Pengantar Integrasi Ilmu: Dari Tradisi Klasik ke Reintegrasi Kontemporer
Keywords:
Integrasi Ilmu, Ilmu dan Agama, Epistemologi Islam, Pendidikan IslamSynopsis
Buku ini membahas gagasan integrasi ilmu sebagai upaya mengembalikan kesatuan antara ilmu agama dan ilmu umum dalam tradisi keilmuan Islam. Pembahasan mencakup konsep dan tujuan integrasi ilmu, ruang lingkup keilmuan, sejarah dikotomi ilmu, tradisi integrasi yang dikembangkan para intelektual Muslim klasik, serta berbagai bentuk hubungan antara ilmu dan agama. Buku ini menegaskan bahwa integrasi ilmu bukan sekadar penyatuan disiplin, melainkan pendekatan keilmuan yang menempatkan pengetahuan dalam hubungan yang harmonis dengan nilai spiritual, moral, dan kemaslahatan manusia. Perhatian khusus diberikan pada peran Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) dalam mengembangkan paradigma keilmuan yang integratif melalui pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Dengan menelusuri tradisi klasik hingga tantangan kontemporer, buku ini menawarkan perspektif bahwa reintegrasi ilmu merupakan proses berkelanjutan untuk membangun keilmuan Islam yang utuh, terbuka, kritis, dan relevan dengan perkembangan zaman.
References
Abdullah, M. Amin. (2013). Agama, Ilmu dan Budaya: Pidato Pengukuhan sebagai Anggota Akademi Ilmu Pengetahuan. (Yogyakarta: Universitas Gajah Mada)
Al-Attas, Syed Muhammad Al-Naquib. (1981) Islam dan Sekularisme. (Bandung: Penerbit Pustaka)
Ibn Hazm al-Andalusy, Abu Muhammad ‘Ali. (1983). Maraatib al-‘Ulum, di dalam Rasa’il Ibn Hazm al-Andalusi. (Beirut: al-Muassasah al-‘Arabiyyat li al-Dirasat wa al-Nasyr)
Jabali, Fuad & Khitam, Husnul. (2014) Muqaddimah Integrasi Ilmu. (Jakarta: UIN Jakarta Press)
Jaffer, Tariq. (2017). Razi: Master of Qur’anic Interpretation and Theological Reasoning. (New York: Oxford University).
Kartanegara, Mulyadhi. (2005). Integrasi Ilmu, Sebuah Rekonstruksi Holistik. (Bandung: Arasy Mizan)
Kusmana. (2006). Integrasi Keilmuan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Menuju Universitas Riset. (Jakarta: PPJM & UIN Jakarta Press)
Muzakkir, M. Rofiq. (2023). Integrasi Studi Islam, Sains, dan Sosial Humaniora di Perguruan Tinggi: Paradigma dan Implementasi. (Yogyakarta: Suara Muhammadiyah)
Nasr, Seyyed Hossein. (1976). Islamic Science: An Ilustrated Study (London: World of Islam Festival Publishing Co. Ltd)
Razi, Fakhr al-Din al-.(2015). Nihayah al-‘Uqul fi Dirayah al-Ushul. (Beirut: Dar al-Dakhair)
Rosenthal, Franz. (2007). Knowledge Triumphant: The Concept of Knowledge in Medieval Islam. (Leiden: Brill)
Suwendi, Mesraini, & Azka, Farah Layli. (2024). Integrasi Ilmu Mazhab UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. (Depok: Rajawali Press)
Ghazzali, Abu Hamid al-. (2011). Ihya’ Ulum al-Din. (Jeddah: Dar al-Minhaj)
Watt, W Montgomery. (2007). The Faith and Practice of Al-Ghazali. (London: George Allen and Unwind LTD)
Wildon, E. O. (1999). Consilience: The Unity of Knowledge (New York: Vintage)
Published
Categories
License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.





