Filsafat Pendidikan Pesantren Tradisional
Keywords:
Filsafat Pendidikan, Pesantren Tradisional, Pendidikan Islam, Pesantren Salafiyah, Onotologi PendidikanSynopsis
Buku ini membahas filsafat pendidikan pesantren tradisional sebagai landasan fundamental dalam penyelenggaraan pendidikan Islam, khususnya di lingkungan pesantren salafiyah. Penulis menguraikan bagaimana pesantren tidak hanya dipahami sebagai lembaga pendidikan, tetapi juga sebagai sistem pemikiran yang memiliki dimensi ontologi, epistemologi, dan aksiologi yang kuat. Kajian ini berfokus pada Pondok Pesantren Roudlotul Muhsinin al-Maqbul di Malang yang tetap mempertahankan sistem pendidikan tradisional di tengah arus modernisasi pendidikan. Melalui pendekatan filosofis, buku ini menelaah nilai-nilai, tujuan, metode, serta orientasi pendidikan pesantren dalam membentuk karakter, spiritualitas, dan integritas santri. Selain itu, buku ini juga membandingkan berbagai aliran filsafat pendidikan, seperti perenialisme, esensialisme, progresivisme, rekonstruksionisme, dan eksistensialisme, serta relevansinya dengan sistem pendidikan pesantren. Kehadiran buku ini diharapkan dapat memperkaya khazanah filsafat pendidikan Islam dan menjadi rujukan dalam pengembangan pendidikan pesantren yang berakar pada nilai-nilai Islam sekaligus mampu menjawab tantangan zaman.
References
Abadi, Totok Wahyu. “Aksiologi: Antara Etika, Moral, Dan Estetika: Axiology: Between Ethics, Morals, and Aesthetics.” Kanal: Jurnal Ilmu Komunikasi 4, no. 2 (2016): 187–204. https://doi.org/10.21070/kanal.v4i2.1452.
Abas, Saehu, and Hajjin Mabrur. “Rekonstruksi Epistemologi Pendidikan Agama Islam: (Kajian Pemikiran Hasan Hanafi Teosentris-Antroposentris).” Eduprof : Islamic Education Journal 4, no. 1 (2022): 77–99. https://doi.org/10.47453/eduprof.v4i1.119.
Abdul Halim bin H. Mat Dial. “Filsafat Pendidikan Islam Di Institut Pengajian Tinggi Malaysia.” Universitas Kebangsaan Malaysia, 1986.
Abdullah, Haikal, and Ulil Hidayah. “Pengembangan Karakter Akademik Santri Melalui Musyawarah Keagamaan Di Pondok Pesantren Roudlotut Tholibin.” INNOVASI : JURNAL INOVASI PENDIDIKAN 11, no. 2 (2025): 336–45. https://doi.org/10.64540/1gf4qv17.
Abdullah, Irwan. Pengantar Metode Penelitian Kuantitatif. Sekolah Pascasarjana Universitas Gadjah Mada, 2007.
Abrasyi, M. Athiyah al-. At-Tarbiyah al-Islāmiyyah Wa Falāsifatuh. Isa al-Bab al-Halabi, 1969.
Abrori, Zumrotul Amalia, Nena Noviani, Asep Mulyana, and Taufik Hidayat. “Pesantren, Madrasah, Dan Sekolah Islam: Sebuah Analisis Sosiologi Pendidikan Islam Di Indonesia.” RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business 4, no. 4 (2026): 8179–85. https://doi.org/10.31004/riggs.v4i4.4746.
Agustina, Dwi. “Peran dan Kuasa Kyai Dalam Pendidikan Spiritual Lansia di Pondok Sepuh Payaman Magelang.” ARISTO 9, no. 1 (2021): 72–92. https://doi.org/10.24269/ars.v9i1.2134.
Ahwadzy, Muhammad Arfan, and Abdurrahman Kafabihi. “Paham Relativitas Kebenaran Dalam Pluralisme Agama Abdul Karim Soroush.” Hikamia: Jurnal Pemikiran Tasawuf Dan Peradaban Islam 5, no. 1 (2025): 26–45. https://doi.org/10.58572/hkm.v5i1.147.
Published
Categories
License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.





