Sejarah Baru Keberagamaan Muslim Tionghoa di Era Pasca Reformasi
Keywords:
sejarah, keberagaman, muslim, tionghoa, reformasi, IndonesiaSynopsis
Persoalan tentang keberagamaan masyarakat Muslim Tionghoa di Indonesia sangat menarik untuk selalu didiskusikan. Secara kuantitas, komunitas Muslim Tionghoa terus bertambah. Namun, keberadaan Muslim Tionghoa sampai saat ini masih sedikit yang terbuka, apalagi berbaur dengan komunitas muslim lainnya.
Buku yang ada di tangan pembaca ini, memiliki tema pokok tentang potret keberagamaan komunitas muslim Tionghoa di eks Karesidenan Kediri. Semoga kehadiran buku ini dapat menambah wawasan kajian-kajian Keislaman, terutama ketika agama Islam telah berakulturasi dengan budaya lokal.
References
Afif, Afthonul. Identitas Tionghoa Muslim Indonesia Pergulatan Mencari Jati Diri. Depok: Kepik. 2012.
Afif, Afthonul. Menjadi Indonesia; Pergulatan Identiatas Tionghoa Muslim Indonesia. Cet. I. Yogyakarta: Parikesit Institute. 2010.
Aimee Dawis, The Chinese of Indonesia and Their Search for Identity: The Relationship Between Collective Memory and the Media, terj. dengan Judul Orang Indonesia Tionghoa Mencari Identitas. Cet. II. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama. 2010.
Ali, Moh. Penelitian Kependidikan: Prosedur dan Strategi.
Bandung: Angkasa, 1987.
Amin, Faizal. Ilmu Kalam Sebuah Tawaran Pergeseran Paradigma Pengkajian Teologi Islam. Pontianak: STAIN Pontianak Press. 2012.
Amiruddin, “Riyan Peran Etnis dan Kultural Pada Persaingan Industri Tahu Takwa di Kota Kediri”, JSEH (Jurnal Sosial Ekonomi dan Humaniora). 6, No. 2 (2020)
Amiruddin, Riyan. “Peran Etnis dan Kultural Pada Persaingan Industri Tahu Takwa di Kota Kediri”, JSEH (Jurnal Sosial Ekonomi dan Humaniora). 6, No. 02 (2020).
Anugrahani. YB. “Pemaknaan Etnis Tionghoa dalam Mengaktualisasikan Nilai Leluhur pada Bisnis Perdagangan (Studi Fenomenologi Jaringan Komunikasi Pedagang Tionghoa di Kabupaten Kediri)”, Jurnal Penelitian Ilmu Komunikasi. (2014).
Arif, Moch. Choirul & Budiawan, “Tradisi Barongsai di Mata Muslim Tionghoa (Menyandingkan Keberislaman dan KeTionghoaan)”, Jurnal al-‘Adâlah, 18, No. 1 (2015)
Barker, Chris. Cultural Studies, Teori Dan Praktik. Yogyakarta: Kreasi Wacana. 2011.
Budiono, Eko. “Analisis Financial Knowledge, Financial Attitude, Income, Locus Of Control, Financial Management Behavior Masyarakat Kota Kediri,” Jurnal Ilmu Manajemen (JIM), 8, no. 1, (2020): 285.
Choirul, Mahfud. Manifesto Politik Tionghoa di Indonesia.
Yogyakarta: Pustaka Pelajar. 2013
Forum Komunikasi Pemuda Pelajar dan Mahasiswa Indonesia. Manuver Politik Sofjan Wanandi & CSIS [The
Political Manoeuvre of Sofjan Wanandi & CSIS]. Jakarta: Forum Komunikasi Pemuda Pelajar dan Mahasiswa Indonesia. 1998.
Ghazali, Adeng Muchtar. Perkembangan Ilmu Kalam dari Klasik hingga Modern. CV.Pustaka Setia. 2005.
Hall, Stuart. Political Belonging in a World of Multiple Identities. In Conceiving Cosmopolitanism: Theory, Context, and Practice. edited by S. Vertovec and R. Cohen. Oxford: Oxford University Press. 252002.
Hall, Stuart. Political Belonging in a World of Multiple Identities. In ConceivingCosmopolitanism: Theory, Context, and Practice, edited by S, Vertovec and R. Cohen. Oxford: Oxford University Press. 2002.
Hanafi, Ahmad. Pengantar Teologi Islam, Jakarta: PT Al Husna Baru. 2003.
Hefner, Robert W. Globalisation, Governance, and the Crisis of Indonesian Islam”, Paper presented at the Conference on Globalisation, State Capacity, and Muslim Self Determination, Center for Global, International and Regional Studies: University of California-Santa Cruz, 7-9 March 2002, (Accessed 20 September 2022: http://www2.ucsc.edu/ cgirs/conferences/carnegie/papers/hefner.pdf).
Herwansyah. “Menjadi Tionghoa Yang Bukan Kafir: Kajian Atas Kontruksi Identitas Tionghoa Muslim di
Palembang.” Jurnal Studi Agama UIN Raden Fatah. 3, no. 1 (2019): 41.
Heryanto, Ariel. Ethnic Identities and Erasure: Chinese Indonesians in Public Culture”,in Southeast Asian Identities: Culture and the Politics of Representation in Indonesia, Malaysia, Singapore, and Thailand, Singapore: Institute of Southeast Asian Studies. 1998.
Irianto, Agus Maladi. “Komodifikasi Budaya di Era Ekonomi Global Terhadap Kearifan Lokal: Studi Kasus Eksistensi Industri Pariwisata dan Kesenian Tradisional di Jawa Tengah, Jurnal Theologia,” 27, no. 1. (2016): 207.
Ishaq, Ropingi el. Komunikasi Kosmis Masyarakat Lereng Kelud.
Surabaya: Jenggala Pustaka Utama. 2015.
Jary, David dan Julia Jary. Collins Dictionary of Sociology.
London: Harper Collins. 1991.
Jatim. “Telaah Fenomenologis Patrimonialisme Budaya Politik terhadap Konflik Sunni-Shi’ah Madura”, Maraji’: Jurnal Studi Keislaman. 3, no. 1 (2016).
Kaelan. Metode Penelitian Kualitatif Bidang Filsafat. Yogyakarta: Paradigma. 2005.
Kholiludin, Tedi. Pecinan di Pecinan: Santri, Tionghoa dan Tuan Rumah Kebudayaan Bersama di Kota Semarang. Semarang: Elsa Press. 2020.
Koentjaraningrat, ed. “Kebudayaan Orang Tionghoa di Indonesia”, Manusia dan Kebudayaan di Indonesia. Penerbit Djambatan. tth
Kusumastuti, “Ayu. Modal Sosial dan Mekanisme Adaptasi Masyarakat Pedesaan dalam Pengelolaan dan Pembangunan Infrastruktur”, Masyarakat: Jurnal Sosiologi, 20, no. 1. (2015)
Mahardiana, Dena. “Aktivitas Sosial Ekonomi Pecinan Kediri Tahun 1900-1930”, Avatara, e-Journal Pendidikan Sejarah, 11 no. 1 (2021).
Mahfud, Choirul. “The Role of Cheng Ho Mosque (The New Silk Road, Indonesia-China Relations in Islamic Cultural Identity)”, Journal Of Indonesian Islam. 8, no. 1. (2014): 28.
Maleong, Lexy J. Metodologi Penelitian Kualitatif. Cet. VII., Bandung: Remaja Rosdakarya, 1996.
Mubarrok, Ujang Syahrul dkk. “Analisis Qspm Untuk Menentukan Strategi Pengembangan Ekonomi Syariah di Kota Kediri”, An-Nisbah: Jurnal Ekonomi Syariah, 5, No. 1. (2018).
Mulkhan et al, Abdul Munir. Agama dan Negara: Perspektif Islam,Katolik, Buddha, Hindu, Konghucu, Protestan (Religion and State: The Perspective of Islam, Catholicism, Protestantism, Hinduism, and Buddhism). Yogyakarta: Institut Dian/Interfidei. 2002.
Mustajab, Ali. “Kebijakan Politik Gus Dur Terhadap China Tionghoa di Indnonesia,” Jurnal Agama dan Hak Asasi Manusia, 5 No. 1. (2015).
Muthohhari, Murtadha. Mengenal Ilmu Kalam. Jakarta: Pustaka Zahra. 2002.
Muwaffiqillah, Moch. “Social Capital of The Religious Society Of Kediri City: Inclusiveness Of Multicultural Education Based On Local Wisdom”, Didaktika Religia: Journal of Islamic Education. 9, no. 2. (2021).
Ong, Aihwa and Donald Nonini. Introduction: Chinese Transnationalism as an Alternative Modernity. In Ungrounded Empire: The Cultural Politics of Modern Chinese Transnationalism. edited by Ong and D. Nonini. New York: Routledge.1997.
Perdana, Fahmi Rafika. “Integrasi Sosial Muslim-Tionghoa Studi atas Partisipasi PITI DIY dalam Gerakan Pembauran”, Jurnal Ilmiah Sosiologi Agama. 9, No. 2 (2015): 107.
Putra, Thaus Sugihilmi Arya. Hilangnya Rasisme dan Disrkiminasi Terhadap Etnis Tionghoa, baca selengkapnya di https://www.djkn.kemenkeu.go.id/kanwil-kalbar/. Diakses pada tanggal 08 Agustus 2022
Rahmaniah, Aniek. Budaya dan Identitas. Sidoharjo: Dwiputra Pustaka Jaya. 2012.
Rahmawati, Kasim Yahiji, Choirul Mahfud, “Chinese Ways of Being Good Muslim: from the Cheng Hoo Mosque to Islamic Education and Media Literacy, Indonesian Journal of Islam and Muslim Societies. 8 No. 2 (2018).
Rosidi, Achmad. “Aktualisasi Ajaran Konfusianisme dalam Membangun Nasionalisme Etnis Tionghoa (Perspektif Etnis Tionghoa Surakarta)”, Jurnal SMaRT, 1, no. 2. (2015).
Rustopo. Menjadi Jawa; Orang-orang Tionghoa dan Kebudayaan Jawa di Surakarta, 1895-1998. Yogyakarta: Ombak. 2007.
St. Nur Alfiana Wulandari, Dakwah Persuasif Pada Muallaf Etnis Tionghoa (Studi Pada Persatuan Islam Tionghoa Indonesia Surabaya), (Tesis: Program Studi Pascasarjana UIN Sunan Ampel Surabaya, 2020): 1-6.
Subakir, Ahmad. Rule Model Kerukukan Umat Beragama di Indonesia. Bandung: Cendekia Press. 2020.
Surakhmad, Winarno. Pengantar Penelitian Ilmiah: Dasar, Metode dan Teknik. Bandung: Tarsito. 1982.
Suryadinata, Leo. Negara dan Etnis Tionghoa; Kasus Indonesia, Cet. I, Jakarta: Pustaka LP3ES, 2002.
Suryadinata, Leo. State and Minority Religion in Contemporary Indonesia: Recent Government Policy towards Confucianism, Tridharma and Buddhism, in Nation-State, Identity and
Religion in Southeast Asia, ed. Tsuneo Ayabe, Singapore: Singapore Society of Asian Studies. 1998.
Syafitri. A. & Sudarwati. L., “Pemanfaatan Modal Sosial dalam Sektor Perdagangan”, Perspektif Sosiologi. 3, No. 1 (2015).
Syamsu In & Nurihsan Juntika, Teori Kepribadian. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya. 2008.
Syarifudin, Moh. Social Capital Dalam Bisnis Pengusaha Tionghoa Muslim di Kota Kediri. Disertasi. Tidak Diterbitkan. Pascasarjana UIN Sunan Ampel Surabaya. 2020.
The Encyclopedic Dictionary of the Chinese Language. Vol.
I. Taipei: Instutute for Advanced Chinese Studies. 1962.
Wuryo Karmiran & Sjaifullah Ali. Pengantar Ilmu Jiwa Sosial.
Jakarta: Sabdodadi. 1982.
Yuanzhi, Kong. Chengho Muslim Tionghoa Misteri Perjalanan Muhibah di Nusantara. Jakarta: Pustaka Obor. 2015.
Yuanzi, Kong. Zhongguo Yindunixiya Wenhua Jiaoliu. terj. Xie Zhiqiong dkk., Silang Budaya Tiongkok-Indonesia. Jakarta: PT. Bhuana Ilmu Populer. 1999.
Zuhri. & Wahyudi. EW., “Teologi Sosial Muslim Tionghoa: Keimanan, Identitas Kultural dan Problem Eksistensial” Empirisma: Jurnal Pemikiran dan Kebudayaan Islam. 29, no. 1 (2020).
Published
Categories
License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.





