Media, Demokrasi, dan Identitas: Dinamika Opini Publik di Era Digital
Keywords:
media, sosial, digital, teknologi, dinamika, demokrasi, masyarakatSynopsis
Di era digital saat ini, media telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan masyarakat. Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi telah mengubah cara orang mengakses informasi, berinteraksi, dan membentuk opini. Dalam konteks demokrasi, media memainkan peran penting dalam membentuk opini publik dan mempengaruhi proses politik. Namun, di sisi lain, dinamika media digital juga telah membawa tantangan baru dalam memahami identitas dan ekspresi diri.
Buku ini hadir sebagai upaya untuk memahami interaksi kompleks antara media, demokrasi, dan identitas di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital. Era digital telah mengubah cara kita mengonsumsi informasi, berinteraksi, dan membentuk persepsi, sehingga menimbulkan dinamika baru dalam opini publik. Buku ini mengulas berbagai fenomena aktual, mulai dari tantangan demokratisasi di negara-negara dengan mayoritas muslim, hingga pengaruh media sosial terhadap persepsi dan perilaku masyarakat masa kini.
References
Buku
Goffman, E. (1974). Frame Analysis: An Essay on the Organization of Experience. Harper & Row.
Kusumastuti, A., & Khoiron, A. M. (2019). Metode penelitian kualitatif. Lembaga Pendidikan Sukarno Pressindo (LPSP).
Lubis, S., (2007), Teori-teori Komunikasi (sebuah konsepsi, Analisa dan Aplikasi) Medan.
Littlejohn, S.W. dan Karen A.F., (2009), oleh Mohammad Yusuf Hamdan, Theories of Human Communications, 9 th ed Teori Komunikasi. Jakarta: Salernba Humanika.
Mawarti, S. (2018). Fenomena Hate Speech Dampak Ujaran Kebencian. TOLERANSI: Media Ilmiah Komunikasi Umat Beragama, 10(1), 83-95.
McCombs, M., & Shaw, D. L. (1972). "The Agenda-Setting Function of Mass Media." Public Opinion Quarterly, 36(2), 176-187.
Supiyandi, S., Khodijah, S., Sitha, N. S. U., Sembiring, Y., & Fauzan, N. R. (2024). Tinjauan Dampak Negatif Fenomena Kebencian di Media Sosial di Indonesia. Senashtek 2024, 2(1), 77-80.
Stanley J.B., dan K. Dennis D., (2007), Teori Komunikasi Massa (terj) Jakarta: Salemba Humanika.
Jurnal
Enterprise, J. (2021). Instagram untuk Bisnis, Hobi, dan Desain Grafis. Elex Media Komputindo.
Erizal, E., Irawan, B., & Setianingsih, C. (2019, July). Hate speech detection in Indonesian language on instagram comment section using maximum entropy classification method. In 2019 International Conference on Information and Communications Technology (ICOIACT) (pp. 533-538). IEEE.
Fitriananda, N. E., Nisa, D. C., Naufal, A., & Nisa, P. K. (2024). Strategi Pemasaran Dakwah Digital Dengan Menganalisis Kinerja Iklan Dalam Kampanye Sosial Dan Komersial (Studi Deskriptif Pada Akun@ Ayah_Amanah). Jurnal Ekonomi dan Bisnis Digital, 1(4), 846-851.
Gitakarma & Tjahyanti (2012). "Menjelajahi Pembelajaran Efektif: Mengupas Pendekatan Pembelajaran Konstruktivisme."
Ghaffari, S. (2023). Discourses of celebrities on Instagram: digital femininity, self-representation and hate speech. In Social Media Critical Discourse Studies (pp. 43-60). Routledge.
Ganet Dirgantoro & Nani Nurani Muksin (2020). Peran Agenda Setting dalam Mendongkrak Pengunjung Antara News. Jurnal Ilmu Komunikasi.
Heriyanto, (2018) Thematic Analysis sebagai Metode Menganalisa Data untuk Penelitian Kualitatif, Vol. 2(3)
Helianthusonfri, J. (2020). Instagram Marketing Untuk Pemula. Elex Media Komputindo.
Kusumastuti, A., & Khoiron, A. M. (2019). Metode penelitian kualitatif. Lembaga Pendidikan Sukarno Pressindo (LPSP).
Miranda, S. L. (2023). Analyzing hate speech against women on Instagram. Open Information Science, 7(1), 20220161.
Nanda Cahaya Febriana (2014). Efek Agenda Setting Media tentang Isu Pemilu Legislatif 2014 di Surat Kabar Kompas dan Program Berita TV Liputan 6 Siang SCTV terhadap Mahasiswa/i KPI UIN Jakarta. UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.
Nabila Astari (2021). Sosial Media Sebagai Media Baru Pendukung Media Massa untuk Komunikasi Politik dalam Pengaplikasian Teori Agenda Setting. Jurnal Teknologi dan Informasi Bisnis.
Putri, E., & Rahayu, U. S. (2024). Ujaran Kebencian Melalui Komentar Instagram Sebagai Kekerasan Politik. Jurnal ISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, 21(1), 45-65.
Putra, I. G. M., & Nurjanah, D. (2020, October). Hate speech detection in Indonesian language instagram. In 2020 International Conference on Advanced Computer Science and Information Systems (ICACSIS) (pp. 413-420). IEEE.
Rizkiyah, A. Z., Fahmi, M. I., Rajabi, J. A., & Nisa, P. K. (2024). Peniruan Trend Korea Pada Gen Z. Jurnal Ilmu Sosial, Humaniora dan Seni, 2(3), 353-362.
Ramza, A. R. (2022). Ekologi media Galuhnews TV dalam mempertahankan eksistensinya pada era digital (Doctoral dissertation, UIN Sunan Gunung Djati Bandung).
Syaharani, A., Gufron, M., Nurhikmah, S. S., Matahari, T. P., & Nisa, P. K. (2024). Peran Instagram dalam Kampanye Presiden Indonesia Tahun 2024. Jurnal Ilmu Komunikasi Dan Sosial Politik, 1(4), 597-604.
Sulastri, A. N., & Khoirotunnisa, P. (2023). Personal Branding Anies Baswedan dalam Membangun Citra pada Pilpres 2024 di Instagram. JPW (Jurnal Politik Walisongo), 5(1), 73-84.
Syarif, E. (2019). Pengaruh media sosial terhadap sikap dan pendapat pemuda mengenai ujaran kebencian. Jurnal Common, 3(2), 120-141.
Subyantoro, S., & Apriyanto, S. (2020). Impoliteness in Indonesian language hate speech on social media contained in the Instagram account. Journal of Advances in Linguistics, 11(2), 36-46.
Ukarana, C. I., Suharbillah, M., & Nisa, P. K. (2024). Respons terhadap Komunitas AnieSpace sebagai Bentuk Ruang Publik Baru. MUKASI: Jurnal Ilmu Komunikasi, 3(2), 165-178.
Wiana, D. (2019). Analysis of the use of the hate speech in social media In the case of presidential election in 2019. Journal of Applied Studies in Language, 3(2), 158-167.
Paranginangin, Pulung, dkk. (2022). Edukasi Penghindaran Tindakan Bullying Dan Hate Speech Terhadap Murid Sma Harapan Utama. 4(1).
Efendi, Erwan, dkk. (2023). Teori Agenda Setting. Jurnal Pendidikan Tambusai, 7(1).
Wawancara
Rafid Mauludi, Wawancara Pribadi Kelompok 10 Pada 28 Oktober 2024, Pukul 11.00 WIB.
Budi, Wawancara Pribadi Kelompok 10 Pada 28 Oktober 2024, Pukul 11.00 WIB.
Website
Isnanto, Bayu Ardi. (2023). Kenapa Twitter Jadi X? Ini Penjelasan dan Perubahan Fiturnya, Detik, 10 Agustus 2023. https://inet.detik.com/cyberlife/d-6869515/kenapa-twitter-jadi-x-ini-penjelasan-dan-perubahan-fiturnya.
Putri, Virgina Maulita. (2022). Twitter Tiba-Tiba Matikan Fitur Moments, Apa Alasannya?, Detikinet, 10 Desember 2022. https://inet.detik.com/mobile-apps/d-6453140/twitter-tiba-tiba-matikan-fitur-moments-apa-alasannya.
Az Zahra, Yasmina Shofa. (2023). 21 Maret 2006: Cuitan Pertama Twitter Diunggah Oleh Jack Dorsey, Apa Alasannya?, Liputan6, 21 Maret 2023. https://www.liputan6.com/global/read/5236217/21-maret-2006-cuitan-pertama-twitter-diunggah-oleh-jack-dorsey-apa-isinya.
Hendriyanti, Mustika Rani. (2023). X Alias Twitter Dinilai Gagal Cegah Ujaran Kebencian Hingga Islamofobia, Liputan6, 16 November 2023. https://www.liputan6.com/tekno/read/5454385/x-alias-twitter-dinilai-gagal-cegah-ujaran-kebencian-hingga-islamofobia.
(2022). Mengenal Analisis Tematik: Apa Itu Dan Bagaimana Melakukannya, LP2M, 03 Agustus 2023. https://lp2m.uma.ac.id/2022/08/03/mengenal-analisis-tematik-apa-itu-dan-bagaimana-melakukannya.
Published
Categories
License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.





