TERAMPIL PERCAKAPAN BAHASA ARAB 'AMIYYAH SAUDI DAN LIBYA

Authors

Bilqis Khoiriyyah
Azkia Muharom Albantani

Keywords:

Bahasa Arab, Fusha, 'Amiyyah, Linguistik Bahasa Arab, Percakapan Praktis, Kosakata Tematis

Synopsis

Buku Terampil Percakapan Bahasa Arab ‘Amiyyah Saudi dan Libya hadir sebagai panduan praktis bagi pembelajar bahasa Arab untuk memahami ragam dialek lisan yang digunakan dalam komunikasi sehari-hari. Bahasa Arab tidak hanya terdiri dari bahasa baku (fusha), tetapi juga memiliki variasi percakapan (‘amiyyah) yang berbeda-beda sesuai dengan wilayah. Dari sekian banyak dialek, amiyyah Saudi dan Libya menempati posisi penting karena mewakili dialek Timur Tengah (Khaliji) dan Afrika Utara (Maghrebi).

Buku ini menyajikan model percakapan dalam tiga versi: fusha, amiyyah Saudi, dan amiyyah Libya, sehingga pembaca dapat langsung membandingkan perbedaan kosakata, struktur kalimat, serta nuansa makna yang muncul dalam penggunaan sehari-hari. Selain itu, buku ini dilengkapi dengan kosakata tematis yang mencakup kebutuhan dasar percakapan, seperti nama benda, warna, makanan, profesi, hingga ungkapan sehari-hari. Dengan sistematis, penulis juga menyertakan pedoman transliterasi untuk memudahkan pembaca dalam memahami dan melafalkan kosakata Arab sesuai dialeknya.

Lebih jauh, pembahasan mengenai sejarah linguistik Libya, pengaruh kolonialisme, serta dinamika politik bahasa memperkaya wawasan pembaca tentang bagaimana dialek berkembang sebagai bagian dari identitas budaya. Dengan pendekatan ini, buku ini tidak hanya berfungsi sebagai materi ajar praktis, tetapi juga sebagai referensi linguistik dan budaya.

Secara keseluruhan, buku ini ditujukan bagi pelajar, pengajar, maupun masyarakat umum yang ingin memperluas keterampilan komunikasi dalam bahasa Arab lisan lintas wilayah, sekaligus memahami kekayaan budaya di baliknya.

References

Law No. 12 of 1984 tentang pelarangan penggunaan bahasa asing dan angka non-Arab di semua transaksi publik (Pasal 1 melarang penggunaan bahasa asing dalam dokumen, papan nama, iklan, kendaraan, dan bangunan). Untuk detail lengkap, lihat Law No. 12 of 1984 on prohibiting the use of foreign languages and numerals in all transactions—DCAF Legal Database. untuk lebih detail lihat Libya - DCAF Legal Databases

Law No. 24 of 2002 yang lebih restriktif, melarang penggunaan bahasa selain bahasa Arab dalam semua transaksi, termasuk (namun tidak terbatas pada) publikasi, tulisan pada kendaraan, bangunan, papan nama, poster, resep medis; serta pelarangan nama non-Arab dan non-Islamik (Pasal 3). Untuk teks lengkap, lihat Law No. 24 of 2002 on prohibiting the use of other languages than Arabic in all transactions—DCAF Legal Database. untuk lebih detail lihat Libya - DCAF Legal Databases

Larangan ini tidak hanya tertulis dalam undang-undang, tetapi juga diiringi dengan tindakan represif terhadap masyarakat Amazigh. Aktivis Amazigh ditahan hanya karena mempromosikan budaya mereka—bahkan hanya memiliki buku dalam bahasa Tamazight dapat mengakibatkan penahanan. Selain itu, Undang-Undang ini digunakan untuk mencegah penggunaan nama Amazigh saat registrasi administrasi (misalnya di sekolah) atau dalam dokumen publik ; termasuk pengenaan denda dan pencabutan izin usaha terhadap pelanggar. Deskripsi ini dapat ditemukan dalam ulasan Wikipedia tentang pelanggaran hak asasi selama rezim Gaddafi, khususnya bagian "Banned languages and cultures" dan "Persecution and Imprisonment of Berber Activists" yang merujuk pada penerapan kedua undang-undang tersebut.

Zurutuza, K. (2018, January 9). The Amazigh of Libya revive their previously banned language. Middle East Eye. lihat https://www.middleeasteye.net/features/amazigh-libya-revive-their-previously-banned-language

Africanews. (2023, March 29). Libyans take steps to revive a native language. lihat https://www.africanews.com/2023/03/29/libyans-take-steps-to-revive-a-native-language/

Baldinetti, A. (2018). Languages in Libya: building blocks of national identity and soft power tools. The Journal of North African Studies, 23(3), 418–439. https://doi.org/10.1080/13629387.2017.1391947

Published

August 16, 2025

Details about this monograph

Physical Dimensions