Upaya Indonesia Menjadi Pusat Poros Maritim Dunia

Authors

Eska Dwipayana

Keywords:

upaya, Indonesia, poros, maritim, ekonomi, dunia, eropa

Synopsis

Indonesia, sebagai negara kepulauan terbesar di dunia, memiliki potensi besar untuk menjadi pusat poros maritim dunia. Dengan lebih dari 17.000 pulau dan garis pantai sepanjang lebih dari 54.000 kilometer, Indonesia memiliki kekayaan alam laut yang melimpah dan strategis. Namun, untuk mencapai visi ini, Indonesia perlu melakukan upaya yang signifikan dalam membangun infrastruktur maritim, meningkatkan kapasitas industri maritim, dan mengelola sumber daya laut yang berkelanjutan.

Buku ini akan membahas tentang upaya Indonesia untuk menjadi pusat poros maritim dunia, termasuk kebijakan dan program yang telah dilakukan, tantangan yang dihadapi, dan peluang yang ada. Buku ini juga akan membahas bagaimana Indonesia dapat meningkatkan kemampuan maritimnya dan menjadi pusat poros maritim dunia yang kuat dan berdaulat.

References

Andriessa, R. (2022). Maritime Transport: The Backbone of International Trade Activities. Pusat Studi Perdagangan Dunia Universitas Gadjah Mada. https://cwts.ugm.ac.id/en/2022/04/18/maritime-transport-the-backbone-of-international-trade-activities/

Anna, Z. (2020). 75 tahun merdeka, Indonesia masih punya banyak potensi kembangkan sektor kelautan dan perikanan. The Conversation. https://theconversation.com/75-tahun-merdeka-indonesia-masih-punya-banyak-potensi-kembangkan-sektor-kelautan-dan-perikanan-143188

Aprilianti, P. (2017). Potensi Penambangan Bawah Laut di Indonesia. National Oceanographic. http://www.national-oceanographic.com/article/potensi-penambangan-bawah-laut-di-indonesia

Astuti, W. R. D., & Fathun, L. M. (2020). Diplomasi Ekonomi Indonesia di dalam Rezim Ekonomi G20 pada Masa Pemerintahan Joko Widodo. Intermestic: Journal of International Studies, 5(1), 47. https://doi.org/10.24198/intermestic.v5n1.4

Bergin, A., Brewster, D., & Bachhawat, A. (2019). Islands And Maritime Security. In Ocean horizons (Strengthening Maritime Security in Indo-Pacific Island States). Australian Strategic Policy Institute. http://www.jstor.org/stable/resrep23122.4

Blaik-Hourani, R. (2011). Constructivism and Revitalizing Social Studies. The History Teacher, 44(2), 227–249. http://www.jstor.org/stable/25799419

Borriello, A., Santos, A. C., Ghiani, M., Guillén, J., Baptista, A. P., Pattumelli, G., Alonso, M. P., & Quatrini, S. (2023). The EU Blue Economy Report. European Commission. https://doi.org/10.2771/7151

Bueger, C. (2015). What is maritime security? Marine Policy, 53, 159–164. https://doi.org/10.1016/j.marpol.2014.12.005

Butcher, J. G., & Elson, R. E. (2017). Sovereignty and the Sea: How Indonesia Became an Archipelagic State. NUS Press, National University of Singapore. https://books.google.co.id/books?id=ZczWDgAAQBAJ

Canyon, D., & McMullin, J. (2020). Maritime Domain Awareness And Maritime Fusion Centers. Daniel K. Inouye Asia-Pacific Center for Security Studies. http://www.jstor.org/stable/resrep26735

Cribb, R. B., & Ford, M. (2009). Indonesia beyond the Water’s Edge: Managing an Archipelagic State. Institute of Southeast Asian Studies. https://books.google.co.id/books?id=fqjvDwAAQBAJ

Data, P., & Tempo, A. (2020). Perjuangan Indonesia Mempertahankan Laut Teritorial 12 Mil Melalui Konvensi Internasional. Tempo Publishing. https://books.google.co.id/books?id=jgRTEAAAQBAJ

Dewi, B. K. (2021). Kesehatan Laut dalam Konsep Pembangunan Berkelanjutan. Kompas. https://www.kompas.com/sains/read/2021/10/31/203000123/kesehatan-laut-dalam-konsep-pembangunan-berkelanjutan?page=all#google_vignette

Djajaatmadja, B. I. (2005). Harmonisasi Hukum Pengelolaan Sumber Daya Kelautan Dalam Kerangka Desentralisasi. Kementerian Hukum dan HAM.

Draper, J. A. (1977). Number 1 Article 15 1977 Recommended Citation Recommended Citation Jack A. Draper, The Indonesian Archipelagic State Doctrine and Law of the Sea: Territorial Grab or Justifiable Necessity. International Lawyer, 11(1). https://scholar.smu.edu/til/vol11/iss1/15http://digitalrepository.smu.edu.

Gopal, P., & Alverdian, I. (2021). Maritime Security Cooperation Between India and Indonesia: Imperatives, Status and Prospects. India Quarterly, 77(2), 269–288. https://doi.org/10.1177/09749284211005009

Harruma, I. (2022). Illegal Fishing: Pengertian, Bentuk dan Aturan Hukumnya. Kompas. https://amp.kompas.com/nasional/read/2022/05/18/00300051/illegal-fishing-pengertian-bentuk-dan-aturan-hukumnya

Humas. (2019). Indonesia Layak Jadi Negara Poros Maritim Dunia. Sekretariat Kabinet Republik Indoenesia. https://setkab.go.id/indonesia-layak-jadi-negara-poros-maritim-dunia/

Joesoef, D. (2014). Studi strategi logika ketahanan dan pembangunan nasional. Kompas.

Junef, M. (2019). Implementasi Poros Maritim dalam Prespektif Kebijakan. Jurnal Penelitian Hukum De Jure, 19(3), 303. https://doi.org/10.30641/dejure.2019.v19.303-322

Kasmi, M., A, A., Hatta, M., Nur, M., Risakotta, T. K., Gunawan, B., Adli, A., Alfaris, L., Sari, M., & others. (2023). Pengelolaan Pesisir Terpadu. Global Eksekutif Teknologi. https://books.google.co.id/books?id=nFPJEAAAQBAJ

Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi. (2020). Pedoman Pengukuran Indeks Kesehatan Laut Indonesia (IKLI).

Klein, N. (2012). Maritime Security and the Law of the Sea. OUP Oxford. https://books.google.co.id/books?id=w_22h0fVvUoC

Kurrer, C., & Lipcaneanu, N. (2023). Environment policy: general principles and basic framework. European Parliament. https://www.europarl.europa.eu/factsheets/en/sheet/71/environment-policy-general-principles-and-basic-framework

Lemhanas. (2017). Optimalisasi Pembangunan Konektivitas Antar Pulau. Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia. https://www.lemhannas.go.id/index.php/berita/berita-utama/283-lemhannas-ri-diskusikan-optimalisasi-pembangunan-konektivitas-antar-pulau

Lundry, C. (2018). Assessing Indonesia’s Foreign Policy under Jokowi. Asia Policy, 13(4), 30–35. https://www.jstor.org/stable/26533123

Mubarak, A., Fadli, A., & Marniati, A. (2021). Optimalisasi Kualitas Pelayanan Transportasi Pelayaran Rakyat Rute Baubau-Siompu. Jurnal Transportasi, 21(3), 187–198.

Navy Rear Admiral TNI Dr. Suhirwan, S.T.M.M.T.C.C. P, K. W. A., & Capt Navy Dr. Lukman Yudho Prakoso, S. I. P. M. A. P. (2020). Archipelago state strategic ocean tracker. Nas Media Pustaka. https://books.google.co.id/books?id=pjsLEAAAQBAJ

Nurhidayat. (2022). Peta Laut : Petunjuk Eksplorasi Bumi Maritim Indonesia. Pandiva Buku. https://books.google.co.id/books?id=0LyiEAAAQBAJ

Pattimura. (2023). Dari Pelaksanaan ASAIHL 2023 di Jepang, Unpatti Paparkan Ekonomi Biru Untuk Pulau Kecil Dengan Model “BESISDGs atau Muspida SDGs. Universitas Pattimura. https://unpatti.ac.id/2023/06/26/dari-pelaksanaan-asaihl-2023-di-jepang-unpatti-paparkan-ekonomi-biru-untuk-pulau-kecil-dengan-model-besisdgs-atau-muspida-sdgs/

Polanunu, A. B. D., & Kusumaningrum, D. N. (2022). Indonesia Sebagai Middle Power: Strategi Niche Diplomacy dalam Manifestasi Pembangunan Kelautan Berkelanjutan Berbasis Blue Economy. Padjadjaran Journal of International Relations, 4(2), 146. https://doi.org/10.24198/padjir.v4i2.36645

Rasheva. (2023). Prof Rokhmin: Indonesia dan Jepang Bisa jadi Role Model Pembangunan Ekonomi Biru. Monitor. https://monitor.co.id/2023/01/13/prof-rokhmin-indonesia-dan-jepang-bisa-jadi-role-model-pembangunan-ekonomi-biru/

Rizal, A., & Sahidin, A. (2017). Memahami Konektivitas Antar Pulau sebagai Tulang Punggung Poros Maritim. Maritime News. https://maritimnews.com/2017/11/memahami-konektivitas-antar-pulau-sebagai-tulang-punggung-poros-maritim/

Salim, W., & Negara, S. D. (2018). Infrastructure Development under the Jokowi Administration. Journal of Southeast Asian Economies, 35(3), 386–401. https://www.jstor.org/stable/26545320

Santoso, Y. W., Azzahra, F. S., & Toreh, E. N. (2020). Indonesia’s Path Toward Middlepowership. Airlangga University Press. https://books.google.co.id/books?id=bGvIDwAAQBAJ

Satria, A. (2015). Politik Kelautan dan Perikanan. Yayasan Pustaka Obor Indonesia. https://books.google.co.id/books?id=JSTiCwAAQBAJ

Sekretariat Kabinet Republik Indonesia. (2017). Dokumen Nasional Kebijakan Kelautan Indonesia.

Setiawan, V. N. (2023). Bukan Cuma Nikel, Ini Penyebab Uni Eropa Jengkel dengan RI. CNBC Indonesia. https://www.cnbcindonesia.com/news/20230222113701-4-415959/bukan-cuma-nikel-ini-penyebab-uni-eropa-jengkel-dengan-ri

Stoop, D. De. (2019). An Outline of International Law. Australian Self Publishing Group/ Inspiring Publishers. https://books.google.co.id/books?id=FcifDwAAQBAJ

Sukma, R. (2014). Gagasan Poros Maritim. Kompas. https://money.kompas.com/read/2014/08/21/080000726/Gagasan.Poros.Maritim?page=all

Taylor, S. J., Bogdan, R., & DeVault, M. (2015). Introduction to Qualitative Research Methods: A Guidebook and Resource. Wiley. https://books.google.co.id/books?id=jauBCgAAQBAJ

Till, G. (2018). Seapower: A Guide for the Twenty-First Century. Taylor & Francis. https://books.google.co.id/books?id=jSZhDwAAQBAJ

Trihartono, A. (2019). Sailing In Waves: Indonesia Menuju Negara Maritim. Pandiva Buku. https://books.google.co.id/books?id=JRnIDwAAQBAJ

Weryenti, D., & Tarigan, V. C. E. (2018). Hukum Laut Publik Internasional dan Nasional Indonesia. Penerbit NEM. https://books.google.co.id/books?id=ukmtEAAAQBAJ

Winarno, B. (2013). Etika Pembangunan. Media Pressindo. https://books.google.co.id/books?id=QDi4EAAAQBAJ

Yusgiantoro, P. (2014). Ekonomi Pertahanan : Teori & Praktik. Gramedia Pustaka Utama.

Downloads

Published

April 20, 2025

Details about this monograph

Physical Dimensions