Akulturasi Budaya Islam dan Budaya Lokal dalam Tradisi Ngejot di Desa Pegayaman Bali
Keywords:
akulturasi, budaya Islam, lokal, ngejot, Pegayaman, BaliSynopsis
Penulisan buku ini dilakukan untuk memberikan deskripsi terkait akulturasi antara budaya Islam dan budaya Bali, terutama yang berhubungan dengan tradisi Ngejot pada perayaan Idul Fitri di Desa Pegayaman Bali. Kehadiran buku ini dimaksudkan untuk menyajikan salah satu model dialektika Islam dengan adat dan tradisi lokal dalam sebuah relasi akomodasionis untuk menunjukkan bahwa Islam merupakan agama yang menjadi rahmat bagi seluruh alam (rahmatan lil’alamin).
Seperti diketahui bahwa masyarakat Islam Pegayaman pada dasarnya merupakan masyarakat multikultural, yang pada awalnya terdiri dari unsur etnik Jawa, Bali, Bugis, Lombok, dan sebagainya. Menjadi istimewa karena pertemuan antara berbagai etnik tersebut kini membentuk satu komunitas masyarakat Islam di lingkungan masyarakat Hindu Bali yang mengelelilinginya.
References
Al-Haddad, Al-Habib Alwi bin Thahir, 2001, Sejarah Masuknya Islam di Timur Jauh, Jakarta: Lentera Basritama.
Arsana, I Gusti Ketut Gde, 2006, Segresi Sosial dan Pola Adaptasi Budaya dalam Kehidupan Pluralisme Agama di Desa Dalung, Kecamatan Kuta Utara, Kabupaten Badung, Tesis S2, Denpasar: Program Pascasarjana Universitas Udayana
Ayatrohaedi, 2009, Kepribadian Budaya Bangsa (local Genius). Jakarta: Pustaka Jaya.
Bahruddin, Erwan, 2015, Kearifan Lokal, Pengetahuan Lokal dan Degradasi Lingkungan. http://www.esaunggul.ac.id/epaper/kearifan-lokal-pengetahuan-lokal-dan-degradasi-lingkungan/. Tersedia: Rabu, 18 Maret 2015.
Bahsyar, Hamdan M., 2010, Identitas Minoritas di Indonesia: Kasus Muslim Bali di Tabanan dan Gianyar, Jakarta : LIPI Press.
Berry, J. W., 2005, Acculturation: Living successfully in two cultures, International Journal of Intercultural Relations, 29(6), 697–712. https://doi.org/10.1016/j.ijintrel.2005.07.013
Bungin, Burhan, 2011, Sosiologi Komunikasi Teori, Paradigma, dan Diskursus Teknologi Komunikasi di Masyarakat, Jakarta: Prenada Media Group.
Daliman, A., 2012, Islamisasi dan Perkembangan Kerajaan-Kerajaan Islam di Indonesia, Yogyakarta: Ombak.
Darmayana, I Wayan, 2011, Menyama Braya (Studi Perubahan Masyarakat Bali), Salatiga: Disertasi pada Universitas Kristen Satya Wacana.
Direktorat Jenderal Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri, Juni 2021.
Djoened Poesponegoro, Marwati & Notosusanto, Nugroho, 1984, Sejarah Nasional Indonesia Jilid II, Jakarta: Balai Pustaka.
Geertz, Clifford, 1971, Religion in Java: Conflict and Integration” dalam Sociology of Religion: Selected Readings. (Roland Robertson, ed.), England: Penguine Book.
Gillin & Gillin, 1954, Cultural Sociology: A Revision of an Introduction to Sociologi, New York: The Macmillan Company.
Hariyono, P., 1993, Kultur Cina dan Jawa: Pemahaman Menuju Asimilasi Kultural. Jakarta: Pustaka Sinar Harapan.
Haris, Syamsuddin 2001, Paradigma Baru Otonomi Daerah, Jakarta: Pusat Penelitian Politik Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (P2P LIPI).
Hodgson, Marshall GS, 2002, The Venture of Islam: Iman dan Sejarah dalam Peradaban Dunia (Diterjemahkan oleh Mulyadhi Kartanegara), Jakarta: Paramadina.
Hunt., Paul B. Horton Chester L., 1990, Sosiologi, terj. Aminuddin Ram edisi IV, Jakarta: Erlangga.
Judistira K., Garna, 1996, Ilmu-ilmu Sosial Dasar: Konsep dan Posisi, Bandung: Program Pascasarjana UNPAD.
Karim, Abdul Gafar, 2010, Multikulturalisme, Yogyakarta: Bahan Ajar Program Pascasarjana Universitas Gajah Mada.
Kardian & Bahri, Syamsul, 2015, Setengah Abad Amalgamasi antara Etnis Jawa dengan Etnis Tempatan di Desa Siabu, Kecamatan Salo, Kabupaten Kampar. Pekanbaru: Jurnal FISIP Volume 2 No. 2 Oktober 2015.
Kartanegara, Mulyadi, 2005, “Islam dan Multikulturalisme: Sebuah Cermin Sejarah”, dalam Zakiyuddin Baidhawy (ed.), Reinvensi Islam Multikultural, Surakarta: PSB UMS.
Koentjaraningrat, 2002, Pengantar Ilmu Antropologi, Jakarta: PT. Rineka Cipta.
Koentjaraningrat, 2000, Pengantar Ilmu Antropologi, Jakarta: Rineka Cipta.
Lash, Scott & Feathersone, Mike (ed), 2002, Recognition And Difference: Politics, Identity Multiculture, London: Sage Publication.
Mashad, Dhurorudin, 2014, Muslim Bali: Mencari Kembali Harmoni yang Hilang, Jakarta: Pustaka Al-Kautsar.
Mulyana, Deddy & Rakhmat, Jalaluddin (ed.), 2001, Komunikasi Antarbudaya, Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Mun’im DZ, Abdul, 2008, “Mengukuhkan Jangkar Islam Nusantara” dalam Jurnal Tashwirul Afkar: Jurnal Refleksi Pemikiran Keagamaan dan Kebudayaan, Edisi No. 26.
Naritoom, Chatcharee, 2015, Local Wisdom/Indigenous Knowledge System, Thailand: Kasetsart University. Tersedia: Rabu, 18 Maret 2015.
Nasikun, 2001, Sistem Sosial Indonesia, Jakarta: Penerbit Rajawali Press.
Nugroho, A. B. & V Suryaningtyas,. W., 2010, Akulturasi antara Etnis Cina dan Jawa:
Konvergensi atau Divergensi Ujaran Penutur Bahasa Jawa, Seminar Nasional Pemertahanan Bahasa Nusantara, Semarang: Magister Linguistik PPs UNDIP.
Pageh, I Made, et al. 2013, Analisis Faktor-faktor Integratif Nyama Bali – Nyama Selam, untuk Menuyusun Buku Panduan Kerukunan Masyarakat di Era Otonomi Daerah. Singaraja: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora, Vol. 2, No. 2, Oktober 2013.
Panji, I Gusti Ngurah, 2010, Sejarah Buleleng, Singaraja: Pemerintah Kabupaten Buleleng UPTD Gedong Kirtya.
Parekh, Bhikhu, 2000, Rethingking Multiculturalism: Cultural Diversity and Political Theory, Cambridge: Harvard University Press.
Pelly, Usman, 1998, ”Masalah Batas-Batas Bangsa”, Jurnal Antropologi Indonesia No. 54 Tahun 1998.
Purna, I Made, et al., 2013, Tradisi Barzanji pada Masyarakat Loloan Kabupaten Jembrana, Bali, Yogyakarta: Penerbit Ombak.
Puspowardhani, Rulliyanti, 2008, Komunikasi antar budaya dalam keluarga kawin campur Jawa-Cina di Surakarta, sebuah tesis untuk Memenuhi Persyaratan Mencapai Derajat Magister Program Studi Ilmu Komunikasi Riset dan Pengembangan Teori Komunikasi, Surakarta: Program Pascasarjana Universitas Sebelas Maret.
Rahyono, F. X., 2009, Kearifan Budaya dalam Kata, Jakarta: Wedatama Widyasastra.
Ridwan, Nurma Ali, 2007, Landasan Keilmuan Kearifan Lokal, Ibda` (Jurnal Studi Islam dan Budaya) Vol. 5 No. 1 Jan-Jun 2007, P3M STAIN Purwokerto.
Romano, Dugan, 1988, Intercultural Marriage, Promises and Pitfalls. Maine: Intercultural Press, Inc.
Saidi, Shaleh & Anshori, Yahya, 2002, Sejarah Masuknya Islam di Bali, Denpasar: MUI Bali.
Saini K.M., 2005, Kearifan Lokal di Arus Global,” dalam Pikiran Rakyat, Edisi 30 Juli 2005.
Simpen AB, Wayan, 1989, Babad Kerajaan Buleleng. Denpasar: Cempaka 2.
Soekanto, Soerjono, 2004, Sosiologi Suatu Pengantar, Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.
Soenarto, Kamanto, 2004, Pengantar Sosiologi, Jakarta: Fakultas Ekonomi UI.
Soviawan, I Putu, et al., 2013, Menyama Braya dalam Kehidupan masyarakat Islam dan Hindu di Desa Pegayaman, Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng (sebuah artikel), Singaraja: Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha).
Suda, I Ketut, 2016, Menyama Braya sebagai Penjaga Solidaritas Sosial Kehidupan Krama Subak di Bali Tempo Dulu, Dnpasar: UNHI.
Suparlan, Parsudi, 2002, Menuju Masyarakat Indonesia Yang Multikultural, Makalah, Disajikan pada Simposium Internasional Jurnal Antropologi Indonesia ke-3, Membangun Kembali “Indonesia yang Bhinneka Tunggal Ika”, Menuju Masyarakat Multikultural, Universitas Udayana, Denpasar, Bali, 16-19 Juli 2002.
Tim, 2015, Profil Desa Pegayaman, Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng, Bali.
Tim Depsos RI, 2006, Memberdayakan Kearifan Lokal Bagi Komunitas Adat Terpencil, Artikel Depsos Edisi 20 November 2006. http//www.depsos.go.id. tersedia: Rabu, 18 Maret 2015.
Tim Penyusun Profil Desa Pegayaman, 2015, Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng, Bali.
Veplun, Dirk, 2004, Interaksi Sosial Komunitas Beragam Etnik di Teluk Humboldt Kota dan Kabupaten Jayapura Irian Jaya, Bandung: Program Pascasarjana UNPAD.
Wijaksana, I Ketut Darma, 2014, Yajna Sesa atau Ngejot. http://mgmplampung.blogspot.com/2014/11/yajna-sesa-atau-ngejot.html. Tersedia: Minggu, 2 Agustus 2015.
Young, Kimball, 1964, Social Cultures Processes, dalam Setangkai Bunga Sosiologi, oleh Selo Sumardjan dan Soelaiman Sumardi, Jakarta: Penerbit Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia.
Published
Categories
License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.





