Implementasi Profil Pelajar Pancasila

Authors

Siska Amaliah; Fitriyani Fitriyani; Nani Sa'idatul Maulida; Yayu Mardiyah; Sri Rahayu

Keywords:

implementasi, pelajar, pendidikan, pancasila

Synopsis

Buku ini mengajarkan kepada para pelajar ataupun masyarakat Indonesia untuk beriman, bertaqwa kepada tuhan yang maha esa, dan berakhlak mulia, serta memiliki karakter sebagaimana pelajar pancasila. Di mana pelajar Pancasila harus bisa dan paham tentang ajaran agama dan kepercayaannya serta menerapkan pemahaman tersebut kedalam kehidupan sehari-hari.

Tujuan buku ini tak lain adalah untuk belajar membentuk sikap mental dan moral generasi yang mampu mengapresiasi nilai-nilai Ketuhanan, Kemanusiaan, Kecintaan pada tanah air dan Kesatuan bangsa, serta penguatan masyarakat madani yang demokratis, berkeadilan, dan bermartabat yang berlandaskan Pancasila, serta mampu menjadi insan muda yang siap untuk berinteraksi menghadapi Globalisasi yang semakin dinamis.

References

Ali, M., & Asrori, M. (2008). Psikologi Remaja: Perkembangan Peserta Didik.

Anggraeni, D. C., Susanto, & Kurniati, D. (2017). Identifikasi Berpikir Kritis.

Aris. (2020). pengertian gotong royong beserta manfaat serta contohnya: gramedia.com.

Basri, H. (1996). Remaja Berkualitas Problematika Remaja dan Solusinya.

Dawiyatun. (2020). Islam Dan Pendidikan Kritis: Menata Ulang Islam yang Memihak. RABBANI: Jurnal Pendidikan Agama Islam, 1(1), 27–45. https://doi.org/https://doi.org/10.19105/rjpai.v1i1.3005

Dyan Prasasti M, S. (2018). Gotong Royong Bagi Pemuda di Era Globalisasi 9 (2) 7 DPM Shenty - 2018 – osf.io.

Gebrina, R. (2018). Penyajian Tari Kreasi Ratoeh Jaroe di Payung Aceh Sanggar Budaya Nusantara ( Buana , Banda Aceh ). INVENSI, 3(2), 27–36. https://doi.org/: https://doi.org/10.24821/invensi.v3i2.2418

Hazhari, A., & Arismaputri, A. L. (2020). Analisis Kegiatan Tari Kreasi Bungong Jeumpa Terhadap Kepercayaan Diri Anak Usia Dini. TULIP (Tulisan Ilmiah Pendidikan), 9(1), 17–28. https://doi.org/10.54438/tulip.v9i1.162

Hotima, S. H. (2019). Sosialisasi Pemanfaatan Kerajinan Tangan Menggunakan Stik Es Krim. Majalah Ilmiah Pelita Ilmu, 2(2), 19–26.

Irawati, D., Iqbal, A. M., Hasanah, A., & Arifin, B. S. (2022). Profil Pelajar Pancasila Sebagai Upaya Mewujudkan Karakter Bangsa. Edumaspul: Jurnal Pendidikan, 6(1), 1224–1238. https://doi.org/10.33487/edumaspul.v6i1.3622

James, M. (2002). It’s Never Too Late to Be Happy.

Kemendikbud. (2022). Buku Panduan Pengembangan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (Badan Stan).

Magdalena, I., Haq, A. S., & Ramdhan, F. (2020). Pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan Di Sekolah Dasar Negri Bojong 3 Pinang. Jurnal Pendidikan Dan Sains, 2(3), 418–430.

Mardiani, R. (2019). “Proses Berpikir Kritis Yang Diterapkan Dalam Memberikan Asuhan Keperawatan.”

Maulidya, A. (2018). Berpikir dan Problem Solving. Ihya Al-Arabiyah: Jurnal Pendidikan Bahasa Dan Sastra Arab, 1(1), 11–29. https://www.jurnal.iainambon.ac.id/index.php/hp/article/view/2741

Mu’tadin, Z. (n.d.). “Kemandirian sebagai Kebutuhan Psikologis pada Remaja.” http://e-psikologi.com/

Munandar, U. (2004). Pengembangan Kreativitas Anak Berbakat (Cet.2) (Rineka Cip).

Novianti, E., Firmansyah, Y., & Susanto, E. (2021). Peran Guru Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan sebagai Fasilitator dalam Meningkatkan Disiplin Belajar Siswa. DeCive: Jurnal Penelitian Pendidikan Pancasila Dan Kewarganegaraan, 1(1), 12–17.

Nugroho, F. t. (2021). Tujuan Gotong Royong dan Manfaatnya yang perlu Diketahui: https://www.bola.com. 9(7).

Nurgiansah, T. H. (2022). Pendidikan Pancasila sebagai Upaya Membentuk Karakter Religius. Jurnal Basicedu, 6(4), 7310–7316.

Nurinda, D. (2023). contoh gotong royong dilingkungan masyarakat, beserta manfaatnya: https://www.sonora.id. 7(19), 25.

Prafitasari, A. (2022). Retrieved from 11 contoh gotong royong dilingkungan rumah: https://adjar.grid.id. 10(6).

Prameswari, S. W., Suharno, & Sarwanto. (2018). Inculcate Critical Thinking Skills In Primary Schools. 1(1), 742–750. https://doi.org/https://doi.org/10.20961/shes.v1i1.23648

Pratiwi, A. S., Respati, R., & Giyartini, R. (2020). Tari Egrang Batok di Sekolah Dasar. PEDADIDAKTIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar, 7(3), 257–266. https://doi.org/10.17509/pedadidaktika.v7i3.26195

Putri, V. K. M. (2021). Nama lain Gotong Royong di berbagai Daerah di Indonesia: https://www.kompas.com.

Rachmadtullah, R. (2015). Kemampuan Berpikir Kritis Dan Konsep Diri Dengan Hasil Belajar Pendidikan Kewarganegaraan Siswa Kelas V Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan Dasar, 6(2), 287–298. https://doi.org/10.21009/jpd.062.10

Rahayuningsih, F. (2022). Internalisasi Filosofi Pendidikan Ki Hajar Dewantara Dalam Mewujudkan Profil Pelajar Pancasila. SOCIAL : Jurnal Inovasi Pendidikan IPS, 1(3), 177–187.

Rahmayanti, E. (2017). Penguatan Wawasan Global Warga Negara DFdu Era Disrupsi.

Sa’diyah, R. (2017). Pentingnya Melatih Kemandirian Anak. Kordinat: Jurnal Komunikasi Antar Perguruan Tinggi Agama Islam, 16(1), 31–46. https://doi.org/https://doi.org/10.15408/kordinat.v16i1.6453

Samani, Muchlas, H. (2012). Pendidikan Karakter (Rosdakarya).

Santrock, J. W. (2003). Adolesence Perkembangan Remaja.

Saputri, L. H., Cahyono, A., & Lestari, W. (2020). Pembelajaran Mencipta Tari Kreasi Dengan Metode Saposasi Di SMA Negeri 1 Bergas. In Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana (PROSNAMPAS), 3(1), 769–775. [email protected]

Saragih, R. (2017). Membangun Usaha Kreatif, Inovatif dan Bermanfaat Melalui Penerapan Kewirausahaan Sosial. Jurnal Kewirausahaan, 3(2), 26–34.

Semiawan, C. R. (2009). Memupuk Bakat dan Kreativitas Siswa Sekolah Menegah.

Setya, M. D., & Ediyono, S. (2018). Kajian Perspektif Filsafat: Berpikir Kritis Dalam Hubungannya Di Dunia Psikologi. 1–9.

Sugito. (2013). Pendidikan untuk Pencerahan dan Pemandirian Bangsa.

Sumarmo, U. (2022). Kemandirian Belajar: Apa, Mengapa, dan Bagaimana dikembangkan pada Peserta Didik Oleh: Utari Sumarmo, FPMIPA UPI. Academia.Edu, 1983, 1–9.

Sutopo, J. (2007). Fenomena “LKS” Meninggalkan Dampak Ketidakmandirian pada Siswa.

Tassoni, P. (2002). Diploma Child Care and Education.

Titik Setyaningsih, T. (2022). Diambil kembali dari budaya gotong royong wujudkan profil pelajar pancasila: https://smpn2pabelan.sch.id. 8(1).

Tsamara, A. N. (2023). Apa itu gotong royong kenali arti, tujuan & manfaatnya: http://www.jakartanotebook.com. 7(2).

Wasahua, S. (2021). Konsep Pengembangan Berpikir Kritis dan Berpikir Kreatif Peserta Didik di Sekolah Dasar. Horizon Pendidikan, 16(2), 72–82. https://www.jurnal.iainambon.ac.id/index.php/hp/article/view/2741

Published

February 17, 2024