Gerak Budaya Banten: Menelusuri Kearifan Lokal dalam Pendidikan Seni Tari

Authors

Risma Diniyah
Anna Maria Oktaviani
Dirsa Ayu

Keywords:

budaya, banten, kearifan lokal, seni tari

Synopsis

Pendidikan seni khususnya pendidikan tari sangat penting bagi anak-anak yang masih duduk di bangku sekolah dasar. Pendidikan seni dapat memberikan dampak positif dan meningkatkan kreativitas anak serta mengembangkan pola berpikir.

Anak-anak adalah warisan budaya kita dan kita harus membina mereka untuk melestarikan budaya kita. Namun, berkat kemajuan teknologi, sebagian besar anak-anak sudah mengenal budaya asing dan oleh karena itu menganggap lebih baik mempelajari budaya asing daripada budaya mereka sendiri. Oleh karena itu, peran orang tua dan guru sangat penting untuk membantu anak mengembangkan minat terhadap pengembangan budaya tradisional (melalui pendidikan tari).

References

Kusumastuti, Eny. Pendidikan Seni untuk Sekolah Dasar. Semarang : Academia.edu

Kusumastuti, Eny. Penerapan Model Pelajaran Seni Tari Terpadu pada Siswa Sekolah Dasar.Semarang : Academia.edu

Huldia, Ayahbuddin dkk (2021), Estetika Tari Pattu’du Tommuane Di Kecamatan Banggae Kabupaten Majene, Jurnal http://eprints.unm.ac.id/

Wardani, puspita,dkk(2021), Tari Dayak Grasak: Pembelajaran Seni Berbasis Masyarakat Pada Grup Bangun Budaya Di Dusun Sumber Kecamatan Dukun Kabupaten Magelang, ArticleJurnalS.TariText https://www.gramedia.com/literasi/seni-tari(2021)

Ratih,niwayan,dkk (2014), Pengertian, Fungsi, Jenis, Watak Dan Makna Gerak Tari, iwayanratihshopia.blogspot.com/2014/05/pengertian-fungsi-jenis-watak-dan-makna.html

Mursito, H. S. D., & Lestari, O. T. (2023). ANALISIS MAKNA, UNSUR DAN FUNGSI TARI NDAYAK GRASAK. Gesture: Jurnal Seni Tari, 12(1), 47-58.

Supriyanto. 2012, “ Tari Klana Alus Sri Suwela Gaya Yogyakarta Perspektif Joged Mataram”. Jurnal Seni Tari. 3 (1). 4-5

Rosani, T., & Nugrahaningsih, R. (2019). Analisis Makna Simbol Pada Tari Gendang Baka di Desa Lingga Kecamatan Simpang Empat Kabupaten Karo. Gesture : Jurnal Seni Tari, vol. 8,no. 1, edisi April, hal. 77–86, e-ISSN: 2599-2864

Wulandari, R. T. (2017). Pembelajaran olah gerak dan tari sebagai sarana ekspresi dan apresiasi seni bagi anak usia dini. Jurnal Pendidikan, 1-18.

Yetti, E., & Juniasih, I. (2016). Implementasi Model Pembelajaran Tari Pendidikan Untuk Meningkatkan Kecerdasan Kinestetik Anak Usia Dini Melalui Metode Pembelajaran Aktif (Pengembangan Model Di Taman Kanak-kanak Labschool Jakarta Pada Kelompok B). Jurnal Pendidikan Usia Dini, 10(2), 385-400.abdullah.1.2006.kontruksidanreproduksikebudayaan.Yogyakarta:pustaka pelajar.

DALILAH, Mitsalina; MARHADI, Hendri; ZUFRIADY, Zufriady. Penerapan Metode Demonstrasi untuk Meningkatkan Kemampuan Gerak Tari Melayu Tradisional Kelas V SD Negeri 37 Pekanbaru. PhD Thesis. Riau University.

Nurjaman, Fatmawati, Sudadio Sudadio, and Nandang Faturohman. “Implementasi pelatihan tari daerah dalam melestarikan tarian Banten di Sanggar Raksa Budaya Kota Serang.” Journal of Nonformal Education and Community Empowerment (2017): 152-160.

SUNARTO, Cahyo; PERMANASARI, Alis Triena; LESTARI, Dwi Junianti. PERANCANGAN APLIKASI ENSIKLOPEDI DIGITAL TARI DAERAH BANTEN BERBASIS ANDROID PADA MATA PELAJARAN SENI BUDAYA SISWA KELAS VII. JPKS (Jurnal Pendidikan dan Kajian Seni), 2022, 7.2.

Maharani, P. D., Suryani, N. N. M., & Ruspawati, I. A. W. (2021). Tari Kreasi Mapepare. Jurnal IGEL: Journal Of Dance, 1(2), 49-56.

Musfikoh, M., Permanasari, A. T., & Lestari, D. J. (2022). Bentuk Penyajian Tari Kreasi Bendrong Lesung di Sanggar Seruni Kota Cilegon Banten. Jurnal Seni Tari, 11(1), 56-67.

Heradista, D., Permanasari, A. T., & Lestari, D. J. (2020, November). Makna Gerak Tari pada Kesenian Rampak Bedug di Sanggar Seni Harum Sari Pandeglang Banten. In Prosiding Seminar Nasional Pendidikan FKIP (Vol. 3, No. 1, pp. 595-605).

Nurhaeni, Y., Permanasari, A. T., & Hadiyatno, H. (2022). Bentuk Penyajian Dan Struktur Gerak Tari Kreasi Dogdog Lojor Di Sanggar Putra Panglipur Kabupaten Lebak-Banten. MATRA: Jurnal Musik Tari Teater & Rupa, 1(1).

Siswantari, H., & Putra, L. D. (2021). Pengembangan Modul Pembelajaran Tari Kreasi Bagi Mahasiswa. Jurnal Seni Tari, 10(1), 104-111.

Maritaria, T., & Mariana, N. E. N. I. (2019). Eksplorasi konsep matematika sekolah dasar dalam tari kreasi. JPGSD, 7(3), 3029-3039.

Mastra, I. Wayan, and Luh Putu Pancawati. “Elemen-Elemen Estetis Komposisi Tari.” Widyadharma: Prosiding Pendidikan Seni Drama, Tari, dan Musik 1.1 (2022): 144-152.

Mastra, I. W., & Pancawati, L. P. (2022). Elemen-Elemen Estetis Komposisi Tari. Widyadharma: Prosiding Pendidikan Seni Drama, Tari, dan Musik, 1(1), 144-152.

MASTRA, I. Wayan; PANCAWATI, Luh Putu. Elemen-Elemen Estetis Komposisi Tari. Widyadharma: Prosiding Pendidikan Seni Drama, Tari, dan Musik, 2022, 1.1: 144-152.

Setiawati, R. (2008). Seni tari. Jakarta: Direktorat Jendral Manajemen Pendidikan Dasar Dan Menengah, Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan, Departemen Pendidikan Nasional.

George, Ritzer. 1985. Sosiologi Ilmu Pengetahuan Berparadigma Ganda . Penyadur Alimandan. Jakarta: CV Rajawali Jazuli, M. 2008. Pendidikan Seni Budaya, Suplemen Pembelajaran Seni Tari.Semarang:

UNNES PRESS.

Jazuli, M. 1994. Telaah Teoritis Seni Tari. Semarang: IKIP Semarang Press Kusumastuti, E. (2009). Ekspresi Estetis Dan Makna Simbolis Kesenian Laesan. Harmonia – Journal of Arts Research and Education, 9(1), 1–9.

Harymawan, R.M.A. 1988. Dramaturgi. Bandung: CV. Rosda.

Pramana Padmadarmaya, 1983. Tata dan Teknik Pentas. Jakarta: Departemen

Pendidikan dan Kebudayaan.

R.M. Dinusatomo, 1986. Tata Rias dan Busana di dalam Tari Klasik Gaya

Yogyakarta. Makalah disajikan dalam acara temu pembinaan Tari di

Sekolah se-DIY.

Soedarsono, 1978. Pengantar Pengetaahuan dan Komposisi Tari. Yogyakarta:

ASTI

Dikutip dari buku Seni Budaya Tari Paket B Setara SMP/MTs Kelas VIII yang diterbitkan oleh Direktorat Pembinaan Pendidikan Keaksaraan dan Kesetaraan

Bungin, Burhan. 2008. Metodelogi Penelitian Kualita tif. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.

Hadi, Sumandiyo. 2002. Kajian Tari Teks dan Konteks. Yogyakarta: Pustaka Boook Publisher.

Jazuli. 2016. Paradigma Pendidikan Seni (buku 2). Semarang: Farishma Indonesia.

Akbar dan Usman, 2009. Metode Penelitian Sosial.

Jakarta: Bumi Aksara. Anonim. 2018. “Uhud Tourist Information Centre”. Ubud. Bali.

Hastina Febriaty. 2015. “Dampak Erupsi Gunung Sinabung Terhadap Pendapatan Dari Sektor Pariwisata Di Kabupaten Karo”, Universitas Sumatera Utara LGA Oka Mahagangga dan Ida Ayu Suryasih 2017. Perspektif Turismemorfosis: Masa-Masa Jeda Pariwisata Ball.

Kantor Dinas Pariwisata Daerah Gianyar. 2018. Data Monografi Kecamatan Ubud dan Kelurahan Ubud.

Kusmayadi dan Sugiarto. 2000. Metode Penelitian Dalam Bidang Kepariwisataun. Jakarta: PT. Gramedia Pustaka Utama.

Moleong, Lexy. 2000. Metode Penelitian Kualitatif. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.

Nurjanah. 2011. Defenisi erupsi Gunung Berapi dan Dampak Terhadap Pariwisata Nyoman, Suardana. 2017. Pengamatan visual dan Instrumental Gunung Agung, Bali

Pitana, I Gede. 2005. “Sosiologi Pariwisata”. Yogyakarta: ANDI

Setiawati, Rahmida. “Seni tari.” Jakarta: Direktorat Jendral Manajemen Pendidikan Dasar Dan Menengah, Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan, Departemen Pendidikan Nasional (2008).

Setiawati, R. (2008). Seni tari. Jakarta: Direktorat Jendral Manajemen Pendidikan Dasar Dan Menengah, Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan, Departemen Pendidikan Nasional.

SETIAWATI, Rahmida. Seni tari. Jakarta: Direktorat Jendral Manajemen Pendidikan Dasar Dan Menengah, Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan, Departemen Pendidikan Nasional, 2008.

Rochayati, R. (2019). Konsep Garapan Tari Turak Dewa Musirawas. GETER: Jurnal Seni Drama, Tari dan Musik, 2(2), 51-61.

Published

December 10, 2023