Pembelajaran Pendidikan Agama Islam dalam Masyarakat Pluralistik

Authors

Hasruddin Dute
FAI Uniyap Jayapura
Zainul Hasani Syarif
Universitas Ibn Khaldun Bogor

Synopsis

Buku ini mengungkapkan bahwa semakin mengadopsi materi agama nonmuslim maka pembelajaran PAI pada peserta didik plural agama dapat diterima. Hal ini terus terlaksana karena tidak dijumpai peserta didik pluralistik mengkonversi agamanya menjadi agama Islam. Pembelajaran PAI pada peserta didik plural agama tersebut dilakukan hanya pada aspek pengetahuan. Pelaksanaan ini dapat terus berlangsung dan dapat diketahui melalui beberapa hal. 

Kebijakan Yapis Papua dalam Pembelajaran PAI pada masyarakat pluralistik tidak memperhatikan keagamaan yang dianut para siswa melainkan hanya mengajarkan agama tertentu terhadap para siswa yang beragam keagamaannya. Namun demikian, cara pembelajaran PAI yang demikian itu dapat berjalan secara efektif atau tidak menimbulkan resistensi. Hal ini terjadi disebabkan pembelajaran di Yapis Papua tidak bertujuan mengganti keagamaan para siswa, tidak memaksa peserta didik menkonversi agamanya ke dalam agama Islam, tidak mewajibkan penghayatan dan pengamalan pengetahuan agama Islam. Penerapan pembelajaran ini dilakukan tidak sepenuhnya misi ideologi tetapi lebih didasari pada pertimbangan misi sosial terutama pengenalan Islam, karena pembelajaran pendidikan agama Islam diberikan kepada siswa nonmuslim tidak menjadikan mereka keluar dari agamanya justru menjadikan pelajaran pendidikan agama sebagai sarana memperkenalkan agama Islam. 

Penerapan pembelajaran PAI pada 3 satuan pendidikan Yapis Papua yaitu Universitas Yapis Papua, SMK Hikmah Yapis, dan SMA Hikmah Yapis dengan menggunakan pendekatan pembelajaran yang berpusat pada guru sebagai ahli yang memegang kontrol selama proses pembelajaran, model teacher centris, strategi pembelajaran ekspositori. Guru/Dosen sebagai subyek dalam pembelajaran PAI dimana pendidik tidak mengharuskan peserta didik pluralis mengamalkan ajaran agama Islam, memasukkan unsur nilai dan ajaran agama non muslim di dalam materi pembelajaran PAI, guru menurunkan nilai standar kriteria ketuntasan minimal bagi peserta didik nonmuslim. Pada sisi kognitif, guru menyadur ajaran agama peserta didik pluralistik. Pada sisi psikomotorik mereka hanya mengetahui praktik keagamaan namun tidak dilaksanakan. Pada sisi afektif, guru mengambil nilai-nilai yang sama dengan ajaran agama lain yang sesuai dengan afektif dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam.

Author Biographies

Hasruddin Dute, FAI Uniyap Jayapura

Penulis adalah orang Papua secara geografis karena lahir dan besar di Papua pada tahun 1981 tanggal 23 Januari, sekalipun disebut sebagai Papua namun penulis secara etnografi berasal dari suku Buton karena orang tua dari Sulawesi Tenggara hal ini dapat diketahui dari nama orang tua La Rakedu dan Ibu Wa Hante, kedua orang tua inilah penulis diberi nama Hasruddin Dute. Berada di tengah-tengah keluarga sangat sederhana dan dibesarkan pada kelurahan tanjung ria dok IX Jayapura, penulis merupakan anak ke-4 dari 7 (tujuh) bersaudara yang tumbuh dan besar di Jayapura Papua. Pendidikan dasar diselesaikan pada Madrasah Ibtidaiyah Nurul Huda Yapis Jayapura di sore hari. Kemudian di tahun 1993, penulis melanjutkan pendidikan M.Ts. pada Pondok Pesantren Babussalam Dolopo Madiun, belum genap setahun menimba ilmu, penulis melanjutkan pendidikan di Pondok Pesantren Darussalam Gontor Ponorogo Jawa Timur selama enam tahun untuk jenjang yang setara dengan madrasah Tsanawiyah dan Aliyah selesai di tahun 1999. 

Pendidikan tinggi diselesaikan tahun 2002-2007 pada Universitas Yapis Papua Jayapura dengan minat PAI pada Fakultas Agama Islam. Pendidikan Magister diselesaikan tahun 2010-2012 melalui beasiswa kemenag Affirmative Action Dosen Indonesia Timur pada Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar dengan konsetrasi Pendidikan dan Keguruan. Pengembaraan menimba ilmu penulis lakukan lebih jauh lagi dari Makassar dengan bersekolah pada Sekolah Pascasarjana Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta dengan konsentrasi pilihan Pendidikan Agama Islam, pada 2018 dan selesai 4 Agustus 2021.

Mengawali karier sebagai guru dimulai pada pondok pesantren Al-Syaikh Abdul Wahid Bau-Bau selama setahun di tahun 2000, guru pengabdian setelah lulus sebagai santri Gontor, kemudian pengembaraan pengabdian dilakukan di Jayapura dengan menjadi guru ngaji di masjid al-Ikhlas dok IX Jayapura serta guru ngaji privat di tahun 2001. Tahun berikutnya mengadu nasib di jalur yang berbeda dengan berprofesi sebagai ojek pangkalan, kerja di toko buku, pendistribusi ikan-ikan laut ke beberapa warung makan. Aktivitas-aktivitas tersebut dilakukan sambil melanjutkan pendidikan sarjana pada Sekolah Tinggi Agama Islam Yapis Papua, di mana pada tahun 2006 STAIS Yapis dimarger menjadi salah satu fakultas agama Islam pada perguruan tinggi Universitas Yapis Papua, pada kampus tersebutlah penulis menyelesaikan stata satu yang ditempuh selama 5 tahun. 

Selama menjadi mahasiswa dan dalam penyelesaian studi, penulis sepertinya harus kembali ke basic keilmuan yaitu guru dengan mengajar pada SMA Hikmah Yapis Jayapura sampai lulus sarjana. Menjadi guru tetap dilakukan pasca lulus dari FAI Uniyap Jayapura dengan mengajar di SMAN 5 Jayapura. Tahun 2010 dipekerjakan paruh waktu pada program studi PAI Uniyap Jayapura yang menjadi jalan bagi penulis mendapatkan beasiswa Affirmasi Dosen Indonesia Timur dari Kemenag RI yang menjadikan penulis dapat melanjutkan studi S2 di Makassar. Setelah penyelesaian studi magister 2012, penulis kembali ke Jayapura mengabdi sebagai guru pada perguruan tinggi Yapis hingga sekarang. Kemudian melanjutkan studi S3 pada tahun 2018 mendapatkan beasiswa 5000 Doktor dan dapat menyelesaikan studi S3 SPS UIN Syarif Hidayatullah Jakarta pada 4 Agustus 2021.

Riwayat organisasi, menjadi bagian dari Banser atau barisan anshor serbaguna ketika menjadi mahasiswa. Kemudian pada tahun 2015 dipercaya menjadi bagian dari pengurus cabang Nahdlatul Ulama Kota Jayapura hingga sekarang. 

Karya Ilmiah yang penulis lakukan pada skripsi: Pengaruh salat pada disiplin belajar siswa SMA Hikmah Yapis Jayapura, Manajemen Peserta Didik SMA Negeri 5 Jayapura termuat di Jurnal Khazanah Provinsi Papua; Peranan Pendidikan Agama Islam dalam Meningkatkan Sikap Toleransi Beragama Siswa di SMA Negeri 4 Jayapura, termuat di Tesis; Peranan PAI dalam Meningkatkan Toleransi Beragama, termuat di Jurnal Tadib; Kebijakan Pemerintah Terhadap Pendidikan Agama di Sekolah Umum pada Pra Kemerdekaan dan Pasca Kemerdekaan, Jurnal At-Ta’dib; Pendidikan Toleransi Hidup Beragama di Yapis Papua, Jurnal Ilmu Al-Qur’an; Pembelajaran PAI pada Mahasiswa Multikultural; Jurnal At-Ta’dib; Hak Asasi Manusia di Dunia Islam, Jurnal At-Tadib. Buku Sejarah Pendidikan Islam.

 

Zainul Hasani Syarif, Universitas Ibn Khaldun Bogor

Dr. M. Zainul Hasani Syarif, QH., S.Pd.I., MA. lahir pada tanggal 18 Mei 1994 di Desa Kabar, Kecamatan Sakra, Kabupaten Lombok Timur, Provinsi Nusa Tenggara Barat. Ia merupakan anak terakhir dari lima bersaudara, pasangan Bapak Syarifuddin Amir dan Ibu Hapsyah (al-marhumah). Melihat riwayat pendidikannya, Ia mulai mengenyam pendidikan pertama di Madrasah Ibtidaiyah NW Kabar (2000-2005), Madrasah Tsanawiyah NW Kabar (2005-2008), Madrasah Aliyah NW Kabar (2008-2011).

Setelah tamat Aliyah, melanjutkan studi akademiknya di dua tempat yang berbeda pada waktu bersamaan yakni di Institut Agama Islam Hamzanwadi NW Pancor mengambil konsentrasi Pendidikan Agama Islam, dan Ma’had Darul Qur’an wal Hadis Al-Majidiyah As-Syafi’iyah NW Pancor (2011-2015). Setelah itu melanjutkan kuliah Magister di Sekolah Pascasarjana UIN Syarif Hidayatullah Jakarta mengambil konsentrasi Pendidikan Agama Islam (2016-2018). Selanjutnya mengambil kuliah Doktor di tempat yang sama di Sekolah Pascasarjana UIN Syarif Hidayatullah Jakarta dengan konsentrasi Pendidikan Agama Islam (2018-2021).

Kegiatannya saat ini mengajar di Universitas Ibn Khaldun Bogor, selain itu aktif juga menulis di jurnal maupun buku, di antaranya: Pengembangan Pembelajaran Siswa Aktif dalam Interaksi Edukatif, (Tangerang Selatan: Pustaka Pedia, 2018); Relasi Agama & Negara: Penguatan Peran Strategis Lembaga Pendidikan dalam Program Harmonisasi-Integrasi Nasional, (ISSN 2614-770X Jurnal Kependidikan dan Keagamaan, Vol. 3. No. 2. Desember 2019); Agama dan Perubahan Sosial: Signifikansi Pendidikan Islam Sebagai Stabilisator-Dinamisator Kehidupan, (Jakarta: Publica Institute, 2020); Pendidikan Islam dan Moralitas Sosial: Upaya Preventif-Kuratif Dekadensi Moral dan Kehampaan Spiritual Manusia Modernis, (Jakarta: Kencana Prenadamedia Group, 2020); Kedudukan Fatwa di Negara Muslim: Indonesia, Berunai Darussalam, Malaysia, Mesir, (Hikmah: Journal of Islamic Studies, Vol 16, No 2 2020); Isyarat Ilmiah dalam Idealitas Ramadan, (Yogyakarta: Bintang Pustaka Madani, 2021). Adapun kegiatan lainnya sering diminta mengisi kajian keislaman di masjid, musala dan majelis ta’lim lainnya. Ia juga sering diundang sebagai motivator pendidikan Islam pada lembaga-lembaga pendidikan formal.

Mengenai buku ini, penulis membutuhkan kritik dan saran dari para pembaca yang budiman demi menambah ilmu pengetahuan penulis. Adapun bagi yang berminat untuk berdiskusi seputar pengkajian Islam, pembaca bisa menghubungi nomor hp: 081918206468, alamat facebook dan instagram: zainul syarif, atau alamat email: zainulsyarif94@gmail.com.

References

Abdullah, Amin. Studi Agama Normativitas atau Historisitas. Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 1999.

Abdullah, M. Amin. Pendidikan Agama Era Multikultural-Multireligius. Cet. Jakarta: PSAP, 2005.

Achmad, Nur. Pluralitas Agama: Kerukunan Dalam Beragama, (Jakarta: Penerbit Buku Kompas, 2001.

Ahmad, Nurwajdah. Tafsir Ayat-Ayat Pendidikan: Menyingkap Pesan-Pesan Pendidikan Dalam al-Qur’an. Cet. 4; Bandung: Marja, 2018.

Al-Attas, Syed Muhammad Naquib, Islam, Secularism and the Philosophy of the Future, (London: Mansell Publishing Limited, 1985).

Alavi, Hamdi Reza. Religious Foundations of Education: Perspektives of Muslim Scholars (International Handbooks of religion and Education: Vol. 3, 2010.

Ali, Mohammad. Penelitian Pendidikan: Prosedur dan Strategi. Bandung: Angkasa, 1992.

Ali, Mukti. Ilmu Perbandingan Agama di Indonesia. Bandung: Mizan, 1998.

Ali, Tariq. The Clash of Fundamentalisms: Crusides, Jihads, and Modernity, (London: Versco, 2003).

Alma, Buchari. Moral dan Kognisi Islam. Bandung: Alfabeta, 2006.

Al-Majali, Muhammad Khazer. Islamic Culture Thought. (ed.5. Amman: Qur’an Society, 2014).

al-Nahlawi, Abdurrahman. Pendidikan Islam di Rumah, Sekolah dan Masyarakat.

al-Syaibani, Omar Muhammad al-Toumy. Filsafat Pendidikan Islam, Penerjemah Hasan Langgulung (Jakarta: Bulan Bintang, 1979.

Amin, A. Rifqi. Sistem Pembelajaran Pendidikan Agama Islam pada Perguruan Tinggi Umum, h. 93.

Andito (ed). Atas Nama Agama: Wacana Agama Dalam Dialog “Bebas” Konflik. Bandung: Pustaka Hidayah, 1998.

Ansary, Abdou Filali. Introduction: Theoretical Approaches to Cultural Diversity, in the Challenge of Pluralism: Paradigms From Muslim Contexts, eds. Edinburg: Edinburg University Press, 2009.

Archard, David. Philosophy and Pluralism, (ed. Cambridge: Cambridge University Press, 1996).

Arief, Armai. Pengantar Ilmu dan Metodologi Pendidikan Islam. Cet. 1; Jakarta: Ciputat Press, 2002.

Arief, Armai. Pengantar Ilmu dan Metodologi Pendidikan Islam. Jakarta: Ciputat Pers, 2002.

Arief, Mahmud. Pendidikan Islam Tranformatif. Yogyakarta: LKiS, 2008.

Arifin, Muzayyin. Kapita Selekta Pendidikan Islam. Jakarta: Bumi Karsa, 2003.

Asad, Talal. Formations of The Secular: Christianity, Islam, Modernity, (Stanford: Stanford University Press, 2003).

Assagaf, Husen. Toleransi Beragama Berbasis Budaya Lokal. Tangerang: Cordova Corporation, 2017.

Assegaf, Abd. Rachman. Filsafat Pendidikan Islam. Cet. 1; Jakarta: PT RajaGrafindo Persada, 2011.

Aunurrahman, Belajar dan Pembelajaran. Bandung: Alfabeta, 2011.

Azra, Azyurmardi. Dari Harvard hingga Mekkah. Jakarta: Penerbit Republika, 2005.

-------. “Pluralism Coexistence and Religious Harmony in Southeast Asia Indonesian Experience in the Middle Path”, in Contemporary Islam: Dynamic Not Static, Abdul Said and Others (London and New York: Routledge, 2006.

-------.“Managing Pluralism in Southeast Asia: Indonesian Experience”, Peace Research,. 2004.

-------. Pendidikan Islam, Tradisi, dan Modernisasi di Tengah Tantangan Milenium III.

Bachtiar, Harsja W. Sejarah Irian Barat, Penduduk Irian Barat, (Jakarta: Penerbitan Universitas, 1963.

Baidhawy, Zakiyuddin. Pendidikan Agama Berwawasan Multikultural. Jakarta: Erlangga, 2007.

-------. Ambivalensi Agama Konflik dan Nirkekerasan. Yogyakarta: LESFI, 2002.

Banchoff, Thomas, Religious Pluralism, Globalization and Word Politics, (New York: Oxford University Press, 2008).

Banks James A. and Cheryl A. McGee, Multicultural Education. USA: Alley and Bacon, 1993.

Beckford, James A. “Re-Thinking Religious Pluralism”, in Religious Pluralism Framing Religious Diversity in the Contemporary World, eds, Giuseppe Giordan dan Enzo Pace. New York: Springer, 2014.

Berg, Bruce Lawrence & Howard Lune. Qualitative Research Methods for the Sosial Sciences. Boston: Pearson, 2004.

Blackburn, Simon. Oxford Dictionary of Philosophy. Oxford: Oxford University Press.

Braaten, Carl E. dan Robert W. Jenson, A Map of Twentieth Century Theology: Readings from Karl Barth to Radical Pluralism. Minneapolis, Fortrees Press, 1995.

Brown B, L. Applying Constructivism in Covational and Career Education, Information Series No. 378, Colombus: ERIC Clearinghouse on Adult, Career, and Covational Education, Center on Education and Training for Employement, College of Education, The Ohio State University, 1998.

Bruce Steve, Fundamentalisme: Pertautan Sikap Keberagamaan dan Modernitas, (Jakarta: Erlangga, 2000).

Buijs, Joseph A. Faith Reason, and Worldvies- A Critical Responsse to William Sweet and Hendrik Hart, Responsses to the Enlightenment: An Exhange on Foundations, Faith, and Community (Amsterdam and New York: Rodopi, 2013.

Byne, Peter. Prolegomena to Religion Pluralism: Reference and Realism in Religion. London and New York: Maemillan Press and St. Martin’s Press.

Connolly, Peter. Aneka Pendekatan Studi Agama. Cet. 2; Yogyakarta: LKis, 2009.

Craig, Edward. “Pluralism” In the Shorter Routledge Encyclopedia of Philosophy, eds., London and New York: Routledge, 2005.

Daradjat, Zakiah. Ilmu Pendidikan Islam. Jakarta: Bumi Aksara, 2006.

-------. dkk. Metodik Khusus Pengajaran Agama Islam. Jakarta: Bumi Aksara, 2004.

Daud, Wan Mohd. Nor Wan. Filsafat dan Praktik Pendidikan Islam Syed Muhammad Naquib al-Attas. Bandung: Mizan, 1998.

Daulay, Haidar Putra. Pendidikan Islam: Dalam Sistem Pendidikan Nasional di Indonesia. Cet. 2; Jakarta: Kencana, 2007.

Daulay, Haidar Putra. Pendidikan Islam: Dalam Sistem Pendidikan Nasional di Indonesia. Cet. 2; Jakarta: Kencana, 2007.

Degenhardt, Jane Hwang. Islamic Conversion and Christian Resistance on The Early Modern Stage (Cet. 1; England: Edinburgh University Press, 2015).

Departemen Agama RI, Pendidikan Islam dan Pendidikan Naisonal. Jakarta: Direktorat Jenderal Keagamaan Islam, 2005.

Durka, Gloria. The Philosophical and Theoretical Aspects of Interreligious Education (International Handbook of Inter-Religious Education: Springer Dordrecht Heidelberg London New York, 2010.

Eck, Diana L. A New Religious America. “Christian Country” Has Becomes World’s Most Religiously Diverse. New York: Harper San Fransisco, 2001.

Eechoud, J.P.K. Van. Vergeten Aarde: Nieuw Guinea, (Amsterdam: De Boer, 1951.

Efendi, Djohan. Merayakan Kebebasan Beragama. Cet. 1; Jakarta: Indonesia Conference On Religion and Peace, 2009.

Effendi, Bachtiar. Masyarakat, Agama dan Pluralisme Keagamaan. Yogyakarta: Galang Press, 2002.

Fauzi, Ihsan Ali. et al, Membela Kebebasan beragama Percakapan Tentang Sekularisme, Liberalisme, dan Pluralisme. Jakarta: Democracy Project Yayasan Abad Demokrasi, 2011.

Freire, Paulo. Pendidikan Pembebasan. Jakarta: LP3S, 2000.

-------. Politik Pendidikan: Pendidikan, Kekuasaan, dan Pembebasan. Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2007.

Fuadi, Afnan. Keragaman Dalam Dinamika Sosial Budaya: Kompetensi Sosial Kultural Perekat Bangsa. Yogyakarta: CV Budi Utama, 2020.

Geertz. Clifford. The Interpretation of Cultures (New York: Basic Book, Inc Publishers, 1973.

Gelpke, J.H.F. Sollewijn. On The Origin of The Name Papua, 1993.

Ghafur, Hanief Saha. Manajemen Penjaminan Mutu Perguruan Tinggi di Indonesia: Suatu Analisis Kebijakan. Cet. 2; Jakarta: Bumi Aksara,2010.

Ghufron. Relasi Antar Kelompok Agama Berbeda: Studi tentang PErdamaian dan Ketegangan Muslim Kristen. Cet. 1; Jawa Tengah: Penerbit Parist, 2016.

Gibson, Janice T. Educational Psychology. New York: Appleton Century Crofts, 1972.

Halili. Indeks Kota Toleran (IKT) Tahun 2018. Cet. 1; Jakarta Selatan: Pustaka Masyarakat Setara, 2018.

Hamdie, Ilham Masykuri. “Akar-akar Pluralisme dan Dialog Antar Agama dalam Sufisme,” dalam Abd. Muqshit dan Djohan Effendi. Merayakan Kebebasan Beragama: Bunga Rampai Menyambut 70 Tahun Djohan Effendi. Jakarta: Buku Kompas, 2009.

Hardjana, AM. Penghayatan Agama: Yang Otentik dan Tidak Otentik. Yogyakarta: Kanisius, 1993.

Hasbullah. Dasar-dasar Ilmu Pendidikan. Ed. Revisi; Jakarta: PT Raja Grafindo Persada, 2009.

Helmawati dan Rudihartono Ismail, Pendidikan Meningkatkan Kualitas Manusia: Peran Yapis Membentuk SDM Terdidik di Tanah Papua. Cet. 1; Bandung: Alfabeta, 2018.

Hick, John “Religious Pluralism and Salvation” dalam Philip L. Quinn dan Kevin Meeker (ed), The Philosophical Challenge of Religious Diversity. Oxford: Oxford University Press, 2000.

------- “A Philosophy of Religious Pluralism”, dalam Paul Badham (ed), A John Bick Reader, (London: Macmillan, 1990.

-------. God Has Many Names, (Philadelphia: The Westminster Press, 1982.

Hidayat, Komaruddin. Menafsirakan Kehendak Tuhan.Jakarta: Teraju, 1998.

Hisyam, Ibnu. Sirah Nabawiyah. Mesir: Maktabah wa Matba’ah Mustafa al-Bab al-Halabi, 1375.

Husaini, Adian. Islam Liberal, Pluralisme Agama dan Diabolisme Intelektual. Cet. 1; Surabaya: Risalah Gusti, 2005.

-------. Wajah Peradaban Barat. Jakarta: Gema Insani, 2005.

Ibnu Katsir, Imaduddin Abul Fida Ismail Khatib Abu Hafs Umar. Tafsir Ibnu Katsir.(Cet. ..; Beirut: ,

J. M, Dirkx, and Haston L., Context in the Xontextualized Curriculum: Adult life world as unitary or Multoplistic ? “ (St. Louis: University of Missoury at St. Louis, 1999.

Jatmiko, Y. Sari. dan A. Feri T. Indarto. Pendidikan Multikultural Yang Berkeadilan Sosial (Yogyakarta: Dinamika Edukasi Dasar, 2006.

Jena, Jeremias. Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan. Yogyakarta: Galaxy Puspa Mega, 2001.

Kaelan. Filsafat Pancasila. Yogyakarta: Paradigma, 1996.

Kamma, Dit Wonderlijke Werk, 1976, diterjemahkan oleh Koesalah Soebagyo Toer Ajaib di Mata Kita: Masalah Komunikasi antara Timur dan Barat dilihat dari sudut pengalaman selama seabad pekabaran Injil di Irian Jaya.

Kasiyanto. Analisis Wacana dan Teoritis Penafsiran Teks, Burhan Bungin, Analisis Data Penelitian Kualitatif. Jakarta: Raja Grafindo, 2003.

Khisbiya, Yayah, dkk. Mencari Pendidikan Yang Menghargai Pluralisme dalam Membangun Masa Depan Anak-Anak Kita.Yogyakarta: Lkis, 2008.

Khoirunnisa. Multikulturalisme dan Politik Identitas. Cet. 1; Ciputat Timur: Young Progresive Muslim, 2012.

Knitter, Paul F. No Other Name? A Critical Survey of Christian in Human Nature. Harmondsworth: Penguin Books, 1982.

Koentjaraningrat, Pengantar Antropologi. Pustaka Antara, 1970.

Kuntowijoyo, Konvergensi dan Politik Baru Islam, dalam Abdul Munir Mulkhan, Runtuhnya Mitos Politik Santri. Yogyakarta: Sipress, 1999.

Legenhausen, Muhammad. Islam dan Religious Pluralism. London: Al-Hoda, 1999.

Lewis, K. Character Education Manifesto. New York: Boston University, 1996.

Lickona, T. Education fo Character Education: How Our School Can Teach Respect and Responssibility, (New York: Bantam, 1991).

Lumintang, Stevri I. Theologia Abu-Abu: Tantangan dan Ancaman Racun Pluralisme dalam Teologi Kristen Masa Kini. Malang: Gandum Press, 2004.

M., Clifford, and Wilson, M., Contextual Teaching, Profesional Learning, and Student Experiences: Lessons Learned From Implementation. Educational Brief No. 2. Madison: Center on Education and Work, University of Wisconsin-Madison, Desember 2000.

Madjid, Nur Cholis. Islam, Doktrin dan Peradaban: Sebuah Telaah Kritis Tentang Masalah Keimanan, Kemanusiaan, dan Kemoderenan. Jakarta: Paramadina, 1995.

Mahfud, Choirul. Pendidikan Multikultural, (Cet. 4; Jogjakarta: Pustaka Pelajar, 2010.

Majelis Ulama Indonesia, Fatwa MUI tentang Pluralisme, Liberalisme, dan Sekularisme Agama, (Nomor: 7/Munas VII/MUI/11/2005.

Majid, Abdul dan Dian Andayani. Pendidikan Islam Berbasis Kompetensi, Konsep dan Implementasi Kurikulum 2004. Bandung: Remaja Rosdakarya Offset.

Maksum, Ali. Pluralisme dan Multikulturalisme: Paradigma Baru Pendidikan Agama Islam di Indonesia. Malang: Aditya Media Publishing, 2011.

Mandzur, Ibnu. Lisan al-Arab, Jilid III (Kairo: Dar al-Hadits, 2003.

Manser, Martin. H. Oxford Learner, Pocket Dictionary. Cet. 5; Oxford: University Press, 1995.

Mansoben, Johszua Robert. Sistem Politik Tradisional di Irian Jaya. Jakarta: LIPI, 1995.

Marshall, Andrew J. Ekologi Papua. Cet. IV; Jakarta: Yayasan Pustaka Obor Indonesia, 2007.

Masduqi, Irwan. Berislam Secara Toleran: Teologi Kerukunan Umat Beragama. Cet. 1; Bandung: PT Mizan Pustaka, 2011.

Mashad, Dhurorudin. Muslim Papua: Membangun Harmoni Berdasar Sejarah Agama di Bumi Cenderawasih. Cet. 1; Pustaka Al-Kautsar: 2020.

McMahan, D.L. The Making of Buddhist Modernism. (Oxford: Oxford University Press, 2008).

Moleong, Lexy J. Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Rosdakarya, 1995.

Mook, J.H. Van. Indonesie, Nederland en de Wereld. Amsterdam: 1949.

Muchsin, M. Bashori. Dkk. Pendidikan Islam Humanistik: Alternatif Pendidikan Pembebasan Anak. Cet. 1; Bandung: PT. Refika Aditama, 2010.

Muhaimin, Pengembangan Kurikulum Pendidikan Agama Islam di Sekolah, Madrasah, dan Perguruan Tinggi, (Jakarta: RajaGrafindo Persada, 2005.

-------. Paradigma Pendidikan Islam: Upaya Mengefektifkan Pendidikan Agama Islam di Sekolah. Bandung: PR Remaja Rosdakarya, 2012.

-------. Rekonstruksi Pendidikan Islam. Jakarta: Raja Grafindo Persada, 2009.

-------. Nuansa Baru Pendidikan Islam Mengurai Benang Kusut Dunia Pendidikan. Jakarta: Raja Grafindo Persada.

Mulyana, Rohmat. Mengartikulasikan Pendidikan Nilai.Bandung: Alfabeta, 2004.

Nafis, Muhammad Wahyuni. eds. Pluralisme Keberagaman: Sebuah Tanggung Jawab Bersama, dalam Kontekstualisasi Ajaran Islam. Jakarta: Paramadina, 1995.

Naim, Ngainun. dan Ahmad Sauqi. Pendidikan Multikultural Konsep dan Aplikasi. Yogyakarta: Ar Ruzz Media Group, 2008.

Nasution, Harun. Islam ditinjau dari Berbagai Aspeknya. Jakarta: Penerbit Universitas Indonesia, 2005.

Nata, Abuddin. Ilmu Pendidikan Islam dengan Pendekatan Multidisipliner: Normatif Parenalis, Sejarah, Filsafat, Psikologi, Sosiologi, Manajemen, Teknologi, Informasi, Kebudayaan, politik, hukum. Cet; Jakarta: Rajawali Press, 2009.

-------. Ilmu Pendidikan Islam. Cet. 1; Jakarta: Kencana, 2010.

-------. Metodologi Studi Islam. Jakarta: Grafindo, 2000.

-------. Pendidikan Islam di Era Global: Pendidikan Multikultural, Pendidikan Multi Iman, Pendidikan Agama, Moral dan Etika, Cet; Jakarta: UIN Jakarta Press, 2005.

Nawawi, Hadari dan Martini Hadari, Instrumen Penelitian Bidang Sosial. Cet. 2; Yogyakarta: Gajah Mada Univeristy Press, 1995.

Nugiantoro, Burhan. Teori Pengkajian Fiksi. Yogyakarta: Gajah Mada University Press, 1995.

Oemar Hamalik. Kurikulum dan Pembelajaran. Cet. 4; Jakarta: Bumi Aksara, 2008.

Osman, M. Fathi. Islam, Pluralisme, dan toleransi Keagamaan: Pandangan al-Qur’an, Kemanusiaan, Sejarah dan Peradaban. Jakarta: Democracy Project Yayasan Abad Demokrasi, 2012.

Peraturan Menteri Agama No. 16 Tahun 2010 tentang Pengelolaan Pendidikan Agama pada Sekolah.

Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia, Nomor 16 Tahun 2007 tentang Kualifikasi Akademik dan Kompetensi Guru.

Peraturan Menteri Pendidikan Nasional, No 22 Tahun 2006 tentang Standar Isi.

Peraturan Pemerintah No. 55 tahun 2007 tentang Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan.

Pijnappel, J. Gz. Tinjauan Buku: The Native Races of the Indian Archipelago: Papuans by George Windsor Earl, London: 1853.

Rachman, Budhy Munawar. Argumen Islam Untuk Pluralisme: Islam Progresif dan Perkembangan Diskursusnya. Jakarta: Kompas Gramedia, 2010.

-------. Resolusi Konflik Agama dan Masalah Klaim Kebenaran: Dari Seragam Menuju Keberagaman. Jakarta: Wacana Multikultural Dalam Media, 1999.

Rahardjo, Dawam. Merayakan Kemajemukan Kebebasan dan Kebangsaan. Cet. 1; Jakarta: Kencana, 2010.

Rahman, Fazlur. Islam and Modernity: Transformation of an Intellectual Tradition. Chicago & London: The University of Chicago Press, 1982.

Riyanto, Yatim. Paradigma Baru Pembelajaran: Sebagai Referensi Bagi Pendidik dalam Implementasi Pembelajaran yang Efektif dan Berkualitas. Cet. 2; Jakarta: Kencana Prenada Media Group, 2010.

Rochmat Wahab, Pembelajaran PAI di PTU: Strategi Pengembangan Kegiatan Kurikuler dan Ekstra Kurikuler: dalam Dinamika Pemikiran Islam di Perguruan Tinggi, ed. Fuaduddin & Cik Hasan Bisri (Jakarta: Logos Wacana Ilmu, 1999.

Rosyada, Dede. Madrasah dan Profesionalisme Guru: Dalam Arus Dinamika Pendidikan Islam di Era Otonomi Khusus. Cet. 1; Depok: PT. Kharisma Putra Utama, 2017.

Rouffaer, G.P. De Javaansche Naam ‘Seran’ van Zuid West Nieuw-Guinea voor 1545; en eenrapor van Rumphius over die Kust van 1684. ( 1915, TAG 25: 308-347), h. Cf.

Rumadi (ed). Membangun Demokrasi Dari Bawah, Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Cet. 1; Jakarta: PPSD, 2006.

Rusman. Seri Manajemen Sekolah Bermutu: Model-Model Pembelajaran, Mengembangkan Profesionalisme Guru. Cet. 2; Jakarta: Raja Grafindo Persada, 2011.

Sachedina, Abdul Aziz. Beda Tapi Setara: Pandangan Islam terhadap Non-Islam, terj. Satrio Wahono. Jakarta: PT. Serambi Ilmu Semesta, 2004.

-------. Dialogical Conversation to Search for Principles of Interfaith Relations: The Future of Pluralistik World Other, in Joint Cristian-Muslim Theological Reflections, (German: The Lutheran World Fereation, 2015.

-------. The Islamic Roots of Democratic Pluralism. New York: Oxford University Press, 2001.

Sagala, Syaiful. Kemampuan Profesional Guru dan Tenaga Kependidikan. Bandung: Alfabeta, 2009.

Saihu. Pendidikan Pluralisme Agama di Bali. Disertasi; Tangerang Selatan: Cinta Buku Media, 2018.

Sanjaya, Wina. Kurikulum dan Pembelajaran: Teori dan Praktik Pengembangan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP). Cet. 3; Jakarta: Kencana Prenada Media Group, 2010.

Sarojo, Riyadi. Penelitian Kualitatif Pendidikan, Cet. 1; Malang: PPs IKIP Malang, 1992.

Sarwono, Sarlito Wirawan. Psikologi Prasangka Orang Indonesia: Kumpulan Studi Empirik Prasangka dalam Berbagai Aspek Kehidupan Orang Indonesia. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada, 2006.

Sen, Amarty. Identity And Violence: The Illusion of Destiny. London: W. Norton.Co, 2006.

Shihab, M. Quraish. al-Qur’an dan Dinamika Kehidupan Masyarakat. Jakarta: Lentera Hati, 2006.

-------. Membumikan al-Qur’an. Bandung: Mizan, 1992.

Sihab, Alwi. Islam Inklusif: Menuju Sikap Terbuka dalam Beragama. Bandung: Mizan, 2001.

Simatupang, T.B. dkk. Peranan Agama-Agama dan kepercayaanTerhadap Tuhan Yang Maha Esa dalam Negara Pancasila yang Membangun. Jakarta: BPK. Gunung Mulia, 1987.

Simuh dkk. Islam dan Hegemoni Sosial. Cet. 2; Jakarta: Mediacita, 2002.

Soerat Chabar Penjoeloeh 8 September 1946 dan penjelasan pribadi Kasiepo kepada Sollewijn Gelpke, 1993.

Sopingi, Imam. Pendidikan Agama Islam Berwawasan Pluralisme. Cet. 1; Bandung: Pustaka Aura Semesta, 2015.

Sugiyono, Memahami Penelitian Kualitatif. Cet. IV; Bandung: Alfabeta, 2010.

-------. Metode Penelitian Kualitatif, Kuantitatif, dan R & D. Cet. Bandung: Penerbit Alfabeta, 2008.

Suparta, Mundzier. Pendidikan Kedewasaan Beragama. Jakarta: Gifani Alfatama Sejahtera, 2009.

Suryadi, Ace. dan Dasim Budimansyah, Paradigma Pembangunan Pendidikan Nasional. Bandung: Widya Aksara Press, 2009.

Syaefullah, Asep. Merukunkan Umat Beragama Studi Pemikiran Tarmizi Taher tengan Kerukukunan Umaat Beragama. Jakarta: Grafindo Khazanah Ilmu, 2007.

Syarif, M. Zainul Hasani. Agama dan Perubahan Sosial; Signifikansi Pendidikan Islam sebagai Stabilisator-Dinamisator Kehidupan, (Jakarta: Publica Institute Jakarta, 2020).

_____. Pendidikan Islam dan Moralitas Sosial; Upaya Preventif-Kuratif Dekadensi Moral dan Kehampaan Spiritual Manusia Modernis, (Jakarta: Kencana Prenadamedia Group, 2020).

Tang, Muhammad. dkk, Pendidikan Multikultural: Telaah Pemikiran dan Implementasinya dalam Pembelajaran PAI.Yogyakarta: Idea Press, 2009.

Taufan, Aneu. Pendidikan Toleransi Beragama: Kajian Atas Pembelajaran Agama di Binus School Jakarta. Cet. 1; Jakarta: Cinta Buku Media, 2016.

Teguh, Muhammad. Metodologi Penelitian Ekonomi Teori dan Aplikasi (Ed. I. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada, 2005.

The New International Webster’s Comprehensive Dictionary fo The English Language, (Chicago: Trident Press International, 1996.

Thoha, Anis Malik. Tren Pluralisme Agama. Jakarta: Gema Insani Press, 2007.

Tim Peneliti Staf Ahli Bidang Sosial Budaya Badan Intelijen Negara, Deradikalisasi (Jakarta: BIN RI, 2009.

Trianto. Mendesain Model Pembelajaran Inovatif-Progresif: Konsep, Landasan dan Implementasinya pada Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP), (Jakarta: Kencana Prenada Media Group, 2009.

Undang-Undang Nomor 2/1989 tentang Sistem Pendidikan Nasional.

Undang-Undang nomor 20 tahun 2003. Tentang Sistem Pendidikan Nasional.

Weber, Max. Sosiologi Agama.Yogyakarta: IRCisoD, 2002.

Wijnen, D.J. Van. Pangkal Pinang: Werkelijkheden der Minderheden. Batavia: Regerings Voorlichtings Dienst, 1946.

William F. O’neil, Educational Ideologies. Diterjemahkan oleh Omi Intan Naomi. Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2001.

William Jeynes, Religion, Education, and Academic Success, Cet. United States: Libraryof Congress in-Publication Data, 2003.

Yakin, Ayang Utriza. Islam Moderat dan Isu-Isu Kontemporer. Cet. 1; Jakarta: Kencana, 2016.

Yaqin, M. Ainul. Pendidikan Multikultural: Cross-Understanding untuk Demokrasi dan Keadilan. Yogyakarta: Pilar Media, 2005.

Yunus, Mahmud. Sejarah Pendidikan Islam di Indonesia, (Jakarta: Hidakarya Agung, 1993.

Zainudin, M. Pluralisme Agama: Pergulatan Dialogis Islam-Kristen di Indonesia (Malang: UIN Maliki Press, 2010.

Daradjat, Zakiah. dkk. Ilmu Pengetahuan Islam. Cet. 8; Jakarta: Bumi Aksara-Depag RI, 2008.

Zebiri. Muslim and Christian: Face to Face. Oxford: Oneworld Kate, 1997.

JURNAL

Abdullah, Irwan. “Dari Bounded Sistem ke Borderless Society: Krisis Metode Antropologi dalam Memahami Masyarakat Masa Kini”, Jurnal Antropologi Indonesia, Volume 30 Nomor 2, 2006.

Abdullah, Rachmad. “Pengaruh Agama Liberalisme Radikal Dalam Kurikulum Pendidikan Nasional”. Jurnal Tawazun, Volume 8 Nomor 2, Juli 2015.

Achmad. “Pluralisme Dalam Problema”. Jurnal Jsh: Jurnal Sosial Humaniora, Volume 7 Nomor 2, November 2014.

Ahmad, Rois. “Pendidikan Islam Multikultural”. Jurnal Episteme: Jurnal Pengembangan Ilmu Keislaman, Volume 8 Nomor 2, Nopember 2013. ISSN 1907-7491.

Albert, Wanda. “Model-Model Pendidikan Agama Terpadu di Eropa”, Harmoni Kehidupan Beragama: Problem, Praktik & Pendidikan, Procedding Konferensi Regional, International Association for The History of Religions, Yogyakarta dan Semarang, Indonesia 27 September – 03 Oktober 2004.

Al-Mufti, Alex Yusron. “Media dan Kontribusinya dalam Internalisasi Nilai Pluralisme Agama di Indonesia”. Jurnal Fikrah: Jurnal Ilmu Aqidah dan Studi Keagamaan. Volume 5 Nomor 2, 2017, ISSN 2354-6147 EISSN 2476-9649.

Anam, Ahmad Muzakkil. “Konsep Pendidikan Pluralisme Abdurrahman Wahid (Gusdur)”. Jurnal Cendekia, Volume 17, Nomor 1, Januari 2019.

Asrori, Ahmad. “Rekonstruksi dan Reposisi Pendidikan Islam di Indonesia Berbasis Pendekatan Multikultural” Akademika, Vol. 21, No. 1 Januari-Juni 2016.

Ayazi, Michelle. “Islamic Sufism and Education for Peace”, dalam Spirituality Religion and Peace Education, Editor Edwar J Brantmejer, dkk. Charlotte, North Carolina: Information Age Publishing, 2010.

Azra, Azyumardi. “Managing Pluralism in Southeast Asia: Indonesian Experience”, Peace Research, 2004.

Basya, M. Hilaly. “The Concept of Pluralism in Indonesia: a Study of MUI’s Fatwa and The Debate Among Muslim Scholars”, dalam Indonesian Journal of Islam and Muslim Societies (IJIMS), Volume 1 Number 1, 2011.

Biyanto. “Pluralism in The Perspective of Semitic Religions”. Indonesian Journal of Islam and Muslim Societies. Volume 5, Number 2, 2015. pp.255-282, doi: 10.18326/ijims.v5i2.255.282.

Burley, Mikel. “Religious Pluralisms: From Homogenization to Radicality”, Journal Sophia. 2018. doi: 10.1007/s11841-017-0636-3.

Casram. “Membangun Sikap Toleransi Beragama dalam Masyarakat Plural”. Jurnal Ilmiah Agama dan Sosial Budaya, Volume 1 Nomor 2, Juli 2016.

Chaer, Moh. Toriqul, “Islam dan Pendidikan Cinta Damai”. Jurnal Pendidikan Islam, Volume 2 Nomor 1, 2016.

Dastmalchian, Amir. “Hick’s Theory of Religion and the Traditional Islamic Narrative”, Sophia, 53 2014.

Deda dan Mofu. “Masyarakat Hukum Adat dan Hak Ulayat di Provinsi Papua Barat sebagai Orang Asli Papua ditinjau dari sisi adat dan budaya”. Jurnal Adminstrasi Publik, Volume 11, Nomor 2, 2 2014.

Dzakie. Fathonah. “Meluruskan Pemahaman Pluralisme dan Pluralisme Agama di Indonesia, Jurnal Al-Adyan, No.1 Januari 2014.

Fahy, John. “Emergent Religious Pluralism”. Journal.researchgate.net Januari 2019. /publication/ 336046138. doi: 10.1007/978-3-030-13811-0.

Farhana, Nur. “Religious Tolerance: Problems and Challenges”, International Journal of Islamic Thought, Vol. 3 No. 1 Juni 2013.

Farhana, Nur. “Religious Tolerance: Problems and Challenges”. International Journal of Islamic Thought, Volume 3, 2016.

Fata, Ahmad Khoirul. “Diskursus dan Kritik Terhadap Teologi Pluralisme Agama di Indonesia”. Jurnal Miqot. Volume 42 Nomor 1, Januari 2018.

Fawwaz, Ahmad Ghiyats. “Religious Pluralism in Indonesia: Its Advantages And Challenges”. Journal.researchgate.net. Desember 2018. publication/ 330311757, doi: 10.13140/RG.2.2.20955.62241.

Firdausia, Nury. “Al Quran Menjawab Tantangan Pluralisme Terhadap Kerukunan Umat Beragama”. Jurnal Ulul Albab, Volume 14 Nomor 1, Tahun 2013.

Fitri, Agus Zaenul. “Masa Depan Perguruan Tinggi Islam”. Jurnal Episteme: Jurnal Pengembangan Ilmu Keislaman, Vol. 8, Nomor 2 November 2013. ISSN 1907-7491.

Fitrijah, Hidayati, dkk. “Madrasah dan Sejarah Sosial Pendidikan Islam”. Jurnal Nur El-Islam, Volume 6, Nomor 1, April 2019.

Gada, Mohd Yaseen. “On Pluralism, Religious ‘Other’, And The Quran: a Post September-11 Discourse”. Indonesian Journal of Islam and Muslim Societies. Volume 6 Number 2, 2016. Pp.241-271, doi: 10.18326 / ijims.v6i2.241-271,

Ghazali, Adeng Muchtar, “The Concept of Tolerance in Islamic Education”. Journal of Education, Volume 1, 2014.

Hapsin, Abu. Komarudin, M. Arja Imroni. “Urgensi Regulasi Penyelesaian Konflik Umat Beragama: Perspektif Tokoh Lintas Agama”. Jurnal Walisongo, Volume 22 Nomor 2, November 2014.

Hersh, Ricard H. “Moral and Character Education: A Ground Truth Perspective”. Journal of Character Education Volume 11, 2015.

Ibrahim, Rustam. “Pendidikan Multikultural: Pengertian, Prinsip, dan Relevansinya dengan Tujuan Pendidikan Islam”. Jurnal Addin, Volume 7 Nomor 1 Februari 2013.

Janah, Nasitotul. “Merumuskan Kembali Teologi Hubungan Lintas Agama di Tengah Pengalaman Kemajemukan: Sebuah Pendekatan Terhadap Ayat Makkiyah dan Madaniyah”. Jurnal Tarbiyatuna, Volume 7 Nomor 1, Juni 2016.

Karomi, Kholid. “Penolakan Ibnu Arabi Terhadap Pluralisme Agama”. Jurnal Kalimah, Volume 12 Nomor 1, Maret 2014.

Khaerurrozikin, Ahmad. “Problem Sosiologis Pluralisme di Indonesia”. Jurnal Kalimah, Volume 13 Nomor 1, Maret 2015.

Kumbara, A.A. Ngurah Anom, “Pluralisme dan Pendidikan Multikultural di Indonesia”. Jurnal Jantra: Jurnal Sejarah dan Budaya, Volume 4 Nomor 7, 2009.

Lehe, Robert T., “A. Critique of Peter Byne’s Religious Pluralism”. Journal Religious Studies, 2014.

Ma’mun, Sukron. “Pluralisme Agama dan Toleransi dalam Islam Perspektif Yusuf al-Qardhawi”. Journal Binu University: Humaniora, Volume 4 Number 2, 2013.

Magdalena, “Pendidikan Agama Islam di Sekolah Umum”, Jurnal Ta’allum: Jurnal Pendidikan Islam, Volume 1 Nomor 2, Nopember 2013. ISSN: 2337-1891.

Mahali, Imam. “Peace Education dan Deradikalisasi Agama”. Jurnal Pendidikan Islam, Volume 2 Nomor 1, 2013.

Mahmudin, Afif Syaiful. “Pendidikan Islam dan Kesadaran Pluralisme” Ta’limuna, Vol. 7 No. 1 Maret 2018, ISSN 2085-2975, h. 36.

Mahmudin, Afif Syaiful. “Pendidikan Islam dan Kesadaran Pluralisme”. Jurnal Ta’limuna: Jurnal Pendidikan Islam. Volume 7 Nomor 1, Maret 2018. ISSN 2085-2975.

Mampioper, A. Sistem Birokrasi dan Institusi Budaya Irian Jaya: Pokok Pembahasan tentang Sejarah Perjalanan Pemerintahan di Irian Jaya sebelum tahun 1963 dan sebelum berlakunya UU No. 5 Tahun 1979, Makalah disampaikan dalam Seminar Pembangunan Irian Jaya dan Penelitian Indonesia Bagian Timur II (18-23 Juli 1988), Jayapura: Uncen, 1988.

Mansyur, Saidin. “Agama dan Konflik Sosial: Upaya Merajut Harmoni dalam Keragaman”, Jurnal Equilibrium: Jurnal Pendidikan, Volume 1 Nomor 2, 2013.

Mardhatillah, Fuad. “Paradigma “Perlawanan” Dalam Konstruksi Pendidikan Islam”. Jurnal Mudarrisuna, Volume 3 Nomor 2, Juli 2013.

Masyithoh, Novita Dewi. “Dialektika Pluralisme Hukum: Upaya Penyelesaian Masalah Ancaman Keberagaman dan Keberagamaan di Indonesia”. Jurnal Penelitian Sosial Keagamaan, Volume 24 Nomor 2, November 2016.

McGrath, Alister, “The Challenge of Pluralism for The Contemporary Christian Church”, Journal JETS, Vol. 35, No. 3, September 1992.

Miller, John P. “Educating for Wisdom”, dalam Spirituality Religion and Peace Education, Editor Edwar J Brantmejer, dkk. Charlotte, Nort Carolina: Information Age Publishing, 2010.

Misbah, M. Islahuddin. dkk., “Pendidikan Toleransi dalam Keluarga Beda Agama”. Jurnal Mu’allim, Volume 1 Nomor 1, 2019. E-ISSN: 2655-8912.

Muawanah. “Pentingnya Pendidikan Untuk Tanamkan Sikap Toleran di Masyarakat”. Jurnal Vijjacariya, Volume 5 Nomor 1, 2018.

Mursalin. “Pendidikan Berbasis Karakter”, The Globe Journal, Vol. 3 No.1 Februari 2013.

Mutakallim, “Pendidikan Pluralisme Melalui Kurikulum Pendidikan Agama Islam Berbasis Kemajemukan”, Volume VII, No.2 Juli-Desember 2018.

Nadirsyah Hosen, “Pluralism, Fatwa, and Court in Indonesia: the Case of Yusman Roy”, Journal of Indonesian Islam, Volume 6 Number 1, Juni 2012, ISSN: 1978-6301.

Pandei, Daud Alfons. “Konsep “Satu Tungku Tiga Batu: Sosio-Kultural Fakfak Sebagai Model Interaksi Dalam Kehidupan Antarumat Beragama”, Societas Dei 4, ISSN 2407-0556, Vol. 5 No.1 April 2018.

Rouf, Abdul. “Potret Pendidikan Agama Islam di Sekolah” Jurnal Pendidikan Agama Islam, Vol.3 No.1. Mei 2015.

Sabara “Kiprah Setengah Abad Yayasan Pendidikan Islam (YAPIS) Papua: Membangun Harmoni Beragama Melalui Dunia Pendidikan” Jurnal Al-Qalam” Volume 24 Nomor 1 Juni 2018.

Sahidul, Hasan. “The Pala Dynasty and Religious Pluralism in Bengal”. Jurnal.researchgate./publication/ 335055943/ Maret 2019.

Saihu,dkk. “Implementasi Pendidikan Pluralisme pada Mata Pelajaran PAI” Belajea: Jurnal Pendidikan Islam, Vol. 5 No. 1 2020. p-ISSN 2548-3390; e-ISSN 2548-3404.

Sakirin, Ahmad. “Mengenal Pluralisme Disintegratif Menuju Pluralisme Integratif Masyarakat Beda Agama”. Jurnal Kependidikan Dasar Islam Berbasis Sains, Volume 3 Nomor 2, Tahun 2018.

Salman, Abdul Matin bin. “Tuhan Dalam Perspektif Filsafat Pendidikan Islam”. Jurnal el-Tarbawi: Jurnal Pendidikan Islam, Volume 10 Nomor 1, 2017.

Samiyono, David. “Resistensi Agama dan Budaya Masyarakat”. Jurnal Walisongo, Volume 21 Nomor 2, November 2013.

Setiawan, Johan. “Pemikiran Nurcholish Madjid Tentang Pluralisme Agama Dalam Konteks Keindonesiaan” Zawiyah: Jurnal Pemikiran Islam, Vol. 5. No. 1 Juli 2019,

Setyanto, Eddy. Hardianto. “Developing Trust Towards Educational Institutions in Indonesia”. Journal. researchgate.net/publication/ 333185410. doi: 10.4108/eai.21-11-2018.2282036, Maret 2019.

Siddiq, Akhmad. “Islamic Pluralism In Indonesia: Comparing Fundamentalist And Liberalist View”. Jurnal Teosofi: Tasawuf dan Pemikiran Islam, Volume 1 Nomor 1, Juni 2011.

Slamet. “Nahdlatul Ulama dan Pluralisme: Studi Pada Strategi Dakwah Pluralisme NU di Era Reformasi”. Jurnal Komunika, Volume 8 Nomor 1, Januari 2014.

Sugiyarto, “Tantangan Terhadap Eksistensi Negara Bangsa dan Pemaknaan Kembali Nasionalisme”. Humanika, Volume 16 Nomor 9, tahun 2012.

Sujadmoko, Emmanuel. “Hak Warga Negara Memperoleh Pendidikan”. Jurnal Konstitusi, Volume 7 Nomor 1, Februari 2010.

Sulisto, Kristian. “Teologi Pluralisme Agama John Hick: Sebuah Dialog Kritis dari Perspektif Partikularis”, Jurnal Veritas Vol. 2, No. 1, April 2001.

Susanto, Edi. “Pemahaman Pluralisme Agama Pada Mahasiswa STAIN Pamekasan”. Jurnal Nuansa, Volume 10 Nomor 1, Januari 2013.

Suyatno. “Multikulturalisme Dalam Sistem Pendidikan Agama Islam: Problematika Pendidikan Agama Islam di Sekolah”. Jurnal Addin, Volume 7 Nomor 1, Februari 2013.

Syakban, Ismail. “Studi Kritis Konsep Pendidikan Berbasis Pluralisme di Maarif Isntitute” Tawazun: Jurnal Pendidikan Islam, Vol.12 No. 1 Juni 2019, e-ISSN: 2654-5845, h. 128-150.

Syarif, M. Zainul Hasani. “Relasi Agama & Negara; Penguatan Peran Strategis Lembaga Pendidikan dalam Program Harmonisasi-Integrasi Nasional.“ (ISSN 2614-770X Jurnal Kependidikan dan Keagamaan, Vol. 3. No. 2. Desember 2019.

Tahir, Saidna Zulfiqar Bin. “Religious Pluralism of The Indonesian Traditional Islamic Education Institutions”. Journal.researchgate.net. /publication/ 392414556, Desember 2018.

Thomassen, Einar. “Pendidikan Agama Dalam Masyarakat Plural”, Harmoni Kehidupan Beragama: Problem, Praktik & Pendidikan, Procedding Konferensi Regional, International Association for The History of Religions, Yogyakarta dan Semarang, Indonesia 27 September – 03 Oktober 2004. h. 252.

Thomassen, Einar. “Pendidikan Agama Dalam Masyarakat Plural”, Harmoni Kehidupan Beragama: Problem, Praktik & Pendidikan, Procedding Konferensi Regional, International Association for The History of Religions, Yogyakarta dan Semarang, Indonesia 27 September – 03 Oktober 2004.

Tjeppy. “Understanding of Religious Values As A Means To Prevent Violence In Educational Institutions In Indonesia”. Journal Mimbar. Vol. 32 No.1 2019.

Umam, Khaerul dan Abdul Muiz Ghazali. “Pandangan Tokoh Agama di Karesidenan Cirebon Dalam Memandang Pluralitas Beragama”. Jurnal Nuansa: Jurnal Penelitian Ilmu Sosial dan Keagamaan Islam. Volume 16 Nomor 1, Januari 2019.

Utoyo, Marsudi. “Akar Masalah Konflik Keagamaan di Indonesia”. Jurnal Ilmu Hukum, Volume 3 No. 1, Desember 2016. doi: http: //doi.org/ 10.5281/ zenodo.1257747.

Utoyo, Marsudi. “Wewenang dan Tugas Pemerintah dalam Perkembangan Paham Pluralisme Agama”. Jurnal Lex Librum: Jurnal Ilmu Hukum, Volume 2, Nomor 1, Desember 2015, p-issn: 2407-3849, e-issn: 2621-9867, doi: 10.5281/zenodo.1257415.

Waghid, Yusef. “Conceptions Of Islamic Education: Pedagogical Framings”. Vol.3; New York: Peter Lang Publising, 2011.

Wahid, Abdul. “Tendensi Pluralisme dalam Pendidikan Agama Islam: Kritik Teks Buku Ajar PAI SMU/SMK,” Ulumuna: Jurnal Studi Islam dan Masyarakat, Vol. 12. No. 2 Juli – Desember 2003.

Wanda Albert, “Model-Model Pendidikan Agama Terpadu di Eropa”, Harmoni Kehidupan Beragama: Problem, Praktik & Pendidikan, Procedding Konferensi Regional, International Association for The History of Religions, Yogyakarta dan Semarang, Indonesia 27 September – 03 Oktober 2004. h. 263.

Wasino. “Indonesia: From Pluralism to Multiculturalism”. Dalam Jurnal Paramita. Volume 23, Nomor 2, Juli 2013. ISSN: 0854-0039.

Wekke, Ismail Suardi. “Islam di Papua Barat: Tradisi dan Keberagaman”. Jurnal Pendidikan Antropologi Sosial UNY.

Wibisono, M. Yusuf. “Agama, Kekerasan dan Pluralisme Dalam Islam”. Jurnal Studi Agama dan Pemikiran Islam. Volume 9 Nomor 2, Desember 2015.

Wibisono, Yusuf. “Agama, Kekerasan dan Pluralisme dalam Islam” Kalam: Jurnal Studi Agama dan Pemikiran Islam, Vol. 9, No. 2, Desember 2015.

Wichmann, A. Nova Guinea: Entdeckungsgerschichte von Neu-Guinea [2 Vol.] (Leiden: Brill, 1909-1910), h. 1-5.

Wichmann, Nova Guinea: Entdeckungsgeschichte von Neu-Guinea, (Leiden: Brill, 1909) (2 Vol.1) 10 h. 10-13, cf. M.W. Stirling, The Native People of New Guinea. Washington: Smithsonian Institute, 1943.

Wimberley, James. Education for Intercultural and Interfaith Dialogue: A New Initiative by The Council of Europe Prospects, Vol. 33. No. 2, 2003.

Yahya, Muhammad. “Pendidikan Islam Pluralis dan Multikultural” Lentera Pendidikan, Vol. 13. No. 2 Desember 2010.

Yahya, Muhammad. “Pendidikan Islam Pluralisme”. Jurnal :Lentera Pendidikan Vol. 13 No. 2 Desember 2010.

Yani, M. Turhan, dkk. “The Religious Construction of Kiai on Pluralism and Multiculturalism”. Jurnal el Harakah, Volume 20, Number 2, 2018. doi:10.18860/el.v20i2.5074.

Zuhdi, Muhammad Harfin. “Pluralisme dalam Perspektif Islam”, Jurnal Akademia: Jurnal Pemikiran Islam, Volume 17 Nomor 1 2012. ISSN 2356-2420.

DISERTASI

Aneu, Taufan. Pendidikan Toleransi Beragama: Kajian Atas Pembelajaran Agama di Binus School Jakarta, Disertasi SPs UIN Jakarta, Cet. 1; Jakarta: Cinta Buku Media, 2016.

Assagaf, Husen. Toleransi Beragama Berbasis Budaya Lokal. Disertasi SPs UIN Jakarta, Tangerang: Cordova Corporation, 2017.

Saihu. Pendidikan Pluralisme Beragama di Bali. Disertasi SPs UIN Jakarta, Cet.1; Tangerang Selatan: Cinta Buku Media, 2018.

Salim, Arhanuddin. Pendidikan Agama Lintas Iman. Disertasi SPs UIN Jakarta, Tahun 2016.

Sari, Ramadanita Mustika. Toleransi Pada Masyarakat Akademik: Studi Kasus di SPs UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Disertasi SPs UIN Jakarta, Tangerang Selatan: Young Progressive Muslim, 2015.

Slamet, Mohamad Ibnu Sulaiman. Pendidikan Agama Islam pada Masyarakat Majemuk. Disertasi PPs UIN Makassar, 2011, diterbitkan di repositori UIN Alauddin Makassar.

Wanggai, Toni V.M., Rekonstruksi Sejarah Agama Islam di Papua, Disertasi SPs UIN Jakarta, Cet. 1; Bandung: 2008.

pembelajaran pendidikan agama

Published

July 17, 2021

Details about the available publication format: PDF

PDF

Co-publisher's ISBN-13 (24)

9786239741655

Physical Dimensions

Details about the available publication format: Google Bookss

Google Bookss

Co-publisher's ISBN-13 (24)

9786239741655

How to cite