AS'ADIYAH DAN NEGARA: Konsep, Relasi dan Aksi Perspektif Maqasid al-Syari’ah

Authors

Tarmizi Tahir
IAI As’adiyah Sengkang

Keywords:

As'adiyah, negara, relasi, maqasid al-syari'ah

Synopsis

Tulisan ini berupaya untuk mengkaji secara komprehensif tentang hubungan antara agama dan negara dengan telaah maqasid al-syari’ah. Lokasi penelitian ini di Pondok Pesantren As’adiyah yang merupakan pondok pesantren tertua di Sulawesi Selatan yang tetap eksis sejak tahun 1930 M. Pondok Pesantren ini didirikan oleh seorang ulama yang bernama AG. KH. Muhammad As’ad al-Bugisy yang lahir di tanah Mekkah. Pondok Pesantren As’adiyah sejak awal berdirinya hingga sekarang bergerak di bidang pendidikan dan dakwah. Mengkaji hubungan antara As’adiyah dan Negara sangat urgen untuk menambah khazanah keilmuan pesantren sebagai lembaga yang sangat berperan dalam peningkatan kualitas pendidikan Islam di Indonesia. Dalam sejarahnya, As’adiyah selalu menjaga hubungan yang baik dengan pemerintah/ negara. Dengan sikap moderasi yang diajarkan oleh ulama-ulama As’adiyah menjadikan seluruh warga As’adiyah mempunyai sifat terbuka, toleran, dan moderat dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

References

Al-Qur’a>n Al-Kari>m

Abd. Hakim, Atang & Mubarok, Jaih. Metodologi Studi Islam. Cet. VII; Bandung: PT. Remaja Rosdakarya, 2003.

Abdillah, Masykuri. Demokrasi di Persimpangan Makna: Respon Intelektual Muslim Indonesia terhadap Demokrasi. t.t, 1993.

Abdullah, Mudhofir. Masail al-Fikihiyyah: Isu-isu Fikih Kontemporer. Cet. I; Yogyakarta: Sukses Offset, 2011.

Abdul Fatah, Rohadi dkk. Rekontsruksi Pesantren Masa Depan: Dari Tradisional, Modern, Hingga Post Modern. Cet. II; Jakarta: PT. Listafariska Putra, 2008.

Abdurrahman, Abu al-‘Ala Muhammad. Tuhfah al-Ahwadzi bi Syarhi Jami’ al-Tirmidzi. Beirut: Dar al-Kutub al-‘Ilmiyyah, tt.

Abu Syaibah, Abu Bakar. Musnad Ibnu Abi Syaibah. Cet. I; Riyadh: Dar al-Wathan, 1997.

Abu> Zahra, Muhammad. Ushu>l Fiqh. Kairo: Da>r Al-Fikri Al-Arabiy, 1958.

Ali, Yusuf Faisal. “Konsep Negara Hukum dalam Islam dan Relevansinya di Indonesia”. Jurnal Pendidikan (Hukum, Politik, dan Kewarganegaraan) 1, no. 2 (2014): h. 107-118.

Amstrong, Karen. Muhammad. San Fransisco: Happer Collins, 1993.

----------------, Berperang Demi Tuhan. Bandung: Mizan, 2002.

Anwar, M. Syafi’i. Pemikiran dan Aksi Islam Indonesia: Sebuah Kajian Politik Tentang Cendikiawan Muslim Orde Baru. Jakarta: Paramadina, 1995

Arief, Abd. Salam. “Relasi Agama dan Negara dalam Perspektif Islam”. Herme>nia: Jurnal Kajian Islam Interdisiplener 2, no. 2 (2003): h. 278-287.

Arikunto, Suharsimi. Prosedur Penulisan, Suatu Pendekatan Praktek. Cet. XI; Jakarta: Rineka Cipta, 1998.

A. Sirry, Mun’im. Dilema Islam Dilema Demokrasi. Bekasi: Gugus Press, 2002.

Asmawi, Studi Hukum Islam Dari Tekstualis-Rasionalis Sampai Rekonsiliatif Cet.I;Yogyakarta: Teras, 2012.

Ash-Shiddieqy, Muhammad Hasbi. Pokok-Pokok Pegangan Imam Mazhab. Cet. I; Semarang: PT. Pustaka Rizki Putra, 1997.

----------------, Falsafah Hukum Islam. Jakarta: Bulan Bintang, 1986.

Asyur, Muhammad Tahir. Maqa>s}id al-Syari’ah Isla>miyah. Malaysia: Da>r al-Fajr, 1999.

Auda, Jasser. Maqasid al-Shariah as Philosophy of Islamic Law: A System Approach. London: The International Institute of Islamic Thought, 2007.

Azhari, Muhammad Tahir. Negara Hukum. Jakarta: Kencana, 2007.

Azizy, A.Qodri. Reformasi Bermazhab. Cet. II; Jakarta Selatan: PT. Teraju, 2003.

Azra, Azyumardi. Demokrasi, Hak Asasi Manusia dan Masyarakat Madani. Jakarta: ICCE UIN Syarif Hidayatullah, 2000.

Bakri, Asafri Jaya. Konsep Maqashid Syari’ah Menurut al-Syatibi. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada, 1996.

Chalik, Abdul. Islam, Negara dan Masa Depan Ideologi Politik. Cet. I; Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2017.

Daman, Rozikin. Hukum Tata Negara. Jakarta: Raja Grafindo Persada, 1993.

Dhofier, Zamakhsyari. Tradisi Pesantren: Studi Pandangan Hidup Kiai dan Visinya Mengenai Masa Depan Indonesia. Cet. IX; Jakarta: LP3ES, 2015.

Djamil, Fathurrahman. Filsafat Hukum Islam. Jakarta: Logos Wacana Ilmu, 1997.

Djazuli, A. Kaidah-Kaidah Fikih. Cet. V; Jakarta: Kencana Prenadamedia Group, 2014.

Effendy, Bahtiar. Islam dan Negara: Transformasi Gagasan dan Praktik Politik Islam di Indonesia. Jakarta: Democracy Project, 2011.

Gassing, Qadir. Fikih Lingkungan, “Pidato Pengukuhan Guru Besar”. Makassar: UIN Alauddin, 2004.

Al-Ghaza>li, Abu> Hamid Muhammad bin Muhammad. Al-Mustashfa min ‘Ilm al-Ushu>l. t.t.: Dar al-Fikr, t.th

Haedari, Amin. Masa Depan Pesantren: Dalam Tantangan Modernitas Dan Tantangan Komplesitas Global. Cet. II; Jakarta: IRD Press, 2006.

----------------, Transformasi Pesantren: Pengembangan Aspek Pendidikan, Keagamaan, Dan Sosial. Cet. I; Jakarta: LeKDIS & Media Nusantara, 2006.

Al-Haitsami, Nuruddin Ali bin Abu Bakar. Majma’ al-Zawa’id wa Manba al-Fawa’id. Kairo: Maktabah al-Quds, 1994.

Haq, Hamka. Filsafat Ushul Fiqh, Ujung Pandang : Yayasan al-Ahkam, 1998.

Hasan, Muhammad Lutfi. “Pergeseran Paradigma Maqa>s}id al-Syari’ah dari Klasik sampai Kontemporer”. Al-Manahij: Jurnal Kajian Hukum Islam 10, no. 1 (2016): h. 1-16.

Hasan, Muhammad Tolchah. Metode Penelitian Kualitatif, Tinjauan Teoritis dan Praktis. Cet. III; Surabaya: Visipress Media, 2009.

Husein, Muhammad. Pergulatan Pesantren dan Demokrasi. t.t, 2002.

Hourani, Albert. Pemikiran Liberal di Dunia Arab. Bandung: Mizan, 2004.

Ibnu ‘Asakir, Tsiqatullah. Tabyin Kadzibi al-Muftari fima Nusiba ‘ila al-Imam Abi al-Hasan al-Asy’ari. Cet. III; Beirut: Dar al-Kitab al-‘Arabi, 1404.

Ibnu Khaldun, Abd. Rahman. Muqaddimah Ibnu Khaldun. Beirut: Dar al-Kutub al-‘Ilmiyyah, 2002.

Iqbal, Muhammad. Fiqh Siyasah: Kontekstualisasi Doktrin Politik Islam. Jakarta: Gaya Media Pratama, 2001.

Jailani. “Sistem Demokrasi di Indonesia ditinjau dari Sudut Hukum Ketatanegaraan”. Jurnal Inovatif 8, no. 1 (2015): h. 134-147.

Jaya, Asafri. Konsep Maqasid al-Syari’ah al-Syatibi. Jakarta: Raja Grafindo Persada, 1996.

Kalsum, Ummu. K.H Muhammad As’ad: Pendiri Pondok Pesantren As’adiyah Sengkang. Makassar: Alauddin Press, 2008.

Kementerian Agama RI. Al-Qur’an dan Terjemahannya. Solo: Tiga Serangkai, 2014.

Kementerian Pertahanan RI. Tatanan Dasar Bela Negara. Jakarta: Ditjen Pothan, 2018.

Kesuma, Arsyad Sobby. “Islam dan Politik Pemerintahan (Pemikiran Politik Muhammad Husein Haikal”. Analisis 13, no. 2 (2013): h. 457-480.

Khallaf, Abdul Wahhab. Ilmu Ushul Fiqh. Cet. I; Semarang: Toha Putra Group, 1994.

Khan, Qomaruddin. Tentang Teori Politik Islam. Bandung: Pustaka, 1987.

Kuntowijoyo. Paradigma Islam: Interpretasi Untuk Aksi. Bandung: Mizan, 1998.

Kusnadi, Moh dan Harmaily Ibrahim. Pengantar Hukum Tata Negara Indonesia. Jakarta: Fakultas Hukum Universitas Indonesia, 1980.

L. Euben, Roxanne. Musuh dalam Cermin. Jakarta: Serambi, 2002.

La Jamaa, “Dimensi Ilahi dan Dimensi Insani dalam Maqasid al-Syari’ah”. Jurnal al-Syir’ah 45, no. 2 (2011): h. 1251-1270.

Madjid, Nurcholis. Islam Kemodernan dan Ke-Indonesiaan. Bandung: Mizan, 1987.

----------------, Bilik-Bilik Pesantren: Sebuah Potret Perjalanan. Jakarta: Paramadina, 1997.

Mahmud, Halim. Wasail al-Tarbiyah ‘inda Ikhwanil Muslimin. Kairo: Dar al-Wafa’ al-Tiba’ah wa al-Tauzi, 1993.

Al-Manawi, Abdul Rauf bin Tajul Arifin. Faidh al-Qa>dir Syarh al-Ja>mi’ al-Shagi>r. Cet. I; Mesir: al-Maktabah Tijariyyah al-Kubra, 1375.

Marbun, S.F. Peradilan Administrasi Negara dan Upaya Administratif di Indonesia. Cet. III; Yogyakarta: UI Press, 2011.

Mardalis. Metode Penelitian Suatu Pendidikan Proposal. Bandung: Bandar Maju, 1990.

Ma’arif, Ahmad Syafii. Islam dan Pancasila sebagai Dasar Negara: Studi tentang Perdebatan dan Konstituante. Cet. III; Jakarta: Pustaka LP3ES Indonesia, 2006.

Mas’udi, Masdar Farid. “Teologi Kontemporer: Meredefinisi Hubungan Agama dan Negara”. Makalah yang disajikan pada Dialog Menata Kembali Hubungan Agama-Negara di Komnas HAM-ICRP, Jakarta, 6 Mei 2004.

Muhajir, Afifuddin. Fiqh Tata Negara, Yogyakarta: IRCiSoD, 2017.

Muhammad, Husein. Islam Tradisional Yang Terus Bergerak: Dinamika NU, Pesantren, Tradisi, dan Realitas Zamannya. Cet. I; Yogyakarta: IRCiSoD, 2019.

Mumazziq, Rijal. “Konsep Kenegaraan dalam Islam (Perdebatan Relasional yang Tak Kunjung Tuntas”. Jurnal Falasifa 1, no. 2 (2010): h. 111-129.

Munir, Subarman. Hukum Islam dan Ketatanegeraan. Jakarta: Badan Litbang & Diklat Kementerian Agama, 2012.

Musa, Muhammad Yusuf. Niz}ha>m al-Hukmi fi al-Isla>m. Kairo: Dar al-Katib al’Arabi, 1963.

Moleong, Lexy. J. Metodologi Penulisan Kualitatif. Cet. XXV; Bandung: PT. Remaja Rosdakarya, 2009.

“Monarki”. Wikipedia The Free Encyclopedia. http://en.wikipedia.org/wiki/Monarki (11 Desember 2018)

Al-Nadawi, Ali Abu Hasan bin Abdu al-Hayyi. Ma>dza Khasira al-‘Alam bin Inhitha>th al-Muslimin. Mesir: Maktabah al-Iman, tt.

Nurrohman. “Konsep Imamat menurut Imam al-Haramain”. Disertasi. Jakarta: PPs UIN Syarif Hidayatullah, 2004.

“Otokrasi”. Wikipedia The Free Encyclopedia. http://en.wikipedia.org/wiki/Otokrasi (12 Desember 2018)

Pasanreseng, Muh. Yunus. Sejarah Lahir Dan Perkembangan Pondok Pesantren As’adiyah Sengkang. Sengkang: PB. As’adiyah, 1992.

Pengurus Besar As’adiyah. Keputusan Muktamar XIII As’adiyah dan Program Kerja PB. As’adiyah Periode Tahun 2012-2017. Makassar: De Lamacca, 2013.

Pimpinan Pusat As’adiyah, Setengah Abad As’adiyah 1930-1980. Sengkang: Pimpinan Pusat As’adiyah, t.th.

Pulungan, J. Suyuthi. Fiqh Siyasah: Ajaran, Sejarah dan Pemikiran. Jakarta: Raja Grafindo Persada, 1994.

Qaradhawi, Yusuf. Fikih Daulah dalam Perspektif al-Qur’an dan Sunnah. Cet. I; Jakarta: Pustaka al-Kautsar, 2018.

----------------, Fikih Maqa>s}id al-Syari’ah. Jakarta: Pustaka al-Kautsar, 2007.

Qutb, Sayyid. Karakteristik Konsepsi Islam. Bandung: Pustaka, 1990.

R. Popper, Karl. Open Society and Its Enemy. New York London: Verso, 1981.

Rahman, Abd. “Turki dalam Pencarian Bentuk Pemerintahan (Sebuah Catatan Sejarah)”. Jurnal Rihlah 2, no. 1 (2014): h. 69-80.

Ar-Rais, Dhiya al-Din. Islam dan Khilafah. Bandung: Pustaka, 1985.

Ar-Raisuni, Ahmad. Nazariyyah al-Maqasid ‘inda al-Syatibi. t.t: Dar al-‘Alamiyah al-Kitab al-Islami, 1992.

Rakhmat, Jalaluddin. Reformasi Sufistik. Bandung: Pustaka Hidayah, 1998.

Rama, Bahaking. Jejak Pembaharuan Pendidikan Pesantren: Kajian Pesantren As’adiyah Sengkang Sulawesi Selatan. Jakarta: Parodatama Wiragemilang, t.th.

Al-Razi, Muhammad Fakhruddin bin ’Umar bin al-Husain bin al-Hasan bin ‘Ali al-Tamimi al-Bakri al-Tabari. Tafsir al-Fakhri al-Ra>zi al-Musytahir bi al-Tafsir al-Kabir wa Mafa>tih al-Gha>ib. Cet. I; Beirut: Dar al-Fikr, 1981.

Al-Raziq, Ali Abd. Al-Islam wa Ushul al-Hukm Bahs fi al-Khilafah wa al-Hukamah fi al-Islam. Kairo: Mathba’ah al-Musyarakah, 1925.

Ruslin, Ismah Tita. “Eksistensi Negara dalam Islam (Tinjauan Normatif dan Historis)”. Jurnal Politik Profetik 6, no. 2 (2015): h. 1-25.

Sadzali, Ahmad. Relasi Agama dan Negara. Yogyakarta: Pusat Studi Hukum Islam, 2018.

Satori, Djam’an. Metodologi Penelitian Kualitatif. Cet. II; Bandung: Alfabeta, 2010.

Al-Shan’ani, Muhammad bin Ismail bin Shalah. Subu>l al-Sala>m. t.t: Dar al-Hadis, tt

Shihab, Quraish. Tafsir al-Misbah. Jakarta: Lentera Hati, 2000.

Sjadzali, Munawir. Islam dan Tata Negara, Jakarta: UI Press, 1993.

Supriadi, Cecep. “Relasi Agama dan Negara: Wacana Keislaman dan keindonesiaan”. Kalimah: Jurnal Studi Agama dan Pemikiran Islam 13, no. 1 (2015): h. 199-221.

Sugiyono. Metode Penulisan Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Cet. VI; Bandung: Alfabeta, 2009.

Suwarno. Relasi Muhammadiyah, Islam dan Negara: Konstribusi Muhammadiyah dalam Perspektif Sejarah. Cet. I; Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2010.

As-Suyu>thi, Jalaluddin Abdurrahman. Al- Asybah wa An-Nadza>ir. Kairo: Da>r Al-Kitab Al-Islamiyah, 1978.

Syafi’i, Imam. Mengoptimalkan Potensi Santri: Potensi Spiritual, Intelektual, Emosional. Cet. I; Bogor: Pustaka Mutiara, 2008.

Syah, Ismail Muhammad, dkk. Filsafat Hukum Islam. Cet. II; Jakarta: Bumi Aksara, 1992.

Syamsuddin, Din. “Usaha Pencarian Konsep Negara dalam Sejarah Pemikiran Politik Islam”.Ulumul Qur’an 4, no. 2 (1993), h. 1-20.

Al-Sya>thibi, Abu> Ishaq Ibra>him ibn Mu>sa al-Gharnati. al-Muwa>faqa>t fi Ushu>l al-Syari’ah. t.tp: Dar al-Fikr, t.th

“Teokrasi”. Wikipedia The Free Encyclopedia. http://en.wikipedia.org/wiki/Teorasi (11 Desember 2018)

Tim Bahtsul Masail Himasal. Fikih Kebangsaan: Menebar Kerahmatan Islam. Cet. I; Kediri: Lirboyo Press, 2019.

Tim Kajian Ilmiah Abituren. Simbiosi Negara dan Agama: Reaktualisasi Syariat Islam dalam Tatanan Kenegaraan. Kediri: Lirboyo, 2007.

Tim Naskah Pesantren. Nasionalisme Religius: Manhaj Kebangsaan Ulama Nusantara. Cet. I; Kediri: Lirboyo Press, 2019.

Tim Penyusun. Ensiklopedi Hukum Islam. Cet. III; Jakarta: PT. Ichtiar Baru Van Hoeve, t.t

Tim Penyusun Kamus Pusat Bahasa. Kamus Bahasa Indonesia. Jakarta: Pusat Bahasa Departemen Pendidikan Nasional, 2008.

Al-Tirmidzi, Muhammad bin Isa. Sunan al-Tirmidzi. Cet. II; Mesir: Syirkah Maktabah wa Mathba’ah Mustahafa al-Bani al-Halabi, 1975.

Umam, Khaerul. Ushul Fikih. Bandung: Pustaka Setia, 2001.

Umar, Nasaruddin. Islam Fungsional: Revitalisasi Dan Reaktualisasi Nilai-Nilai Keislaman. Jakarta: PT. Elex Media Komputindo, 2014.

Uways, Abdul Hakim. Fiqh Statis dan Fiqh Dinamis. Cet. I; Bandung: Pustaka Hidayah, 1998.

Wahid, Abdurrahman. Pergulatan Negara, Agama, dan Kebudayaan. Cet. II; Depok: Desantara, 2001.

Wahid, Marzuki dan Abd. Moqsith Ghazali. “Relasi Agama dan Negara: Perspektif Pemikiran Nahdlatul Ulama”. Istiqro’ 4, no. 1 (2005): h. 147-175.

Wahid, Marzuki dan Rumadi. Fiqh Madzhab Negara. Cet. II; Yogyakarta: LkiS, 2011.

Yazid, Yasril, dkk. Metodologi Penelitian. Pekanbaru: CV. Wirta Izani, 2009.

Zamharir, Muhammad Hari. Agama dan Negara: Analisis Kritis Pemikiran Politik Nurcholish Madjid. Cet. I; Jakarta: PT Raja Grafindo Persada, 2004.

Al-Zuhai>li>, Wahbah. Fiqh Isla>m wa Adillatuhu>. Cet.II; Jakarta, Gema Insani, 2011.

----------------, Ushu>l Fiqh Isla>mi. Beirut: Da>r al-Fikr, 1986.

----------------, Nazhariyah al-Dharu>riyah al-Syari>’iyah: Muqa>ranah Ma’a al-Qa>nun al-Wadhi’i. Terj. Said Agil Husein al-Munawar & M. Hadri Hasan, Jakarta: Gaya Media Pratama, 1997.

Published

February 8, 2023