Pengantar Sosiologi Agama

Authors

Sarkowi Sarkowi

Keywords:

ilmu, sosiologi, Agama, Islam, pendidikan, pembelajaran

Synopsis

Sosiologi Agama merupakan cabang dari ilmu sosiologi, yang mempelajari peran dan fungsi dari suatu agama dalam masyarakat. Ilmu Sosiologi dibangun berdasarkan teori empirisme, makanya ia hanya menatap dan memahami agama yang memiliki aspek dimensi supraempirisme dari sisi empirisme. Ia hanya terus berikhtiar untuk mengukur, memahami dan menjabarkan agama secara manifest dan latennya, bagaimana pengaruhnya pada individu dan masyarakat beragama, bagaimana peranan dan fungsinya, dan bagaimana ia mengambil dan melaksanakan peranan dan fungsinya.

Buku ini dihadirkan di tangan pembaca dengan sajian bentuk pengantar, namun dipenuhi muatan teori dan fakta empiris. Dalam buku ini terdapat berbagai pandangan, gagasan, perspektif dan bagunan konseptual yang menggambarkan lapangan materi yang menyangkut masalah-masalah dalam bidang sosiologi agama. Disamping membahas berbagai bentuk elementer dari agama, juga menggali berbagai perdebatan dalam pengetahuan keagamaan dari perspektif sosial dalam isu agama dan masyarakat. 

References

Abd, G. M. Hubungan Agama Dan Budaya: Tinjauan sosiokultural. Jurnal Tawshiyah, 14.

Abd.Aziz (2009). Kebudayaan dan Ilmu Pengetahuan di Indonesia, EPISTEME Jurnal Pengembangan Ilmu Keislaman Kebudayaan 44 (1),h. 92

Abdi Rahmat dan Rosita Adiani, Pengantar Sosiologi Agama, (Jakarta: Lembaga Pengembangan Pendidikan Universitas Negeri Jakarta, 2015) h. 60

Abdillah, S. A. H., & Devi, A. D. (2020). Pendidikan Islam Dalam Perspektif Pendekatan Sosiologi. Al-Azkiya: Jurnal Ilmiah Pendidikan MI/SD, 5(2), 143-149.

Abdillah, S. A. H., & Devi, A. D. (2020). Pendidikan Islam Dalam Perspektif Pendekatan Sosiologi. Al-Azkiya: Jurnal Ilmiah Pendidikan MI/SD, 5(2), 143-149

Abdul Aziz, Esai-esai Sosiologi Agama, (Jakarta: Diva Pustaka, 2006), h. 1

Abdullah Idi. Sosiologi Pendidikan Individu, Masyarakat, dan Pendidikan, (Jakarta: PT Rajagrafindo Persada. 2011), h. 181

Abdurrahman Wahid, Islamku Islam Anda Islam Kita: Agama Masyarakat Demokrasi (Jakarta: The Wahid Institute, 2006), h. 9.

Adibah, I. Z. (2017). Pendekatan Sosiologis Dalam Studi Islam. INSPIRASI (Jurnal Kajian dan Penelitian Pendidikan Islam), 1(1), 1-20.

Agus Machfud Fauzi, Sosiologi Agama, (Surabaya: Program Studi Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Surabaya, 2017), h. 9

Agus Machfud Fauzi. Sosiologi Agama. (Surabaya: Unesa Press. 2017), h. 30

Agus Sudarsono, Pengantar Sosiologi, (Yogyakarta: Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Yogyakarta, 2016), h. 6

Agustina Damanik, (2021). Pembentukan Teori Sosiologi Politik Oleh Ibnu Khaldun, Jurnal el-Qanuny: Jurnal Ilmu-Ilmu Kesyariahan dan Pranata Sosial. 2021. DOI: https://doi.org/10.24952/el-qanuny.v7i1.3831

Ahmad Amin, Al Akhlak, Etika (Ilmu Akhlak), (Cet. VII; Jakarta: Bulan Bintang, 1995), h. 3

Al Humaidy, M. A. (2007). Analisis Stratifikasi Sosial Sebagai Sumber Konflik Antar Etnik di Kalimantan Barat. KARSA Journal of Social and Islamic Culture, 180-185.

Alex Inkeles, “The Modernization of Man,” in Modernization. The Dynamics of Growth, 1966.

Ali Maksum. Sosiologi Pendidikan (Buku Perkuliahan Program S-1).Surabaya: UIN Sunan Ampel Surabaya. h. 106

Ali, F., Zuhdi, M., & Mudzakir. (2015). Peran Agama Dalam Perubahan Sosial Masyarakat. Hikmah, 2(1), 23–39. https://doi.org/10.37274/rais.v8i1.930

Alo Liliweri, Prasangka dan Konflik: Komunikasi Lintas Budaya Masyarakat Multikultur, (Yogyakarta: LkiS, 2005), h. 250

Anthony Giddens dkk., Sosiologi Sejarah dan Berbagai Pemikirannya, Terj. Ninik Rochani Sjams, (Yogyakarta: KreasiWacana, 2004), hal. xii

Anwar, S. T., Manuputty, C. J., & Wahyuni, W. (2019). Religiositas Agama-Agama Di Indonesia. Sosioreligius: Jurnal Ilmiah Sosiologi Agama, 4(2).

Apip Sohibul Fajori, Budaya dan Institusi Sosial, diakses dari internet http:// faroji 83.wordpress.com/2008/06/10/etnometodology/

Arfa, Faisar, dkk, Metode Studi Islam: Jalan Tengah Memahami Islam (Jakarta: PT Raja Grafindo Persada, 2015), h. 157

Arif, M., & Darwati, Y. (2018). Interaksi Agama dan Budaya. Interaksi Agama dan Budaya, 7, 60.

Arifin, L. M. S. (2020). Filsafat Positivisme Aguste Comte Dan Relevansinya Dengan Ilmu-Ilmu Keislaman. Interaktif: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial, 12(2), 127-144.

Arvind Sharma, "Hinduism", dalam Encarta Encyclopedia 2004, Microsoft Corporation

Ary H. Gunawan, Sosiologi Pendidikan Suatu Analisis Sosiologi Tentang Pelbagai Problem Pendidikan (cet. I; Jakarta: Rineka Cipta, 2000), h. 23.

Astrid Susanto, Pengantar Sosiologi dan Perubahan Sosial (Bandung : Bina Cipta, 1977) h.16

Awalludin Awalludin dan Samsul Aman. “Stratifikasi Sosial dalam Novel Pabrik Karya Putu Wijaya”. Silampari Bisa: Jurnal Penelitian Pendidikan Bahasa Indonesia, Daerah, dan Asing. Vol. 2. No. 1. 2019. pp. 15-28. https://doi.org/10.31540/silamparibisa.v2i1.276

Bernard Raho SVD, Agama Dalam Perspektif Sosiologis, (Jalarta: Penerbit Obor, Cet. I, 2003, h. 2

Binti Maunah. “Stratifikasi Sosial dan Perjuangan Kelas dalam Perspektif Sosiologi Pendidikan”. Ta’allum: Jurnal Pendidikan Islam, Vol. 3. No. 1. 2015. pp. 19-38. https://doi.org/10.21274/taalum.2015.3.1.19-38

Boby Rahman dan Ega Selviyanti, “Studi Literatur : Peran Stratifikasi Sosial Masyarakat Dalam Pembentukan Pola Permukiman,” Jurnal Planologi 15, no. 2 (14 Oktober 2018): 195–215, https://doi.org/10.30659/jpsa.v15i2.3525.

Budiono.Sosiologi XI Untuk Kelas XI SMA dan MA.Jakarta: CV. Rizqi Mandiri, Pusat Pembukuan Departemen Pendidikan Nasional. 2009. Cet. Ke-2. Hal. 19-20

Burhanuddin Salam, Pengantar Filsafat (Cet. 3; Jakarta: Bumi Aksara, 1995), h. 176

Chabibi, M. (2019). Hukum Tiga Tahap Auguste Comte dan Kontribusinya terhadap Kajian Sosiologi Dakwah. NALAR: Jurnal Peradaban Dan Pemikiran Islam, 3(1), 14-26.

Chozin, A., & Prasetyo, T. A. (2021). Pendidikan Masyarakat Dan Stratifikasi Sosial Dalam Prespektif Islam. Mamba’ul’Ulum, 17(2), 1-12.

Christoper Bates Doob, dkk., Sociology: An Introduction, (New York: CBS College Publishing, 1985), h. 7.

Clifford Geertz, Kebudayaan dan Agama, (Yogyakarta: Kanisius, 1992), h. 13

Clifford Geerts, “Konflik dan Integrasi Agama dan Masyarakat di Mojokuto” dalam Taufik Abdullah (ed.), Sejarah dan Masyarakat, Lintasan Historis Islam di Indonesia, (Pustaka Firdaus, Jakarta, 1987), h.54

Clifford Geertz, The Interpretation of Culture (New York: Basic Book, 1973)

Clifford Geertz, The Interpretation of Culture: Selected Essays (New York: Basic Book, tth), p. 90

Clifford Geertz, The Religion of Java (London: The Free Press of Glencoe, 1960), terj.Aswab Mahasin, Abangan, Santri, Priyayi dalam masyarakat Jawa (Jakarta: PT Midas Surya Grafindo, 1981/1989), h.x

Connoly, Peter, ed. 2002. Aneka Pendekatan Studi Agama. Yogyakarta: LKiS

D. P. Johnson, Teori Sosiologi Klasik dan Modern (Jakarta: PT Gramedia, 1986)

D.Baird, Category Formation and the History of Religions (The Haque: Mouton, 1971), h.23.

Dadang Kahmad, Metode Penelitian Agama, (Bandung: Pustaka Setia, 2000), h. 47

Dadang Kahmad, Sosiologi Agama, (Bandung: PT.Remaja Rosdakarya, Cet.V, 2009), h. 14

Dadang Kahmad, Sosiologi Agama,Bandung: PT.Remaja Rosdakarya, Cet.V, 2009, h. 53.

Daniel C. Maguire, The Moral Core of Judaism and Christianity. Reclaiming the Revolution , (Minneapolis: Fortress Press, 1993), h. 22

Daniel L. Pals, Seven Theories Of Religion, (Yogyakarta: Qalam, 2001), h. 35

Daniel Pals: Nine Theories of Religion. 3rd ed., (New York and Oxford: Oxford University Press, 2015,)

Darmawansyah,dkk : Ilmu Sosial Dasar (Surabaya : Usaha Nasiona,1986l) h. 151

Diah R.D. Hastuti, dkk., Ringkasan Kumpulan Mazhab Teori Sosial, (Makassar: CV Nur Lina, 2018), h. 20

Dillon, Michele. 2003. “The Sociology of Religion in Late Modernity”, In Michele Dillon (ed.). Hand Book of the Sociology of Religion. Cambridge : Cambridge University of Press, h. 37

Djam’annuri, Studi Agama-agama : Sejarah dan Pemikiran, (Yogyakarta: Rihlah Pustaka,2003), h. 35

Djuretna A. Imam Muhni, Moral & Religi. Menurut Emile Durkheim & Henri Bergson, (Yogyakarta: Penerbit Kanisius, 1994), hlm. 80-81

Dormort Moran, Introduction To Phenomenology (New York, The Westminster Press, 2012), h 34.

E. Durkheim, The Elementary Forms of the Religious. Translated by Joseph Ward Swain (London:George Allen & Unwin Ltd., 1954),h. 80

Eliabeth K. Nottingham, Agama dan Masyarakat: suatu Pengantar Sosiologi Agama, (Jakarta:Rajawali Press. , 1992), h. 164

Em Zul Fajri dan Ratu Aprilia Senja, Kamus Lengkap Bahasa Indonesia (tk: Aneka Ilmu, tt), h. 587

Emile Drukheim, The Elementary Forms of Religious Life, (New York: The Free Press, 1966) h. 62

Endang Saifuddin Anshari. Pokok-pokok Pikiran Tentang Islam.cet. 1 9(Bandung: C.V. Pelajar. 1996). h. 46

F. Obon, Agama Flores, Politik Flores - Dinamika Kehidupan Agama dan Politik di Flores. (Ende : Nusa Indah, 2012), h. 289

Fahim. Thabara, Sosiologi Agama: Konsep, Metode Riset, dan Konflik Sosial. (Malang: Madani, 2016), h. 55

Faisal Ismail, Paragdima Kebudayaan Islam Studi Kritis dan Refleksi Historis (Yogyakarta: Titian Ilahi Press, 1998), hlm. 43- 44.

Fansuri, Hamzah. 2014. Sosiologi Indonesia: Diskursus Kekuasaan dan Reproduksi Pengetahuan. Jakarta: LP3ES

Fisher, Simon, dkk, Mengelola Konflik: Ketrampilan & Strategi Untuk Bertindak. (The British Council. Jakarta, 2001)

Fitriyani, F. (2012). Islam dan kebudayaan. Al-Ulum, 12(1), 129-140.

Frans Magnis Suseno, dalam Misbah, Ajaran Etika Sosial di Padepokan Bumi Mataram Yogyakarta, (Yogyakarta: Fakultas Ushuluddin, Studi Agama dan Pemikiran Islam, Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga, 2010), h. 18

Gatot Soemartono, Arbitrase dan Mediasi di Indonesia, (Gramedia Pustaka Utama, Jakarta, 2006), h. 1-2.

Gavin Flood, Beyond Phenomenology: Rethinking The Study of Religion (London: Bloomsbury Academic, 2013), h. 78

George M. Marsden, Religion and American Culture (Florida, Orlando: Harcourt Brace Jovanovich, 1990), terj. B. Dicky Soetadi, Agama dan Budaya Amerika (Jakarta: Pustaka Sinar Harapan, 1996), h. 9

George P. Adams, “The Interpretation of Religion in Royce and Durkheim”, dalam The Philosophical Review, Vol. 25, No. 3, Mei 1916 (Duke University Press, on behalf of Philosophical Review), hlm. 300-301.

George Ritzer, Sosiologi Ilmu Pengetahuan Berparadigma Ganda, (Jakarta: Tiara Wacana, 1992), h. 19

Hans Wehr, .A Dictionary .of Modern Writen Arabic, ed. J. Milton Cowan (Wieshaclen Otto Harrassowitz, 1971), pp. 305-306

Harold Kerbo. “Social Stratification”. 21st Century Sociology: A Reference Handbook, Clifton D. Byrant & Dennis L. Peck (Ed.) SAGE Publications: Thousand Oaks. 2017. pp. 228-236

Harold Kerbo. “Social Stratification”. 21st Century Sociology: A Reference Handbook, Clifton D. Byrant & Dennis L. Peck (Ed.) SAGE Publications: Thousand Oaks. 2017. pp. 228-236.

Hartomo, Arnizun : Ilmu Sosial Dasar ( Jakarta : Bumi Aksara, 2001) h. 194

Hartono, D. (2020). Fenomena kesadaran bela negara di era digital dalam perspektif ketahanan nasional. Jurnal Lemhannas RI, 8(1), 14-33.

Harun Nasution, Islam ditinjau Dari Berbagai Aspeknya, (Jakarta: UI Press, 2018), h.13

Haryanto, S. (2015). Sosiologi Agama Dari Klasik Hingga Postmodern. Yogyakarta: Ar-Ruzz Media, 1). h. 56-57

Hasan, H. (2015). Hubungan Islam dan negara: Merespons wacana politik Islam kontemporer di Indonesia. Al-Ahkam, 1(25), 19-42.

Hendropuspito, D. Sosiologi Agama. Yogyakarta: Kanisius, 1984. h. 8

Hendropuspito, Sosiologi Agama, (Yogyakarta: Kanisius, 1983), Cetakan I, h. 8-9

Hendropuspito, Sosiologi Agama, (Yogyakarta: Kanisius, 1983), Cetakan I, h. 8-9

Hendropuspito, Sosiologi Agama, (Yogyakarta: Kanisius, 1983), Cetakan I, h. 14

Hendropuspito, Sosiologi Agama,... h. 10

Henslin, J.M. 2011. Sociology : A Down to Earth Approach. London : Pearson Education.

Hisyam, M. (2006). Agama Dan Konflik Sosial. Jurnal Masyarakat Dan Budaya, 8(2), 141-152.

Huda, A., Jannah, M., Pramita, C., & Siregar, R. W. (2024). Relevansi Sosiologi Agama Dalam Kemasyarakatan. At-Tadzkir: Jurnal Penelitian dan Ilmu Komunikasi, 1(1), 78-82.

I. B. Irawan, Teori-teori Sosial dalam Tiga Paradigma, (Jakarta: Kencana, 2012), h.101

Ihsan Ali-Fauzi, dkk., Laporan Penelitian Pola-pola Konflik Keagamaan di Indonesia (1990-2008) (Kerjasama Yayasan Wakaf Paramadina (YWP), Magister Perdamaian dan Resolusi Konflik, Universitas Gadjah Mada (MPRK-UGM), The Asia Foundation (TAF): 2009), h. 7.

Ilahi, R. P., Tanjung, F. Z., Hasibuan, I., & Burhanuddin, M. (2024). AGAMA SEBAGAI ALIENASI DALAM PEMIKIRAN KARL MARX: MEMANDANG AGAMA SEBAGAI PELARIAN DARI KRISIS EKONOMI. Al-Iqro', 1(1), 25-36.

Ilyas ba Yunus dan Farid Ahmad, Sosiologi Islam dan Masyarakat Kontemporer (Islamic sociologi: an Introduction), alih bahasa Hamid Basyaib, (Bandung : Mizan, 1988), h. 61

Ilyas Ba-yunus,Farid Ahmad, Islamic Sosiology: An Introduction, (Terj, Hamid Basyaib, Mizan Bandung, 1988), h.29

Imam Bonjol Jauhari, Sosiologi Untuk Perguruan Tinggi, (Jember: Stain Jember Press, 2014), h. 37

Irawan, D. (2022). Fungsi Dan Peran Agama Dalam Perubahan Sosial Individu, Masyarakat. Borneo: Journal of Islamic Studies, 2(2), 125-135.

Iryani, E. (2018). Akulturasi Agama terhadap Budaya Indonesia. Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi, 18(2), 389-400.

Irzum Farihah,. (2014) Agama Menurut Ibn Khaldun, Fikrah: Jurnal Ilmu Aqidah dan Studi Keagamaan. DOI: http://dx.doi.org/10.21043/fikrah.v2i1.554

Ismail dengan mengutip A S Hornby menyebutkan, ideologi adalah “a set of ideas that form the basis of an economic or political theory or that are held by a particular group or person”. Ismail, Islam dan Pancasila, h. 21.

Ismanto, K., & Mulia, R. A. (2021). Kebesaran Agama dalam Negara (Studi atas Pandangan Emile Durkheim). Journal of Islamic Studies and Humanities, 5(2), 154-167.

Jajachim Wach, Ilmu Perbandingan agama, (Jakarta : CV Rajawali, 1984), h. 187

Jalaludin Rahmat,Islam Alternatif, (Jakarta: Logos.2002), h. 38

Jalaludin. 2007. Psikologi Agama. Jakarta : Raja Grafindo Persada.

Jamhari, “Pemikiran Nurcholish Madjid Tentang Demokrasi Dan Negara Islam,” Jurnal Ilmu Agama 21, no. 1 (2020): 100–119

Juhaya S. Praja, Aliran-aliran Filsafat dan Etika, Ed. I (Cet. 2; Jakarta: Kencana, 2005), h. 59-60.

K. Bertens, Etika (Jakarta: Gramedia Pustaka Utama, 1994), h. 2

K. Dewi, "Pelapisan Sosial-Budaya Pesisir Kelurahan Mangkang Kulon, Semarang" Sabda: Jurnal Kajian Kebudayaan. Vol. 13. No. 1. pp. 34-43, 2018. https://doi.org/10.14710/sabda.13.1.34-43

Kaelan, Pendidikan Pancasila (Yogyakarta: Penerbit Paradigma, 2010), h. 126

Kamal, A. (2021). Diktat Sosiologi Agama.

Kamal, A. (2021). Diktat Sosiologi Agama. http://repository.uinsu.ac.id/11258/1/1.%20DIKTAT%20SOSIOLOGI%20AGAMA%20Aulia%20Kamal%20versi%20repository.pdf

Kamiruddin, “Fungsi Soisologis Agama (Studi Profan Dan Sakral Menurut Emile Durkheim),” Toleransi, 2011

Kamiruddin, Fungsi Sosiologis Agama,... h. 9

Kamiruddin, K. (2011). Fungsi Sosiologis Agama (Studi Profan dan Sakral Menurut Emile Durkheim). TOLERANSI: Media Ilmiah Komunikasi Umat Beragama, 3(2), 157-176.

Karl Marx & Friedrich Engels, The German Ideology, Including Thesis on Feuerbach, USA: Prometheus Books, 1998), h. 149

Kemal Ataman, Religion of Humanity Revisited, (Ilahiyat Fakultesi Din Sosyolojisi Anabilim Dali, Uludag Universitesi, 2001), h. 197-207

Kevin Nobel Kurniawan, Kisah Sosiologi: Pemikiran yang mengubah dunia dan relasi manusia. (Yayasan Pustaka Obor: Jakarta, .2020), h. 23

Koentjaraningrat, Pengantar Ilmu Antropologi, (Jakarta: PT Ranaka Cipta,1990) h. 180

Komaruddin Hidayat, Menafsirkan Kehendak Tuhan (Bandung: Mizan, 2003), h. 45

Kristeno, M. R., & Derung, T. N. (2024). Tinjauan Kritis Terhadap Konsep Agama Sebagai Institusi Sosial dalam Ide Moderasi di Indonesia. Danum Pambelum: Jurnal Teologi Dan Musik Gereja, 4(2), 76-88.

Kuntjaraningrat, Pengantar Antropologi (cet. II; Jakarta: Penerbit Universitas, 1964), h. 113

Kurniawan, M. A. (2023). Formulasi metode studi islam antara kritik dan tawaran. Jurnal Ilmiah AZZIQRI: Kajian Keislaman dan Kependidikan, 1(9), 23-30.

Kurniawan, M. A., & Saputra, H. Paradigma Konsep Islam Dalam Konteks Imanensi Dan Trasendensi

Laleno, F. F. (2017). Etika Global Guna Mengendalikan Kapitalisme Global. Logos, 14(2), 68-88.

Lalu Tambeh Wadi. “Perbedaan Stratifikasi Sosial (Gelar Kebangsawanan) Sebagai Penyebab Terjadinya Pencegahan PerkawinanPerspektif Hukum Islam. Al Ihkam: Jurnal Ahwal Al-Syakhshiyah. Vol. IX. No. 1. 2017. pp. 109. https://doi.org/10.20414/alihkam.v9i01.1156

Lauer, R. H. (2003). Pespective on Social Change, terj. Alimandan, Jakarta: Rineka Cipta.

lham B. Saenong, Hermeneutika Pembebasan, Metodologi Tafsir al-Quran Menurut Hassan Hanafi, kata pengantar M. Amin Abdullah,(Jakarta: Teraju, 2002), h. 150

Little, Daniel. 2012. “Analytical Sociology and the Rest of Sociology.” Sociologica 6 (1):1–47

Lorens Bagus, Kamus Filsafat (Cet. III; Jakarta: Gramedia, 2002), h. 217

Louis Coser, The Functions of Social Conflict (New York: Free Press, 1956).

Lumansik, M. E., & Riung, K. N. (2023). Agama di Tengah-tengah Pluralisme Agama (Suatu Telaah Kritis Sosiologi Agama). Jurnal Multidisiplin Ukita, 1(2), 59–67

Luthfi, A., & Khairullah, K. (2019). Agama Sebagai Tempat Pelarian Diri (?): Suatu Tinjauan Sosiologi Agama Perspektif Karl Marx. Bina'Al-Ummah, 14(1), 1-16.

M. Arif Khoiruddin, (2014) “Pendekatan Sosiologis Dalam Studi Islam”, Tribakti: Jurnal Pemikiran Keislaman. DOI: https://doi.org/10.33367/tribakti.v25i2.191

M. Din Syamsuddin, “Usaha Pencarian Konsep Negara dalam Sejarah Pemikiran Politik Islam“, dalam Abu Zahra (ed.), Politik Demi Tuhan: Nasionalisme Religius di Indonesia (Bandung: Pustaka Hidayah, 1999), h. 52

M. Yusuf Wibisono, Sosiologi Agama, (Bandung: Program Studi S2 Studi Agama- Agama UIN Sunan Gunung Djati, 2020), h. 9-10

M. Yusuf Wibisono, Sosiologi Agama,... h. 7

Maftuh Ebigebriel dan Ibida Syitaba, “Fundamentalisme Islam: Akar Teologis dan Politis”, dalam Negara Tuhan : The Thematic Ency- clopaedia (Yogyakarta: SR- Ins Publising, 2004), 449-555.

Malcolm Waters, Modern Sociological Theory (London: Sage Publication, 1994),h. 35

Mannan, A. (2014). Islam dan Negara. Islamuna: Jurnal Studi Islam, 1(2).

Manshur, M. (2017). Agama dan pengalaman keberagamaan. Madinah: Jurnal Studi Islam, 4(2), 133-143.

Manshur, M. (2017). Agama dan pengalaman keberagamaan. Madinah: Jurnal Studi Islam, 4(2), 133-143.

Mark. C. Taylor, Critical Term of Religious Study (Chicago: Chicago universiy Press, 2010), h. 45

Marzuki Wahid & Rumaidi, Fiqh Madzhab Negara: Kritik Atas Politik Hukum Islam Di Indonesia (Yogyakarta: LkiS, 2001), h. 24 - 28

Masykuri Abdilah, Gagasan dan Tradisi Bernegara dalam Islam: Sebuah Perspektif Sejarah dan Demokrasi Modern (tk: tp, 2000), 103.

Max Weber, The Sociology of Religion, The Sociology of Religion (Boston: Beacon Press, 1963),h. 14

Max Weber, The Sosiology of Religion (Boston: Beacon Press, 1962), edisi bahasa Indonesia, Sosiologi Agama: Literatur Utama dalam Studi Relasi Sosiologi dan Agama, terj. Yudi Santoso (Yogyakarta: IRCiSoD, 219), h. 23

Mircea Eliade, The Sacred and the Profan, (New York: Harcourt, 1957), h. 120

Miriam Budiarjo, Dasar-dasar Ilmu Politik (Jakarta: Gramedia Pustaka Utama, 2008), h. 49.

Misbah, M. (2015). Agama Dan Alienasi Manusia (Refleksi Atas Kritik Karl Marx Terhadapagama). KOMUNIKA: Jurnal Dakwah dan Komunikasi, 9(2), 196-206.

Moh Soehadha, Distingsi Keilmuan Sosiologi Agama..., h. 35-36

Muhaimin, Problematika Agama dalam Kehidupan Manusia (Jakarta: Kalam Mulia, 1989), 1

Muhamad Abid Al-Jabiri, Agama, Negara, Dan Penerapan Syari’ah (Yogyakarta: Fajar Pustaka, 2001).

Muhamad Abid Al-Jabiri, Agama, Negara, Dan Penerapan Syari’ah (Yogyakarta: Fajar Pustaka, 2001).

Muhammad Syukur, Dasar-Dasar Teori Sosiologi, (Depok: PT Raja Grafindo Persada, 2018), h. 86

Muhammad Afiq Zahara, “Beda Pertanyaan Nabi Isa Dan Nabi Yahya Saat Mendatangi Sebuah Desa,” NU Online, 2020, https://islam.nu.or.id/post/read/107198/beda-pertanyaan-nabi-isa-dan-nabi-yahya-saat-mendatangi-sebuah-desa

Muhammad Fajar Pramono, Sosiologi Agama Dalam Konteks Indonesia, Jawa Timur: Unida Gontor Pres, 2017), h. 22

Muhammad Fajar Pramono, Sosiologi Agama Dalam Konteks Indonesia, Jawa Timur: Unida Gontor Pres, 2017), h. 95-96

Mukti Ali, Universalitas Pembangunan (Bandung: IKIP Bandung, 1974), 4.

Muttaqin, H. (2015). Menuju Sosiologi Profetik. Jurnal Sosiologi Reflektif, 10(1), 219-240.

Nadhiroh, W. (2019). Nalar keberagamaan masyarakat banjar: dari mistis-realis hingga tradisionalis-kritis. Al-Banjari: Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Keislaman, 18(2), 246-273.

Nasution, Khoiruddin. (2007). Pengantar Studi Islam. Yogyakarta: AC Ademia

Niniant Smart, The Religious Experience of Mankind (London: Fontana, 1971), h.145 R

Nizar, N. (2018). Hubungan etika dan agama dalam kehidupan sosial. Jurnal Arajang, 1(1), 27-35.

Nur Ahmad Fadhil Lubis, Agama Sebagai Sistem Kultural, (IAIN Press,Medan,2000),h.2

Nurhakim, N., Adriansyah, M. I., & Dewi, D. A. (2024). Intoleransi Antar Umat Beragama di Indonesia. MARAS: Jurnal Penelitian Multidisiplin, 2(1), 50–61. https://doi.org/10.60126/maras.v2i1.126

Nursyam, Islam Pesisir (Yogyakarta: LkiS, 2005), h. 1

Paul Elmen, The Restoration of Meaning to Contemporary Life (New York: Garden City, 2012), 56.

Paul F. Knitter, Satu Bumi Banyak Agama. Dialog Multi Agama dan Tanggung Jawab Global, Nico A. Likumahuwa (Terj.),( Jakarta: Gunung Mulia, 2003), h. 101

Peter Beilharz, Teori-Teori Sosial: Observasi Kritis terhadap Para Fiosof Terkemuka (Yogyakarta: Psutaka Pelajar, 2015), 102

Philip Robinson, Perspective on the Sociology of Education: An Introduction, (London, Boston, and Henley: Routledge and Kegan Paul, 1981), h. 2

Pimpinan MPR-RI dan Tim Kerja Sosialisasi MPR Periode 2009-2014, Empat Pilar Kehidupan Berbangsa dan Bernegara (Jakarta: Sekretariat MPR-RI, 2012), h. 153-154

Pippa Norris & Ronald Inglehart, Sacred and Secular: Religion and Politics Worldwide (2004), terj. Zaim Rofiqi, Sekularisasi Ditinjau Kembali: Agama dan Politik di Dunia Dewasa ini, (Jakarta: Pustaka Alvabet, 2009), h. xvii-xix

Putri, E. W. (2022). Etika Protestan dan Asketisme dalam Pemikiran Max Weber. Al-Adyan: Journal of Religious Studies, 3(1), 19-26.

Putri, I. S. A. (2022). Agama dalam Perspektif Emile Durkheim. Dekonstruksi, 7(01), 31-53.

R R Alford “Agama dan Politik” dalam Roland Robertson (ed.), Agama: dalam Analisa dan Interpretasi Sosiologis, terj. Achmad Fedyani Saifuddin (Jakarta: Rajawali, 1988), h. 379 dan 389.

Radian Syam dan Nurdin Muhamad, Pendidikan Kewarganegaraan (Jakarta: Dian Rakyat, tt), h. 8.

Rahmat, S. T. (2016). Agama dan Konflik Sosial. Jurnal Pendidikan dan Kebudayan Missio, 8(1), 132-143.

Rahmawati, H. K. (2016). Kegiatan religiusitas masyarakat marginal di Argopuro. Community Development, 1(2), 35-52.

Raimondo Panikkar, The Treenity and The Religious Experience of Man (New York: Orbis, 1973)

Rambe, T., Sari, S. M., & Rambe, N. (2021). Ragam Ekspresi Beragama: Agama Dalam Perspektif Sosiologi. Studia Sosia Religia, 4(1).

Rambe, T., Sari, S. M., & Rambe, N. (2021). Ragam Ekspresi Beragama: Agama Dalam Perspektif Sosiologi. Studia Sosia Religia, 4(1)

Rheingold, Howard. 1993. The virtual Community: Homesteading on The Electronic Frontier. Cambridge: MA: MIT Press

Ridwan Lubis, Sosiologi Agama: Memahami Perkembangan Agama dalam Interaksi Sosial, (Jakarta: Kencana, 2015), h. 27. Lihat juga Agus Machfud Fauzi, Sosiologi Agama, (Surabaya: Program Studi Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Surabaya, 2017

Riri Widyaningsih and Muhammad Abdul Hanif, “Tradisi Ziarah Makam Masyayikh Pondok Pesantren Al Hikmah 2 (Teori Sakralitas Agama Emile Durkheim),” Jurnal Living Hadis 2, no. 1 (2018): 1, https://doi.org/10.14421/livinghadis.2017.1326

Robert Muller, New Genesis: Shaping a Global Spirituality (New York: DD., 1984), h.49

Robert N. Bellah, Beyond Belief, Essaay on Religion in a Post-Traditional World, (New York: Hagertown, 1976)

Robert N. Bellah. Beyond Belief: Esai-esai tentang Agama di Dunia Modern terj. Rudy Harisyah Alam, (Jakarta: Paramadina, 2000) h. 3

Rofiqi, M. A., & SI, M. Konsep Dan Sejarah Perkembangan Sosiologi. Pengantar Sosiologi Dan Antropologi, 1.

Roibin, R. (2010). Agama Dan Budaya-Relasi Konfrontatif Atau Kompromistik. Jurisdictie: Jurnal Hukum dan Syariah.

Roland Roberston, ed, Agama dalam Analisa dan Interpretasi Sosiologis, (Jakarta: Rajawali Press, 1998), hal. 295-297

Roland Robertson, The Sociological Interpretation of Religion,( Basil Blackwell, Oxford, 1972), h. 154.

Roszi, J. P., & Mutia, M. (2018). Akulturasi Nilai-Nilai Budaya Lokal dan Keagamaan dan Pengaruhnya terhadap Perilaku-Perilaku Sosial. FOKUS Jurnal Kajian Keislaman Dan Kemasyarakatan, 3(2), 171.

S.P. Lili Tjahjadi, Hukum Moral. Ajaran Immanuel Kant tentang Etika dan Imperatif Kategoris, (Yogyakarta: Kanisius, 1991), h. 56-57

Saat, S. (2016). Agama Sebagai Institusi (lembaga) Sosial (kajian sosiologi agama). Inspiratif Pendidikan, 5(2), 263-273.

Sabian Utsman, Anantomi Konflik dan Solidaritas Masyarakat Nelayan, (Yogya- karta: Pustaka Pelajar, 2007), h. 16

Sabila, N. A. (2019). Paradigma dan Revolusi Ilmiah Thomas S. Kuhn (Aspek Sosiologis, Antropologis, dan Historis dari Ilmu Pengetahuan). Zawiyah: Jurnal Pemikiran Islam, 5(1), 80-97.

Sahrasad, H. (2020). Agama, Kebudayaan dan Kekuasaan. Unimal Press.

Santoso, J., & Wisman, Y. Religion and Formation of Viewing Ways and Community Life Behavior. Jurnal Ilmiah Kanderang Tingang, 11(1), 244-254.

Santoso, T. (2019). Konflik dan Perdamaian. Konflik dan Perdamaian.

Sardjuningsih, S. (2013). Teori agama: Dari hulu hingga hilir. Lhat https://repository.iainkediri.ac.id/188/2/TEORI%20AGAMA%20Dari%20hulu%20ke%20hilir.pdf

Scheuer, J. (1985). Inculturation, dalam Lumen Vitae. International Review of Religious Education, Washington: International Center for Studies in Religious Education.

Semuel Waileruny, Membongkar Konspirasi di Balik Konflik Maluku,(Yayasan Obor Indonesia, Jakarta, 2011), h.34-35.

Siagian, E. L., Rantung, D. A., & Naibaho, L. (2023). Analisis Teori Sosiologi Agama Emile Durkheim Terhadap Falsafah “Dalihan Natolu” dalam Budaya Batak Toba Ditinjau dari Perspektif Pendidikan Agama Kristen. Jurnal Teologi Cultivation, 7(2), 175

Siburian, T. (2015). Prinsip Etika Global untuk Kota Modern Multikultural. Societas Dei: Jurnal Agama dan Masyarakat, 2(1), 209-209.

Simuh. Islam dan Pergumulan Budaya Jawa (Jakarta: Teraju, 2003). h.8.

Sindung Haryanto, Sosiologi Agama: Dari Klasik hingga Postmodern,

Sindung Haryanto, Sosiologi Agama: Dari Klasik Hingga Postmodern, (Yogyakarta: Ar-Ruzz Media, 2015), h. 35

Sindung Haryanto, Sosiologi Agama: Dari Klasik Hingga Postmodern, (Yogyakarta: Ar-Ruzz Media, 2015), h. 31-34

Sindung Haryanto, Sosiologi Agama: Dari Klasik Hingga Postmodern, (Yogyakarta: Ar-Ruzz Media, 2015), h. 37-38

Siregar, A. H. (2024). Pendekatan Sosiologis dalam Studi Agama; Signifikansinya Terhadap Kemajuan Peradaban Islam. EDU-RILIGIA: Jurnal Ilmu Pendidikan Islam dan Keagamaan, 8(2).

smail Raji Al Faruqi, ‘Mengislamkan Ilmu-Ilmu Sosial’, dalam Abubakar Bagader (ed.), IslamisasiIlmu-Ilmu Sosial (Islam And Sociological Perspective), Alibasa Muchtar Effendi Harahap, (Yogyakarta : PLP 2M, 1985), h. 16 – 1

SN Kartika Sari, (ed), Mengelola Konflik, Keterampilan, dan Strategi untuk Bertindak, (British Council, Jakarta, 2010), h.4

Soehadha, Moh. 2008. Metodologi Penelitian Sosiologi Agama (Kualitatif ). Yogyakarta: UIN Sunan Kalijaga

Soehadha, M. (2018). Distingsi Keilmuan Sosiologi Agama (Sejarah Perkembangan, Epistemologi, Dan Kontribusi Praksis). Jurnal Sosiologi Agama, 12(1), 31-46.

Soehadha, M. (2021). Menuju Sosiologi Beragama: Paradigma Keilmuan dan Tantangan Kontemporer Kajian Sosiologi Agama di Indonesia. Jurnal Sosiologi Agama, 15(1), 1-20.

Soehadha, M. (2021). Menuju Sosiologi Beragama: Paradigma Keilmuan dan Tantangan Kontemporer Kajian Sosiologi Agama di Indonesia. Jurnal Sosiologi Agama, 15(1), 1-20.

Soerjono Soekanto, Mengenal Tujuh Tokoh Sosiologi (Jakarta: PT Raja Grafindo Persada, 2012), 94

Soerjono Soekanto, Sosiologi Suatu Pengantar (cet. Keduapuluhtujuh: Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada, 1999), h. 224

Soerjono Soekanto, Sosiologi Suatu Pengantar,(Jakarta: Raja Grafindo Persada,2007) h.197

Sofyan Hadi, “Relasi dan Reposisi Agama dan Negara: Tatapan Masa Depan Keberagamaan di Indonesia”, Jurnal Millah Vol. X, No 2, Februari 2011, h. 228-229.

Sofyan Hadi, “Relasi dan Reposisi Agama dan Negara: Tatapan Masa Depan Keberagamaan di Indonesia”, Jurnal Millah, h. 228-229

Steven Lukes, Emile Durkheim: His Life and Work (London: Pinguin Book, 1992), h. 458

Sufratman, S., & Karomi, K. (2023). Tren Studi Agama di Abad ke-21: Sebuah Kajian Perspektif Muslim Progresif. Jurnal Ilmiah Religiosity Entity Humanity (JIREH), 5(2), 232-246.

Suhartini, S. (2012). Studi keberagamaan dari masa ke masa. The Sociology of Islam, 2(1).

Suprayogo, I. (2003). Telaah Peran Organisasi Keagamaan dalam Pengembangan Pendidikan, Sosial, dan Dakwah. el Harakah: Jurnal Budaya Islam, 5(2), 1-8.

Suyanto, J. D. N. B. (2007). Sosiologi teks pengantar dan terapan.

Syam dan Nurdin Muhamad, Pendidikan Kewarganegaraan, h.9.

Syamsuddin, A. (2020). Konflik Sosial Dalam Perspektif Sosiologi Agama. Al-Din: Jurnal Dakwah dan Sosial Keagamaan, 6(1).

Syamsuri, H. (2011). Budaya Organisasi Di Sekolah. Tribakti: Jurnal Pemikiran Keislaman, 22(1).

Team Kajian Abituren, Simbiosis Agama dan Negara: Rekonstruksi Syariat dalam Konteks Kenegaraan (Kediri: Madrasah Hidayatul Mubtadiien, 2007), h. 2

The Pew Research Center For The People & The Press, For Release: Thursday, December 19, 2002, (www.people-press.org) diakses tanggal 22 Oktober 2010

Thriwaty Arsal, Agama Dan Masyarakat: Tindakan Sosial, Stratifikasi Dan Perubahan Sosial, (Jawa Tengah, PT. Pena Persada Kerta Utama, 2003), h.119

Tim Pusat Bahasa Departemen Pendidikan Nasional, Kamus Besar Bahasa Indonesia, (Jakarta: Balai Pustaka, 2008), h. 746

Tumampas, L. O. (2014). Etika Global Di Era Globalisasi. Tumou Tou, 141-148.

Ulil Abshor Abdalla dalam “Kata Pengantar”, Nur Kholik Ridwan, Islam Borjuis dan Islam Proletar: Konstruksi Baru Masyarakat Islam Indonesia (Yogyakarta: Galan Press, 2001), h.xi

V.W. Turner, The Forest of Symbols: Aspects of Ndembu Ritual (Ethika: Cornell University Press, 1967)

W.J.S. Poerwadarminta, Kamus Umum Bahasa Indonesia (Cet. VIII; Jakarta: Balai Pustaka, 1985), h. 25.

Wahid, ”Kebebasan Beragama dan Hegemoni Negara”, Komaruddin Hidayat dan Ahmad Gaus AF (ed.), Passing Over, h. 164-166.

Walter H. Capps, Studies: The Making of a Discipline, (Minneapolis: Portress Press,1956), h. 162

Wollstonecraft, Mary. (1792). A vindication of the rights of women with strictures on moral and political subjects. London: Joseph Johnson.

Xie dalam George Ritzer dan Jeffrey Stepnisky, Classical Sociological Theory, Seventh Edition (Los Angeles: SAGE Publication Ltd., 2018), h. 285

Yoli Hemdi, Ibnu Khaldun Bapak Sosiologi Islam (Jakarta: Luxima Metro Media, 2019), h.5

Zakiah Daradjat, dkk.,Dasar-dasar Agama Islam (Jakarta: Universitas Terbuka, 1999), h. 264

Zulfi Mubaraq, Sosiologi Agama, (Malang: UIN Maliki Press, 2010), hal. 11.

Published

December 15, 2024