Pancasila sebagai Kepribadian dan Pandangan Hidup: Pancasila sebagai Dasar Nilai dalam Pengembangan Ilmu
Keywords:
Pancasila, Kepribadian Bangsa, Pandangan Hidup, Pengembangan Ilmu, Teknologi Nilai MoralSynopsis
Buku ini membahas peran Pancasila sebagai identitas bangsa, pedoman kehidupan bermasyarakat, serta landasan moral dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Buku ini menguraikan penerapan nilai-nilai Pancasila dalam menjaga persatuan, toleransi, dan keberagaman, serta menghadapi tantangan perkembangan teknologi modern, termasuk kecerdasan buatan. Melalui pembahasan ini, pembaca diharapkan mampu memahami dan menerapkan nilai-nilai Pancasila untuk membentuk karakter bangsa serta mendorong perkembangan ilmu yang etis, bertanggung jawab, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.
References
Anderson, B. (2008). Imagined communities: Reflections on the origin
and spread of nationalism (Rev. ed.). Verso.
Bakhtiar, A. (2012). Filsafat ilmu. Jakarta: RajaGrafindo Persada.
Budimansyah, D., & Suryadi, K. (2008). PKn dan masyarakat
multikultural. Program Studi Pendidikan Kewarganegaraan, Sekolah
Pascasarjana Universitas Pendidikan Indonesia.
Darmodiharjo, D., & Shidarta. (1995). Pokok-pokok filsafat hukum:
Apa dan bagaimana filsafat hukum Indonesia. Gramedia Pustaka Utama.
Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan. (2016).
Pendidikan Pancasila untuk perguruan tinggi. Jakarta: Kementerian
Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia.
Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan. (2016).
Pendidikan Pancasila untuk perguruan tinggi. Kementerian Riset,
Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia.
Floridi, L., & Cowls, J. (2019). A unified framework of five principles
for
AI in society. Harvard Data Science Review, 1(1).
https://doi.org/10.1162/99608f92.8cd550d1
Jonas, H. (1984). The imperative of responsibility: In search of an
ethics for the technological age. University of Chicago Press.
Kaelan. (2016). Pendidikan Pancasila. Yogyakarta: Paradigma.
Kaelan. (2018). Negara kebangsaan Pancasila: Kultural, historis,
filosofis, yuridis, dan aktualisasinya. Paradigma.
Latif, Y. (2011). Negara paripurna: Historisitas, rasionalitas, dan
aktualitas Pancasila. Gramedia Pustaka Utama.
Mittelstadt, B. D., Allo, P., Taddeo, M., Wachter, S., & Floridi, L.
(2016). The ethics of algorithms: Mapping the debate. Big Data &
Society, 3(2), 1–21. https://doi.org/10.1177/2053951716679679
Notonagoro. (1983). Pancasila secara ilmiah populer. Bina Aksara.
Organisation for Economic Co-operation and Development. (2019).
OECD principles on artificial intelligence. OECD Publishing.
Pristiwiyanto. (2021). Pancasila dalam kajian filsafat: Ontologi,
epistemologi dan aksiologi. Fatawa: Jurnal Pendidikan Agama Islam,
(2), 255–264.
Russell, S. (2019). Human compatible: Artificial intelligence and the
problem of control. New York: Viking Suriasumantri, J. S. (2017). Filsafat ilmu: Sebuah pengantar populer.
Pustaka Sinar Harapan.
Syarbaini, Syahrial. 2021. Pendidikan Pancasila di Perguruan Tinggi.
Edisi 4. Edu Pustaka
Tafsir, A. (2015). Filsafat ilmu: Mengurai ontologi, epistemologi dan
aksiologi pengetahuan. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Tilaar, H. A. R. (2007). Mengindonesia: Etnisitas dan identitas
bangsa Indonesia. Rineka Cipta.
UNESCO. (2021). Recommendation on the ethics of artificial
intelligence. Paris: UNESCO.
Winarno. (2021). Pendidikan Pancasila di perguruan tinggi. Bumi
Aksara
Published
Categories
License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.





