Kaum Santri Moderat: Repositori Budaya Pendidikan Pesantren
Keywords:
Moderasi Beragama, Pesantren, Santri Moderat, Pendidikan Islam, Budaya PesantrenSynopsis
Buku ini membahas peran pesantren dalam membentuk karakter, identitas keagamaan, dan budaya santri di Indonesia. Buku ini mengulas dinamika moderasi beragama melalui tiga model pendidikan pesantren, yaitu pesantren tradisional, pondok modern, dan pesantren manhaj Salafi. Pembahasan mencakup nilai-nilai toleransi, keseimbangan, inklusivitas, serta adaptasi pendidikan pesantren terhadap perkembangan zaman. Pesantren juga dipaparkan sebagai lembaga yang berperan dalam menjaga tradisi Islam, memperkuat harmoni sosial, dan mendorong perdamaian. Melalui pendidikan yang mengintegrasikan nilai keagamaan dan kehidupan sosial, pesantren berkontribusi dalam membentuk generasi santri yang berkarakter, moderat, dan mampu menghadapi tantangan masyarakat modern.
References
Abaza, M. (1993). Changing images of three generations of Azharites in Indonesia. Institute of Southeast Asian.
Abdillah, A., & Ali, W. Z. K. W. (2020). Concept of Religious Tolerance Among Ulama of Traditional Pesantren in Sukabumi, West Java. Wawasan Jurnal Ilmiah Agama Dan Sosial Budaya, 5(1), 20–30. https://doi.org/10.15575/jw.v5i1.6585
Abdullah, T. (1966). Adat and Islam: An Examination of Conflict in Minangkabau. Indonesia, 2, 1. https://doi.org/10.2307/3350753
Ahmad, T. A. (2024). Social and Intellectual History of Santri in Indonesia. Jisc, 1(02), 255–286. https://doi.org/10.61680/jisc.v1i02.18
Aimah, S. (2020). PMA Muadalah sebagai Tantangan dan Peluang Meningkatkan Standar Pendidikan Pesantren. Jurnal Darussalam: Jurnal Pendidikan, Komunikasi Dan Pemikiran Hukum Islam, 12(1), 58–71.
Aini, A. Q. (2018). Islam Moderat Di Pesantren: Sistem Pendidikan, Tantangan, Dan Prospeknya. Edukasia Islamika, 218. https://doi.org/10.28918/jei.v3i2.1689
Aishima, H. (2018). Shaping global islamic discourses: The role of al-Azhar, al-Madinah and al-Mustafa: Vol. 58.4 (K. Bano, Masooda and Sakurai (ed.); pp. 510–511). Die Welt des Islams.
Aliyudin, M. (2023). Construction of the Meaning of Maulid Nabi Muhammad in the Ngabungbang Tradition at Pondok Pesantren Cikalama in Sumedang, West Java. Inferensi Jurnal Penelitian Sosial Keagamaan, 16(2), 153–174. https://doi.org/10.18326/infsl3.v16i2.153-174
Amin, A. Y. A. (2023). Peran Pesantren Dalam Melawan Penjajah Barat Di Indonesia. Anwarul, 4(1), 228–245. https://doi.org/10.58578/anwarul.v4i1.2429
Amin, K., & Siregar, M. (2022). Sheikh Nawawi Al -Bantani: Thoughts, Educational and Relevance to Islamic Contemporary Education. Syaikhuna Jurnal Pendidikan Dan Pranata Islam, 13(02), 109–121. https://doi.org/10.36835/syaikhuna.v13i02.5694 Anam, S., Degeng, I. N. S., Murtadho, N., & Kuswandi, D. (2019). The Moral Education and Internalization of Humanitarian Values in Pesantren: A Case Study From Indonesia. Journal for the Education of Gifted Young Scientists, 7(4), 815–834. https://doi.org/10.17478/jegys.629726
Anggrayni, R. (2023). Dualism in Philosophical Studies. Jitim, 4(1), 39–46. https://doi.org/10.52690/jitim.v4i1.723
Anwar, S. (2018). Geneologi dan Gerakan Militansi Salafi Jihadi Kontemporer. An-Nas; Jurnal Humaniora, 2(1).
Arifianto, A. R. (2020). Rising Islamism and the Struggle for Islamic Authority in Post-Reformasi Indonesia. TRaNS: Trans-Regional and -National Studies of Southeast Asia, 8(1), 37–50. https://doi.org/10.1017/trn.2019.10
Arifianto, Y. A., Saptorini, S., & Triposa, R. (2022). The Nature of Tolerance in the Frame of Christian Faith as a Contribution to Building the Unity of the Nation. Evangelikal Jurnal Teologi Injili Dan Pembinaan Warga Jemaat, 6(1), 10. https://doi.org/10.46445/ejti.v6i1.434
Asmanidar, A. (2023). Diversity and Humanity in Islam: A Perspective of Religious Moderation. Abrahamic Religions Jurnal Studi Agama -Agama, 3(2), 302. https://doi.org/10.22373/arj.v3i2.20416
Asrol, S., Hesthria, N., & Rizki, O. S. (2023). Role of Pesantren in Improving Sociopreneurs of the Community Around Pesantren in Palembang City. Peradaban J Econ Bus, 2(1), 43–56. https://doi.org/10.59001/pjeb.v2i1.56
Asrori, S. (2017). Negosiasi Ruang Publik: Modernisasi Dan Penguatan Civil Society Model Pesantren. Kordinat: Jurnal Komuniskasi Antar Perguruan Tinggi Agama Islam, 16(1).
Asrori, S. (2019). Modal Sosial dan Dialog Antar Agama; Strategi Peningkatan Harmoni Antarumat Beragama di Indonesia. Jurnal Penamas, 32(2).
Asrori, S. (2020). Lanskap Moderasi Keagamaan Santri, Refleksi Pola Pendidikan Pesantren. Jurnal Ilmu Sosial Indonesia, 1(1), 16–26.
Asrori, S., & Syauqi, A. (2020). Kontribusi Pendidikan Islam dalam Reproduksi Identitas Sosial Muslim Indonesia. Mimbar Agama Budaya, 13–22.
Astuti, F. T., Riyanti, E. D., & Annisa, A. (2021). Pesantren as Indonesian Traditional Education Institution in Preparing the Alumni to Face the Twenty-First Century Challenges. Indonesian Scholars Scientific Summit Taiwan Proceeding, 3, 105–110. https://doi.org/10.52162/3.2021119
Atabik, A., & Muhdlor, A. Z. (1999). Kamus Kontemporer Arab Indonesia “Al-Ashry.” Multi Karya Grafika,.
Azizah, H. N. (2023). Pesantren as a Pillar of Islamic Civilization Development in Indonesia. Academicus, 2(1), 9–15. https://doi.org/10.59373/academicus.v2i1.19
Azra, A. (2014). Reforms in Islamic Education: A Global Perspective Seen from the Indonesian Case. In C. Tan (Ed.), Reforms in Islamic Education International Perspectives. Bloomsbury Academic.
Published
Categories
License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.





