Pendidikan Karakter di Sekolah Dasar
Keywords:
pendidikan, karakter, sosial, teori, sekolah dasarSynopsis
Pendidikan karakter di Indonesia memiliki sejarah yang panjang dan beragam. Sejak masa pra-kolonial hingga masa kemerdekaan, pendidikan karakter telah dilakukan oleh berbagai lembaga pendidikan tradisional seperti pesantren, surau, meunasah, dayah, taman siswa, sekolah rakyat. Pendidikan karakter pada masa itu lebih menekankan pada aspek religius dan moral. Pada masa kolonial Belanda hingga Jepang, pendidikan karakter mengalami penindasan dan pengabaian oleh penguasa asing.
Penyusunan buku “Pendidikan Karakter di Sekolah Dasar” ini mencakup prinsip-prinsip, nilai-nilai, dan teori-teori yang menjadi dasar dalam menyusun sistem pendidikan. Hal ini melibatkan pemahaman mendalam terhadap tujuan pendidikan, proses pembelajaran, serta peran guru dan siswa dalam mencapai tujuan tersebut.
References
Abidin, A. M. (2019). Penerapan Pendidikan Karakter Pada Kegiatan Ekstrakurikuler Melalui Metode Pembiasaan. Didaktika: Jurnal Kependidikan, 12(2), 183–196.
Adhim, M. F. (2012). Kado Pernikahan untuk Istriku. In Yogyakarta: Mitra Pustaka.
Afandi, R. (2011). Intergrasi Pendidikan Karakter dalam Pendidikan IPS di SD. Jurnal Pedagogia, 1(1), Desember 2011. Sidoarjo: UNMUH.
Affandi, Y., Darmuki, A., & Hariyadi, A. (2022). The Evalution of JIDI (Jigsaw Discovery) Learning Model in the Course of Qu’ran Tafsir. International Journal of Instruction, 15(1), 799–820. https://doi.org/https://doi.org/10.29333/iji.2022.15146a
Agung, I. M. (2020). Memahami Pandemi Covid-19 Dalam Perspektif Psikologi Sosial. Psikobuletin: Buletin Ilmiah Psikologi, 1(2), 68–84.
Agung, Leo, & Suparman. (2012). Sejarah Pendidikan. In Yogyakarta: Ombak.
Ahmadi, A. (1987). Pendidikan Dari Masa ke Masa. In Bandung: Armico.
Akbar, S. (2011). Revitalisasi Pendidikan karakter di Sekolah Dasar. Makalah disajikan dalam Pidato Pengukuhan Guru Besar, Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) UM. In Malang, 8 Juni.
Akin. Terri dkk. (1995). Character Education in America‟s School. In Califrornia: Innerchoice Publishing.
an-nur.ac.id. (2023). Pendidikan Karakter di Indonesia: Landasan, Implementasi, Tantangan, dan Harapan. https://an-nur.ac.id/blog/pendidikan-karakter-di-indonesia-landasan-implementasi-tantangan-dan-harapan.html
Andrianti, S. (2019). Pendekatan Model Pembelajaran Berbasis Portofolio dalam Meningkatkan Tanggung Jawab Belajar Mahasiswa di Sekolah Tinggi Teologi. Jurnal Teologi Dan Pendidikan Kristiani, 3(2), 2541–3945. http://www.sttintheos.ac.id/ejournal/index.php/dunamis%0A
Anggraini, L. (2020). Pendidikan Di sekolah dasar dalam Rangka menyongsong kenormalan baru. Webminar Nasional. Program Studi Pendidikan Sekolah Dasar Universitas Dwijendra 19 Juni 2020, Denpasar.
Arifin, M., & Barnawi. (2012). Manajemen Sarana dan Prasarana Sekolah. In Jogjakarta. Ar-Ruzz.
Arifin, M. L., & Pitriyanita, E. (2022). Strategi Pendidikan Karakter di Sekolah Dasar. Jurnal Ilmiah KONTEKSTUAL, 4(01), 28–35. https://doi.org/10.46772/kontekstual.v4i01.761
Armstrong, T. (2004). Membangkitkan Kejeniusan Alami Anak Anda (Terjemahan Margaritifera R.L. Nugroho). In Batam: Interaksara. (Buku asli diterbitkan tahun 2004).
Assegaf, A. R. (2005). Politik Pendidikan Nasional. Jakarta: Kurnia Salam. Asian Brain, 2012. Artikel Pendidikan: Hal.1, (Online). http//www.anneahira.com/penge%0Artianpendidikan.htm
Ayun, S. S., & Hariyadi, A. (2021). Pengaruh Fasilitas Belajar dan Lingkungan Pondok Pesantren Al Husna Terhadap Prestasi Belajar Mata Pelajaran IPS Siswa Kelas VII C di MTs Islamiyah Malo Tahun Ajaran 2019/2020. Aksara: Jurnal Ilmu Pendidikan Nonformal, 7(1).
Azra, A. (1999). “Pembinaan Pendidikan Akhlak Didik pada Era Reformasi.” In Makalah disajikan dalam Seminar tentang Pendidikan Anak dalam Indonesia Baru, Direktorat Pembinaan Pendidikan Islam pada Sekolah Umum, Depag RI, Jakarta, 2 Nopember 1999. (Online). http://www.erlangga
Bahri, S. (2015). Implementasi Pendidikan Karakter dalam Mengatasi Krisis Moral di Sekolah. TA’ALLUM, 3(1).
BEM REMA UPI. (2019). Fakta Dibalik Anak Indonesia. 1–12. http://bem.rema.upi.edu/fakta-dibalik-anak-indonesia-indonesia-gawat-darurat-pendidikan-karakter/
Berkowitz, & Bier, M. (2005). What Works in Character Education: A research-driven guid for Educators. In Washington: CEP.
Coles, R. (2000). Menumbuhkan Kecerdasan Moral pada Anak. In (Terjemahan oleh T.Hermaya). Jakarta: Gramedia. (Buku asli diterbitkan tahun 1997).
Dagun, S. M. (1990). Psikologi Keluarga. In Jakarta: Rineka Cipta.
Dalmeri. (2014). Pendidikan untuk Pengembangan Karakter (Telaah Terhadap Gagasan Thomas Lickona dalam Educating for Character). Jurnal Al-Ulum 14 (1).
Darmodiharjo, D. (1982). Pancasila dalam beberapa perspektif.
Darmuki, A., Hariyadi, A., & Hidayati, N. A. (2021). Eksperimentasi Model Pembelajaran Jucama Ditinjau Dari Gaya Belajar Terhadap Prestasi Belajar Mahasiswa Mata Kuliah Pidato Di Prodi PBSI IKIP PGRI Bojonegoro. Kredo, 3(2), 263–276.
Daryanto, Darmiatun, & Suryatri. (2013). Implementasi Pendidikan Karakter di Sekolah. In Gava Media: Yogyakarta.
de Wit E, v. D. (2016). SARS and MERS: recent insights into emerging coronaviruses. Nat Rev Microbiol, 523–534.
Departemen Agama RI. (2000). Al-Qur’an dan Terjemahnya. In Jakarta:PT.Intermasa.
Departemen Pendidikan Nasional. (2003). Undang-Undang No 20 Tahun 2003. In Jakarta: Depdiknas.
Dimerman, S. (2009). Character is the Key: How to Unlock the Best in our Children and Ourselves. In Mississauga, Canada: John wiley & Sons Canada.
Djojonegoro, W. (1996). Lima Puluh Tahun Perkembangan Pendidikan Indonesia. In Jakarta: Depdikbud.
Duska, R., & Whelan, M. (1982). Perkembangan Moral: Perkenalan dengan Piaget dan Kohlberg. In (Terjemahan oleh Dwija Atmaja). Yogyakarta: Kanisius. (Buku asli diterbitkan tahun 1975).
Dwi Fajarwati. (2021). Krisis Pendidikan Karakter di Indonesia. January, 1–7. https://www.kompasiana.com/dwi69862/60f90b8a1525100e79704022/krisis-pendidikan-karakter-di-indonesia
Elmubarok, Z. (2009). Membumikan Pendidikan Nilai. In Bandung: Alfabeta.
Faiz, A. (2019). Program Pembiasaan Berbasis Pendidikan Karakter Di Sekolah Aiman Faiz karena kualitas karakter menentukan. PGSD Universitas Muhammadiyah Cirebon, 5(20). https://doi.org/https://doi.org/htps://doi.org/10.32534/jps.v5i2.741
Faiz, A., & Kurniawaty, I. (2020). Konsep Merdeka Belajar Pendidikan Indonesia Dalam Perspektif Filsafat Progresivisme. Konstruktivisme : Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran. https://doi.org/https://doi.org/https://doi.org/10.35457/konstruk.v12i2.973
Faiz, A., Soleh, B., Kurniawaty, I., & Purwati. (2021). Tinjauan Analisis Kritis Terhadap Faktor Penghambat Pendidikan Karakter Di Indonesia. Jurnal Basicedu, 5(4), 1766–1777. https://doi.org/10.24114/jpbp.v27i2.24205
Fajar, A. (2002). Portofolio Dalam Pelajaran IPS. In Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Fazli, D. (2023). Pendidikan Karakter di Indonesia dalam Permasalahan Remaja Saat Ini. Kumparan, 22–24. https://kumparan.com/dani-fazli/pendidikan-karakter-di-indonesia-dalam-permasalahan-remaja-saat-ini-20A7ajZL9Vc/full
Firdaus, M. F., & Fadhir, M. (2019). Pentingnya Pendidikan Karakter Di Era Digital Untuk Masa Depan. Menjadi Mahasiswa Yang Unggul Di Era Industri 4.0 Dan Society 5.0, 109–113.
Gardnerd, H. (2013). Multiple Intelligences: Memaksimalkan Potensi dan Kecerdasan Individu dari Masa Kanak-kanak Hingga Dewasa, Penerjemah. Yelvi Andri Zaimur,. In Jakarta: Daras Books.
Ginanjar, M. H. (2017). Keseimbangan peran orangtua dalam pembentukan karakter anak. Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam, 2(3).
Gredler, M. E. (1992). Idiology, Culture, and The proscess of Schooling. In Philadelpia: Temple Unitversity Press.
Gunawan, A. H. (1986). Kebijakan-kebijakan pendidikan di indonesia. In Jakarta: Bina Aksara.
Hakam, K. A. (2011). Pengembangan Model Pembudayaan Nilai-Moral dalam Pendidikan Dasar di Indonesia : Studi Kasus di Sekolah Dasar Negeri Bandungrejosari 1 Kota Malang , Jawa Timur. Sosiohumanika, 4(2), 159–184.
Hakam, K. A., & Nurdin, E. S. (2016). Internalisasi Nilai-nilai. In CV. Maulana Media Grafika.
Halim, M. N. A. (2010). Membahagiakan Suami Sejak Malam Pertama. In Yogyakarta: Mitra Pustaka.
Hariyadi, A., & Darmuki., A. (2019). Prestasi dan Motivasi Belajar dengan Konsep Diri.Prosiding Seminar Nasional Penguatan Muatan Lokal Bahasa Daerah sebagai Pondasi Pendidikan Karakter Generasi Milenial. In PGSD UMK 2019.
Hasanah, Sarjono, U., & Hariyadi, A. (2021). Pengaruh Model Problem Based Learning Terhadap Prestasi Belajar IPS SMP Taruna Kedung Adem. Aksara, 7(1), 43–52.
Hasibuan, S. (2015). Budaya Media dan Partisipasi Anak di Era digital. Proceeding of International Post-Graduate Conference, 831.
Herlambang, Y. T. (2018). Pedagogik Telaah Kritis Ilmu Pendidikan Dalam Multiperspektif. In Bumi Aksara.
Hidayati, N. (2016). Konsep Integrasi Tripusat Pendidikan Terhadap Kemajuan Masyarakat. Edukasia: Jurnal Penelitian Pendidikan Islam, 11(1).
Huang C, W. Y. (2020). Clinical features of patients infected with 2019 novel corona virus in Wuhan, China. Lancet, 497–506.
Hyoscyamina, D. E. (2011). Peran keluarga dalam membangun karakter anak. Jurnal Psikologi, 10(2), 144.
Ichsan, A., & Bahrul, U. (2017). Konsep Pendidikan Ramah Anak Dalam Membangun Karakter Siswa Kelas Rendah di SD Muhammadiyah. Prosiding SENASGABUD (Seminar Nasional Lembaga Kebudayaan), 78.
Jalil, A. (2012). Karakter Pendidikan untuk Membentuk Pendidikan Karakter Nadwa. Jurnal Pendidikan Islam, 6(2).
Juanda, I. (2022). Peranan Orang Tua Dalam Membiasakan Pengamalan Ibadah Shalat Anak. Jurnal Kajian Pendidikan Islam, 105–126.
Kamus besar bahasa Indonesia. (2018). Indonesia, Tim Redaksi Kamus Besar Bahasa.
Kara, R. B., Fathurohman, I., & Fajrie, N. (2020). Improving Poem Writing Skill Through Smart Ludo Media For Grade IV Students. Jurnal Ilmiah Sekolah Dasar, 4(3), 496. https://doi.org/https://doi.org/10.23887/jisd.v4i3.27538
Kemendiknas. (2011). Panduan Pelaksanaan Pendidikan Karakter. In Badan Penelitian dan Pengembangan Pusat Kurikulum dan Perbukuan. Jakarta.
Kementerian Pendidikan Nasional. (2010). Kementrian Pendidikan Nasional Badan Penelitian dan Pengembangan Pusat Kurikulum. Bahan Pelatihan Penguatan Metodologi Pembelajaran Berdasarkan Nilai-Nilai Budaya Untuk Membentuk Daya Saing Dan Karakter Bangsa. In Pengembangan Pendidikan dan Karakter Bangsa. Jakarta: Kemendiknas.
Kertih, I. W. (2014). Pendidikan Budaya dan Karakter Bangsa Melalui Integrasi Pada Mata Pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial Berbasis Kearifan Lokal Bali (Studi Etnografi Pendidikan di Sekolah Menengah Pertama Negeri 1 Singaraja, Kabupaten BulelengProvinsi Bali). In Disertasi.Sekolah Pascasarjana. Universitas pendidikan Indonesia.
Kholifah, W. T. (2020). Research & Learning in Primary Education Upaya Guru Mengembangkan Karakter Peserta Didik Sekolah Dasar Melalui Pendidikan Ramah Anak. Jurnal Pendidikan Dan Konseling, 2(1), 115–120.
Kholifatun, Fajriati, M., Puji, D., Lestari, I., Rahayu, A. E., & Wardani, I. K. (2022). Pendidikan Karakter di Lingkungan Keluarga dan Masyarakat: Sebuah Studi Literatur. Jurnal Inovasi Pendidikan, 1(3), 118–125.
Koesoema, D. (2007). Pendidikan Karakter. In Jakarta: Grasindo.
Komalasari, K. (2010). Pembelajaran Kontekstual (Kajian Teori dan Praktik di Sekolah). In Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Kurniawan, M. I. (2015). Mendidik Untuk Membentuk Karakter Siswa Sekolah Dasar: Studi Analisis Tugas guru Dalam Mendidik Siswa berkarakter Pribadi yang Baik. JURNAL PEDAGOGIA ISSN 2089-3833, 4(2).
Lickona, T. (1992). Educating for Character, How Our School Can Teach Respect and Responsibility. In New York : Bantam Books.
Lickona, T. (1997). A Comprehensive Approach to Character Building in Catholic Schools. Catholic Education: A Journal of Inquiry and Practice, 1(2), 159–175.
Light, D., Keller, S. J., & Calhoun, C. (1989). Sociology (5th ed). In New York: Alfred A.Knopf, Inc.
Maulana, R., Hariyadi, A., & Sarjono. (2021). Pengaruh Motivasi dan Efiksai Diri Terhadap Kemandirian Belajar Sistem Daring pada Siswa Kelas XII IPS SMA Negeri Kedungadem Bojonegoro. Jurnal Educatio FKIP UNMA, 7(3), 840–847.
Megawangi. (2016). Pendidikan karakter solusi yang tepat untuk membangun bangsa. In Indonesia Heritage Foundation.
Megawanti, P. (2015). Meretas Permasalahan Pendidikan Di Indonesia. Formatif: Jurnal Ilmiah Pendidikan MIPA, 2(3).
Moestoko, S. (1986). Pendidikan Indonesia dari jaman ke jaman. In Balai Pustaka: Jakarta.
Mu’in, F. (2011). Pendidikan Karakter: Konstruksi Teoretik & Praktik. In Jogjakarta: Ar-Ruzz Media.
Mulyasa, E. (2014). Pengembangan dan Implementasi Kurikulum 2013. In Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Munir, A. (2010). Pendidikan Karakter. In Yogyakarta : PT Pustaka Insan Madani.
Muslih, M. (2011). Menjawab Tantangan Krisis Multidimensional. In Jakarta: Bumi Aksara.
Nency, Y., & Arifin, M. T. (2005). Gizi Buruk, Ancaman Generasi yang Hilang. Inovasi, 5, 61–64.
neraca.co.id. (2018). Hambatan dalam Implementasi Pendidikan Karakter. https://www.neraca.co.id/article/97888/hambatan-dalam-implementasi-pendidikan-karakter
Nurhasanah, E., Tasia, F. E., & Hamda, N. (2022). Pendidikan Karakter pada Siswa Pasca Pandemi Covid-19. Aufklarung: Jurnal Pendidikan, Sosial Dan Humaniora, 2(1), 46–52.
Omeri, N. (2015). Pentingnya Pendidikan karakter dalam dunia pendidikan. Manajer Pendidikan. https://media.neliti.com/media/publications/270930-pentingnya-pendidikankarakter-dalam-dun-f6628954.pdf
Palupi, Y. (2015). Digital Parenting Sebagai Wahana Terapi untuk Menyeimbangkan Dunia Digital dengan Dunia Nyata Bagi Anak. (Yogyakarta: Seminar Nasional Universitas PGRI, 47.
Patching, K. (2007). Leadership, Character and Strategy. In New York: Palgrave.
Peraturan Presiden No 87 Pasal 2 Tahun 2017. (2017). Penguatan Pendidikan Karakter. http://www.setkab.go.id/wp-content/upload/2017/09/Perpres No 87 tahun 2017
Permendikbud. (2015). Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2015 Tentang Penumbuhan Budi Pekerti. In Jakarta: Permendikbud.
Pratiwi, N. K. S. (2018). Pentingnya Peran Orang Tua Dalam Pendidikan Karakter Anak Usia Sekolah Dasar. Adi Widya: Jurnal Pendidikan Dasar, 3(1), 83–91.
Putra, M. A. H. (2019). Building Character Education Through The Civilization Nations Children. The Kalimantan Social Studies Journal, 1(1), 12–17.
Putra, R. A. (2017). Penerapan metode pembelajaran mandiri dalam meningkatkan hasil belajar peserta didik (studi pada program pendidikan kesetaraan paket c di PKBM bina mandiri cipageran). Jurnal Pendidikan Luar Sekolah, 13(1).
Putri. (2022). Pentingnya Pendidikan Karakter pada anak Sekolah Dasar di Era Digital. Jurnal Pendidikan, Bahasa Dan Budaya, 1(1), 83–88. https://doi.org/10.55606/jpbb.v1i1.836
Qadafi, M. (2019). Kolaborasi Guru Dan Orang Tua Dalam Mengembangkan Aspek Moral Agama Anak Usia Dini (Studi Di Ra Tiara Chandra Yogyakarta). Awlady: Jurnal Pendidikan Anak, 5(1), 1–19.
Rahmawati, R., & Gazali, M. (2018). Pola komunikasi dalam keluarga. Al-Munzir, 11(2), 245–327.
Rahmiga, S. (2019). Kurangnya Sarana Dan Prasarana Belajar Di Sekolah. Teknologi Pendidikan, 4(2), 1–8.
Riklefs, M. C. (2005). Sejarah Indonesia Modern: 1200-2004. In Jakarta: Serambi.
Ryan, K., & Bohlin., K. E. (1999). Building Character in Schools: Practical Ways to Bring Moral Instruction to Life. In San Francisco: JOSSEY-BASS A Wiley Imprint.
Sadirman. (2010). Antara Pendidikan Karakter dan Pendidikan IPS. In Makalah disajikan dalam Seminar Nasional Pendidikan Karakter dalam Pembelajaran IPS. FIS UM, Malang, 5 Desember 2010.
Saifurrohman. (2014). Pendidikan Berbasis Karakter. Jurnal Tarbawl, 11(2), 48.
Samani, M. (2012). Konsep dan Model Pendidikan Karakter. In Bandung: Remaja Rosda Karya.
Samani, M., & Hariyanto. (2012). Pendidikan Karakter. In Bandung:PT Remaja Rosdakarya.
Samsuri. (2014). “Kurikulum Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan: dari Politik Rezim ke Politik Negara untuk Membangun Warga Negara Ideal.” In Makalah disajikan dalam Seminar Nasional tentang Menyongsong Kurikulum Nasional, Pengurus Pusat IKAPI, Aula Perpustakaan Nasional Jakarta, 29 Oktober 2012. (Online),. http://staffnew.uny.ac.id/upload/1%0A32300167/pengabdian/kurikulum%0A-ppkn-dari-politik-rezim-kepoitik-negara-untukmembangun-warga-negara-idealmakalah-ikapi-.pdf
Santika, I., Rindawan, I. K., & Sujana, I. G. (2019). Memperkuat Pancasila Melalui Pergub No. 79 Tahun 2018 Dalam Menanggulangi Pengikisan Budaya Di Era Revolusi Industri 4.0. Prosiding Seminar Nasional Inobali, 981–990.
Santika, I. W. E. (2020). Pendidikan Karakter pada Pembelajaran Daring. Indonesian Values and Character Education Journal, 3(1), 8–19.
Santrock, J. W. (2007). Perkembangan Anak. In (Terjemahan Mila Rachmawati & Anna Kuswanti). Edisi ke-7, jilid 2, Jakarta: Penerbit Erlangga. (Buku asli diterbitkan tahun 2007).
Saputra, R. A., & Ahmad Hariyadi, S. (2021). Pengaruh Konsep Diri dan Reward Terhadap Prestasi Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Kewirausahaan. Jurnal Educatio FKIP UNMA, 7(3), 1046–1056.
Sardiman. (2011). Interaksi & Motivasi Belajar Mengajar. In jakarta : rajawali Pers.
Sari, H. P. (2020). Waspada daerah yang terapkan psbb adalah episenter covid-19. Nasional.Kompas.Com.
Sartini. (2004). Menggali Kearifan Lokal Nusantara Sebuah Kajian Filsafat. Jurnal Filsafat, 37(2).
Setiardi, D. (2017). Keluarga Sebagai Sumber Pendidikan Karakter Bagi Anak. Tarbawi : Jurnal Pendidikan Islam, 14(2). https://doi.org/10.34001/tarbawi.v14i2.619
Shariati, A. (1996). Tugas Cendekiawan Muslim (Terjemahan M. Amien Rasi). In Jakarta: Srigunting.
Shihab, Q. (1996). Membumikan al-Qur’an. In Bandung: Mizan.
Shofa, A. M. A. (2012). Pendidikan Karakter di Sekolah Sejak Proklamasi Kemerdekaan Sampai Era Reformasi. Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Universitas Negeri Malang 1(1).
Shofa, A. M. A., Alfaqi, M. Z., Habibi, M. M., & Mawarti, R. A. (2020). Sejarah Panjang Pendidikan Karakter Di Indonesia pada Era Proklamasi Kemerdekaan Sampai Era Reformasi. Jurnal Rontal Keilmuan PKn, 6(1), 73–90.
Siska, Y. (2018). Implementasi Nilai Pendidikan Karakter Di Sekolah Dasar Negeri 4 Kotakarang Bandarlampung. Prosiding Seminar Dan Diskusi Nasional Pendidikan Dasar.
Sjamsuddin, Sastradinata, K., & Hasan, S. H. (1993). Sejarah Pendidikan di Indonesia Zaman Kemerdekaan (1945-1966). In Jakarta: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.
Soedarsono. (2008). Kenakalan Remaja. In Jakarta: Rineka Cipta.
Soeratman, D. (1985). Kehidupan Dunia Kraton Surakarta. 1890-1939.
Somantri, M. N. (2001). Menggagas Pembaharuan Pendidikan IPS. In Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.
Strong, P. (1990). No Title. Epidemic Psychology Amodel., 12(31), 249–259.
Sudrajat, A. (2010). Pengembangan Karakter.(online). http://akhmadsudrajat.wordpress.com/pengembangan karakter
Sukadi. (2006). Pendidikan IPS sebagai rekontruksi pengalaman Budaya berbasis Idiologi tri Hita karana pada SMU Negeri 1 Ubud Gianyar bali. In Sekolah pascasarjana UPI: Bandung.
Sukanda, M. (2016). Hindari Menerapkan 12 Gaya Populer Pada Anak. Momdaddy.Com. http://momdadi.com/momdadi/hindari-menerapkan-12-gaya-populer-pada-anak/
Sukiman dkk. (2016). Seri Pendidikan Orang Tua: Mendidik Anak di Era Digital. In Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
Sukiyani, F., & Zamroni. (2015). Pendidikan Karakter dalam Lingkungan Keluarga. SOCIA: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial, 11(1), 57–70. https://doi.org/10.21831/socia.v11i1.5290
Suparmi, S., & Isfandari, S. (2016). Peran teman sebaya terhadap perilaku seksual pranikah pada remaja lakilaki dan perempuan di Indonesia. Indonesian Bulletin of Health Research, 44(2), 139.
Suprayitno, A., & Wahyudi, W. (2020). Pendidikan karakter di era milenial. In Deepublish.
Supriadi, A. (1997). Kemampuan Guru Memanfaatkan Asesmen Portofolio Dalam Meningkatkan Mutu Belajar Pendidikan IPS Di Sekolah Dasar. In Bandung: UPI.
Suryadi. (2002). Memahami “life skills.” Media Indonesia (14 Pebruari 2002).
Suyanto. (2000). Refleksi dan Reformasi Pendidikan di Indonesia Memasuki Milenium III. In Yogyakarta: Adicita Karya Nusa.
Suyata. (2011). Pendidikan Karakter: Dimensi Filosofis. In Yogyakarta: UNY Press.
Syaparuddin, S., & Elihami, E. (2020). Peningkatan Kecerdasan Emosional (EQ) Dan Kecerdasan Spiritual (SQ) Siswa Sekolah Dasar SD Negeri 4 Bilokka Sebagai Upaya Meningkatkan Kualitas Diri Dalam Proses Pembelajaran PKn. Mahaguru: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar, 1(1), 11–29.
Tabi’in, A. (2017). Menumbuhkan sikap peduli pada anak melalui interaksi kegiatan sosial. IJTIMAIYA: Journal of Social Science Teaching, 1(1).
Telaumbanua, D. (2020). Urgensi Pembentukan Aturan Terkait Pencegahan Covid-19 di Indonesia. QALAMUNA: Jurnal Pendidikan, Sosial, Dan Agama, 12(1), 59–70. https://doi.org/https://doi.org/10.37680/qalamuna.v12i01.290
Terry, L., & Ron, T. (2007). Values education and Quality Theaching:The Double Helix Effect. In David Barlow Publising Australia.
Tilaar., H. A. . (2016). Pedagogik teoritis untuk Indonesia. In Kompas Media Nusantara.
Tilaar, H. A. R. (1995). 50 tahun pembangunan pendidikan nasional 1945-1995: suatu analisis kebijakan.
Uliana, P. (2013). Implementasi pendidikan karakter melalui kultur sekolah pada siswa kelas XI di SMA Negeri 1 Gedangan Sidoarjo. Kajian Moral Dan Kewarganegaraan, 1(1), 165–179.
Wahab, A. A. (2001). Rekonstruksi kurikulum PMPKN. Jurnal Civicus, 1, Bandung. Jurusan PMPKN.UPI.
Wahab, A. A., & Sapriya. (2011). Teori dan Landasan Pendidikan Kewraganegaraan. In Bandung: ALFABETA.
Wahyuni, F. (2015). Kurikulum dari Masa ke Masa (Telaah Atas Pentahapan Kurikulum Pendidikan di Indonesia). Jurnal Al-Adabiya, 10(2).
Wardani, E. R., Fathurohman, I., & Kuryanto, M. S. (2021). Nilai Karakter Religius Cerita Rakyat Pertapaan Ratu Kalinyamat Untuk Siswa Sekolah Dasar. Progres Pendidikan, 2(1), 48–54. https://doi.org/https://doi.org/10.29303/prospek.v2i1.110
WHO. (2020). Corona Virus. Dari Https://Www.Who.Int/Indonesia. https://www.who.int/indonesia/news/novel-coronavirus/qafor-public
Widianto, E., & Fathurohman, I. (2019). Variasi Tunggal Bahasa dalam Interaksi Penjual dan Pembeli di Kawasan Makam Sunan Muria. KREDO : Jurnal Ilmiah Bahasa Dan Sastra, 3(1). https://doi.org/https://doi.org/10.24176/kredo.v3i1.3403
Winataputra, U. S. (2011). Jati Diri Pendidikan Kewarganegaraan Sebagai Wahana Sistemik Pendidikan Demokrasi (Suatu Kajian Konseptual dalam Konteks Pendidikan IPS). Disertasi. Bandung: Universitas Pendidikan Indonesia.
Winaya, A. M. (2020). Pembelajaran Daring sebagai "New Normal‟ Sekolah di masa Pandemi Webminar Nasional. Program Studi Pendidikan Sekolah Dasar Universitas Dwijendra, 19 Juni 2020, Denpasar.
Wiyani, N. A. (2014). Format Kegiatan Kepramukaan sebagai Ekstrakurikuler Wajib di Madrasah Ibtidaiyah Dalam Kurikulum 2013. INSANIA: Jurnal Pemikiran Alternatif Kependidikan, 19(1), 148–168.
Www.presidenri.go.id. (2010). Pidato Presiden pada Hari Pramuka tanggal 14 Agustus 2010. (online). In Pemerintah Republik Indonesia. http://www.presidenri.go.id/inde%0Ax.php/pidato/html
Yasinta, M. (2018). Management Karakter Peserta Didik Melalui Menulis Kritis dan Keterampilan Berbicara. Jurnal Kependidikan, VIII(Uin Raden Intan : Lampung).
Yati, R. (2015). Permasalahan Krisis Pendidikan Karakter Pada Siswa Dalam Perpektif Psikologi Pendidikan. Guru Efektif Dalam Perspektif Psikologi Pendidikan, 2504, 1–9. https://www.academia.edu/35692180/Guru_efektif_dalam_perspektif_psikologi_pendidikan
Yulianto, A. (2016). Pendidikan Ramah Anak: Studi Kasus SDIT Nur Hidayah Surakarta. 1(2).
Yusuf, S. (2012). Psikologi perkembangan anak dan remaja. In Remaja Rosdakarya.
Zuchdi, D., Prasetya, Z. K., & Masruri, M. S. (2010). Pengembangan Model Pendidikan Karakter Terintegrasi dalam Pembelajaran Bidang Studi di Sekolah Dasar. Cakrawala Pendidikan Edisi Khusus Dies Natalis UNY. Http://Journal.Uny.Ac.Id/Index, 1(3).
Zuhdi, M. H. (2012). Islam Dan Pendidikan Karakter Bangsa. El-Hikam, 5(1), 83–103.
Zulnuraini. (2012). Konsep, Implementasi dan Pengembangannya di Sekolah Dasar di Kota Palu. Jurnal Dikdas, 1(1), September 2012. Palu: UNTAD.
Published
Categories
License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.





