi's

epistemology. Arabic

Philosophy.

Published

October 10, 2026

Details about this monograph

Physical Dimensions