SALAM LINTAS AGAMA DALAM KONTEKS KE-INDONESIAAN

Authors

Sakiah, M. Ag
Dr. Ahmad Syukron, MA

Keywords:

Salam Lintas Agama, Tafsir Al-Mishbah, Quraish Shihab, Buya Hamka, Toleransi Beragama

Synopsis

Indonesia, sebagai negara dengan keragaman agama dan kepercayaan yang luar biasa, telah menjadi contoh bagi dunia dalam hal toleransi dan kerukunan antarumat beragama. Dalam konteks ke-Indonesiaan, salam lintas agama menjadi sangat penting sebagai simbol kesatuan dan kesepakatan dalam perbedaan.
Buku "Salam Lintas Agama dalam Konteks Ke-Indonesiaan" ini bertujuan untuk mengeksplorasi bagaimana konsep salam lintas agama dipahami dan diimplementasikan dalam konteks ke-Indonesiaan. Dengan memahami bagaimana berbagai agama dan kepercayaan hidup berdampingan dan berinteraksi, kita dapat meningkatkan kesadaran akan pentingnya salam lintas agama dalam membangun kerukunan dan kesatuan bangsa.
Dalam buku ini, kita akan membahas berbagai aspek salam lintas agama dalam konteks ke-Indonesiaan, termasuk peran agama dan kepercayaan dalam membangun kerukunan, sejarah, serta contoh-contoh praktik baik salam lintas agama di Indonesia. Dengan memahami dan mengamalkan konsep salam lintas agama, kita dapat memperkuat kesatuan dan kesepakatan bangsa Indonesia dalam bingkai Bhineka Tunggal Ika.

References

A. Rasyid. (2024, Juni 3). Salam Lintas Agama. Mimbar Umum.

Abd. Al-Baqi, M. F. (1945). Al-Mu'jam Al-Mufahras Li Alfāẓ Al-Qur'ān Al-Karīm. Mesir: Dar Al-Hadist.

Abdul Hayy Al-Farmawy. (2002). Metode Tafsir Dan Cara Penerapannya. Bandung: Pustaka Setia.

Abdul Mu’in Salim. (2005). Metodologi Ilmu Tafsir. Yogyakarta: Teras.

Abdul Rahman Bin Nashir Al-Sa’di. (2002). Taysīr Al-Karīm Al-Rahmān Fī Tafsīr Kalām Al-Mannān (2nd Ed.). Riyadh: Darussalam.

Abdurrauf Bin ‘Ali As-Singkili. (1963). Tafsir Tarjumanul Mustafid, Bagian Pertama.

Abu ‘Abdullah Ahmad Bin Muhammad Ibn Hanbal. (N.D.). Musnad Ahmad Ibn Hanbal Wa Bihamīsuhū Muntakhab Kanz Al-‘Ummah Fī Sunan Al-Aḥwāl Wa Al-Af’āl (Juz VI). Beirut: Dār Al-Fikr.

Abu ‘Abdullah Muhammad Bin Ismail Al-Bukhāri. (2007). Ṣahīḥ Al-Bukhāri. Libanon: Dār Al-Kutub Al-‘Ilmiyyah.

Abu ‘Isa Muhammad Bin ‘Isa Al-Tirmidzi. (1996). Al-Jāmiʻ Al-Kabīr (Basyyar ‘Awwad Ma‘Rūf, Ed.). Beirut: Dār Al-Gharb Al-Islāmī.

Abu Al-Husain Muslim Bin Al-Ḥajjāj Al-Qushairi Al-Naisaburi. (N.D.). Al-Jāmi‘ Al-Ṣaḥīḥ.

Abu Al-Maluf. (2000). Munjid Fi Al-Lughah. Beirut: Dar Al-Qalam.

Abu Yusuf Ya‘Qub Ibrahim. (N.D.). Kitāb Al-Kharāj.

Adhari, I. Z., Et Al. (2021). Struktur Konseptual Ushul Fiqh. Bandung: Penerbit Widina.

Adian Husaini. (2015). Kerukunan Beragama Dan Kontroversi Penggunaan Kata “Allah” Dalam Agama Kristen. Jakarta: Gema Insani.

Agus Sholahudin Shidiq & Farida Isroani. (2023). Moderasi Beragama Lintas Agama Dalam Perspektif Hukum Islam. Aladalah: Jurnal Politik, Sosial, Hukum Dan Humaniora, 1(4), 281–288. Https://Doi.Org/10.59246/Aladalah.V1i4.721

Ahmad Mustafa Al-Maraghi. (N.D.). Tafsīr Al-Maraghi. Beirut: Dār Al-Fikr.

Ahmad Warson Munawwir & Muhammad Fairuz. (2007). Al-Munawwir Kamus Indonesia-Arab. Surabaya: Pustaka Progressif.

Ahmad Warson Munawwir. (1997). Al-Munawwir Kamus Arab-Indonesia. Surabaya: Pustaka Progressif.

Published

August 27, 2025

Details about this monograph

Physical Dimensions