Novel-Novel Indonesia Zaman Kependudukan Jepang
Keywords:
Novel Indonesia, Pendudukan Jepang, Sosiologi Sastra, Kondisi Sosial, Kondisi PolitikSynopsis
Buku ini membahas gambaran kondisi sosial dan politik Indonesia pada masa pendudukan Jepang melalui empat novel, yaitu Palawija, Cinta Tanah Air, Dan Perang pun Usai, dan Kembang Jepun. Pembahasan mencakup stratifikasi sosial, perekonomian, kedudukan perempuan, pendidikan, kekuasaan, nasionalisme, dan partisipasi politik. Melalui perbandingan karya-karya tersebut, buku ini memperlihatkan bagaimana sastra merekam pengalaman masyarakat, konflik sosial, propaganda, penderitaan, serta semangat perjuangan bangsa. Buku ini membantu pembaca memahami hubungan antara karya sastra, sejarah, dan dinamika kehidupan masyarakat Indonesia pada masa pendudukan Jepang.
References
Abdulah, Taufiq. “Sastra dan Sejarah: Pantulan Historis dan Novel”.
Horison. Mei 1983. hal. 502 – 507.
Atmazaki. 1990. Ilmu Sastra: Teori dan Penerapannya. Padang: Angkasa
Raya.
Christomy, Tommy. “Bungkus Rokok yang Terbakar” dalam Indonesia:
Tanda yang Retak. Jakarta: Wedatama Widya Sastra.
Damono, Sapardi Djoko. 1979. Novel Sastra Indonesia Sebelum Perang.
Jakarta: Pusat Pembinaan Bahasa, Departemen Pendidikan dan
Kebudayaan.
Sosiologi Sastra: Sebuah Pengantar Ringkas. Jakarta:
Dekdipbud.
.
.
Jakarta.
Firdaus.
“Novel dan Propaganda”. Jakarta: Taman Ismail
Politik Ideologi dan Sastra Hibrida. Jakarta: Pustaka
Endraswara. 2004. Metodologi Penelitian Sastra. Yogyakarta: Pustaka
Widyatama.
Escarpit, Robert. 2005. Sosiologi Sastra. Ida Sundari Husen (terj.).
Jakarta: Yayasan Obor.
Faruk. 1999. Perlawanan Tak Kunjung Usai: Sastra Politik dan
Dekonstruksi. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Halim, Karim. 1944. Palawija. Jakarta: Balai Pustaka.
Harsono, Andreas (ed.) 1977. Huru-hara Rengasdengklok. Jakarta:
Institut Studi Arus Informasi.
Heryanto, Ariel (ed.). 1985. Perdebatan Sastra Kontekstual. Jakarta:
Rajawali.
Horton, Paul B dan Chester L. Hunt. 1996. Sosiologi. Aminudin Ram
dan Tita Sobari. (terj.). Jakarta: Erlangga.
Iskandar, Nur Sutan 1944. Cinta Tanah Air. Jakarta: Balai Pustaka.
Kleden, Tony. 2000. “Nasionalisme: Perburuan Tanpa Tepi” dalam
Nasionalisme Perburuan Tanpa Tepi: Bunga Rampai Tulisan Pakar
Tentang Nasionalisme. Jakarta: Badan Informasi dan Komunikasi.
Jabrohim (ed.). 2003. Metodologi Penelitian Sastra. Yogyakarta:
Hanindita
Jassin, H. B. 1967. Kesusastraan Indonesia dalam Kritik dan Esei. Jilid I.
Jakarta: Gunung Agung.
Jassin, H. B. 1984. Surat-surat 1943-1983. Jakarta: Gramedia.
Kurasawa, Aiko. 1993. Mobilisasi dan Kontrol: Studi
tentang
Perubahan Sosial di Pedesaan Jawa 1942-1945. Jakarta: PT
Gramedia.
Mahayana, Maman S. Oyon Sofyan, dan Ahmad Dian. 1992. Ringkasan
dan Ulasan Novel Indonesia Modern. Jakarta: Gramedia Widiasarana
Indonesia.
.
“Hubungan Kritik Sastra dengan Sosiologi”. Horison.
September 2000. hal. 27.
Marahimin, Ismail. 1977. Dan Perang pun Usai. Jakarta: Pustaka Jaya.
Maryati, Kun dan Juju Suryawati. 2003. Sosiologi. Jakarta: Esis.
Mohamad, Goenawan. 2003. Kesusastraan dan Kekuasaan. Jakarta:
Pustaka Firdaus.
Nazir, Moh. 1983. Metode Penelitian. Jakarta: Ghalia Indonesia.
Nurgiyantoro, Burhan. 1995. Teori Pengkajian Fiksi. Yogyakarta: Gadjah
Mada University Press.
Poesponegoro, Marwati Djoened dan Nugroho Notosusanto (eds.). 1984.
Sejarah Nasional Indonesia. Jilid VI. Jakarta: PN Balai Pustaka.
Rampan, Korrie Layun. 1984 Kesusastraan Tanpa Kehadiran Sastra.
Himpunan Esai dan Kritik. Jakarta: Yayasan Arus.
Rosidi, Ajip. 1982. Ikhtisar Sejarah Sastra Indonesia. Bandung:
Binacipta.
Semi, Atar. 1993. Metode Penelitian Sastra. Pustaka: Bandung.
Soekanto, Soerjono. 2005. Sosiologi: Suatu Pengantar. Jakarta: PT
Raja Grafindo Persada.
Published
Categories
License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.





