ISLAM DAN MODERASI BERAGAMA
Keywords:
Moderasi Beragama, Tasawuth, Tawazun, I'tidal, Islam ModeratSynopsis
Buku Islam dan Moderasi Beragama ini menguraikan secara mendalam konsep moderasi beragama sebagai karakter fundamental ajaran Islam yang berpijak pada prinsip tawasuth (jalan tengah), tawazun (keseimbangan), i’tidal (keadilan), dan tasamuh (toleransi). Melalui pendekatan tekstual dan kontekstual, buku ini menegaskan bahwa moderasi bukanlah kompromi terhadap ajaran agama, melainkan cara pandang integral yang menolak ekstremisme, menegakkan keadilan, dan menghadirkan harmoni dalam kehidupan sosial berbangsa. Penulis menunjukkan bahwa moderasi beragama telah menjadi nilai historis peradaban Islam, yang berperan menjaga keberlangsungan hubungan sosial, menghormati perbedaan, serta memperkuat kohesi masyarakat majemuk. Selain itu, buku ini membahas bagaimana moderasi dapat diimplementasikan dalam konteks kontemporer untuk merespons tantangan radikalisme, intoleransi, dan polarisasi sosial. Dengan demikian, buku ini memberikan landasan konseptual dan praktis bagi pembaca untuk memahami moderasi sebagai paradigma yang relevan dalam membangun kehidupan keagamaan yang damai, inklusif, dan berkeadaban.
References
Aamir, M. (2024). Justice, Mercy, and Reconciliation: Islamic Values for Peaceful Coexistence. RELIGIONS Journal, 28.
Abdillah, M. (2015). Islam & dinamika sosial politik di Indonesia. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.
Abdullah, M. (2020). Iman dan Keimanan dalam Perspektif Islam. Jakarta: Pustaka Al-Kautsar.
Abdullah, M., & Rahman, A. (2021). Moderasi Beragama dan Kepemimpinan di Era Digital. Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora, 10(2), 123–135.
Abdullah, M. A. (2014). Islam dan Keindonesiaan. Dalam Kontroversi Khilafah: Islam, Negara, Dan Pancasila. Bandung: Mizan.
Abdullah, M. A. (2017). Islamic Studies in Higher Education in Indonesia: Challenges, Impact and Prospects for the World Community. Al-Jami’ah: Journal of Islamic Studies, 55(2), 391–426.
A’la Mawdudi, A. (2001). The Islamic Way of Life. Islamic Foundation.
al-Asqalani, I. H. (1990). Fath al-Bari Sharh Sahih al-Bukhari. Dar al-Fikr.
Al-Gazzali, A. H. (1982). Ihya’ ‘Ulum al-Din. Dar al-Ma’rifa.
Al-Ghazali. (2018). Ihsan: Keindahan dalam Beribadah. Bandung: Mizan.
Al-Ghazali. (2019). Ihya’ Ulumiddin. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Al-Hilali, M. T., & Khan, M. M. (2018). The Noble Qur'an: English Translation of the Meanings and Commentary. Riyadh: Darus-Salam.
Al-Maraghi, A. M. (1993). Tafsir al-Maraghi, terj. Bahrun Abubakar, Jilid 30.
Al-Mubarakfuri, S. (2020). Sirah Nabawiyah. Jakarta: Gema Insani.
Al-Qaradawi, Y. (2018). Moderasi Beragama dalam Perspektif Islam. Jakarta: Pustaka Al-Kautsar.
Al-Qaradawi, Y. (2020). Islam and the Principles of Peace and Tolerance. International Journal of Islamic Thought, 15, 45–60.
Al-Qur’an. (2000). Terjemahan dan Tafsir. Jakarta: Pustaka Al-Kautsar.
An-Nawawi, I. (2016). Riyadhus Shalihin (Taman Orang-Orang Sholeh): Kitab Hadits Shahih.
Anderson, B. (2016). Imagined Communities: Reflections on the Origin and Spread of Nationalism. Versi Online.
Downloads
Published
Categories
License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.





